Beauty

Mitos Atau Fakta: Jatuh Cinta Bikin Jerawatan?

  by: Fariza Rahmadinna       12/6/2020
  • Jatuh cinta memang berjuta rasanya, salah satunya? Rasa bahagia. Dari pertama kali membuka mata sampai detik terakhir menutup mata – bahkan sampai terbawa mimpi – yang terbayang hanyalah wajah si dia yang buat hati berdegup kencang. Namun sayang, hati yang bahagia ini membikin jerawat tumbuh subur di wajah. Eitsss, tunggu dulu, apakah benar jerawat yang muncul di wajah ada hubungannya dengan jatuh cinta? Simak pemaparannya berikut ini!




    Apakah Benar Jatuh Cinta Itu Bikin Jerawatan?


    Sebenarnya anggapan ini keliru, dan bisa dikatakan hanyalah sekadar mitos. Dikutip dari laman Psychology Today, menurut Maryanne Fisher Ph.D, seorang psikolog, saat jatuh cinta tubuh akan melepaskan hormon dopamin dan serotonin yang meningkatkan rasa bahagia.


    Selain itu, ketika kita menerima perhatian secara positif dari seseorang yang membuat kita tertarik, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin. Oksitosin adalah hormon yang terkait dengan ikatan, perilaku sosial, dan keterikatan. Pelepasan hormon oksitosin diketahui juga dapat mengurangi stres, yang memiliki korelasi langsung dengan mencegah peradangan kulit dan jerawat.


    Dikutip dari Byrdie, alih-alih menimbulkan jerawat, jatuh cinta justru dapat bermanfaat bagi kulit, hal ini terjadi berkat hormon oksitosin yang dihasilkan tubuh. Menurut Dr. Jennifer Linder, seorang dokter kulit, hormon oksitosin dinilai mampu membuat kulit terlihat semakin glowing sekaligus mencegah peradangan. Hormon oksitosin juga membantu menurunkan produksi kortisol, yaitu hormon stres yang dapat memberikan efek negatif pada kulit.


    Umumnya, jerawat dapat muncul dikarenakan pola makan yang tidak sehat, gaya hidup tidak sehat, stres dan pola tidur yang tidak teratur. Selain itu, mencoba beberapa produk perawatan kulit atau kecantikan yang ternyata tidak cocok juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat.




    Tips untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat Saat Jatuh Cinta


    1. Bersihkan Wajah Setiap Malam!


    Do not fall asleep with your makeup on. Meskipun kamu merasa lelah, jangan lupa untuk selalu membersihkan makeup secara maksimal. Bersihkan sisa makeup dengan menggunakan makeup remover. Lalu, lanjutkan dengan membersihkan wajah dengan menggunakan sabun wajah (facial wash). Setelah itu, gunakan toner untuk mengembalikan pH kulit wajah sekaligus mengangkat kotoran yang mungkin saja masih menempel pada wajah dan menimbulkan jerawat.


    2. Get Some Sleep!


    Video call atau chatting dengan pasangan atau the girls sepanjang malam memang sangat membahagiakan. Tapi kamu perlu tidur! Pasalnya, kurang tidur dapat menyebabkan munculnya kantung mata, membuat wajah terlihat lebih tua, membuat kulit terlihat kusam, dan bahkan dapat menyebabkan jerawat lebih mudah muncul pada kulit wajah. Menurut National Sleep Foundation di Amerika Serikat, kurang tidur akibat bergadang dapat memicu timbulnya jerawat karena tingkat stres meningkat hingga 14% setiap kali kita kekurangan tidur selama satu jam. Semakin lama kamu bergadang, semakin banyak tingkat stres dalam tubuh yang kemudian memicu munculnya hormon kortisol atau hormon stres. Hormon inilah yang nantinya akan memicu peradangan pada wajah dan menyebabkan jerawat.


    3. Olahraga


    Tidak hanya baik untuk tubuh, berolahraga juga akan memberikan dampak positif untuk kulit. Hal ini terjadi karena latihan kardiovaskular dapat membantu mempercepat aliran darah serta memberikan lebih banyak oksigen dan nutrisi yang berkembang di kulit sehingga mampu menunda munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit.


    Menariknya lagi nih, girls, kamu bisa menjadikan kegiatan olahraga ini sebagai ide kencan menarik bersama pasangan. Berdasarkan studi laboratorium tahun 2000, berpartisipasi bersama pasangan dalam aktivitas fisik ternyata membuat perasaan lebih puas dengan hubungan dan lebih mencintai pasangan mereka. Selain itu, berolahraga bersama pasangan juga dapat meningkatkan performa olahraga dan memicu gairah fisiologis. Dengan kata lain, berolahraga bersama pasangan tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh masing-masing, tetapi juga dapat mempererat hubungan cinta kamu.


    (Fariza Rahmadinna / VA / Image: Dok. Maksim Goncharenok on Pexels)