Beauty

Mencampurkan Vitamin C dengan Niacinamide, Boleh atau Tidak?

  by: Kissy Aprilia       12/6/2020
    • Vitamin C dan niacinamide adalah dua bahan skincare yang sama-sama memiliki hasil efektif.
    • Keduanya boleh digunakan secara bersama asalkan dengan cara yang tepat. 
    • Namun, berhati-hatilah dengan reaksi asam yang menyebabkan efek samping.


    Vitamin C adalah salah satu bahan skincare yang wajib ada di dalam rutinitas kecantikan sehari-hari. Formulanya tidak hanya bekerja menutrisi kulit, tetapi juga menjadi sumber antioksidan, melindungi kulit dari radikal bebas, menghindari tanda penuaan, bahkan membantu mencerahkan kulit. Sementara itu, niacinamide sedang menjadi formula terfavorit karena sama-sama memberikan manfaat secara efektif. Jadi, bolehkah keduanya digunakan secara bersamaan?




    Pertama-tama, mari bicara tentang kandungannya.

    Niacinamide termasuk ke dalam jenis Vitamin B3. Bahan ini memiliki sejumlah manfaat, termasuk meningkatkan prodksi ceramide kulit yang berfungsi sebagai pelindung kulit dan meningkatkan hidrasi, meningkatkan kolagen agar terhindar dari kerutan, mengurangi sebum, serta memperbaiki warna kulit yang tidak rata. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk kulit berjerawat, dan dengan kata lain: cocok di semua jenis kulit. 

    Lalu bagaimana dengan Vitamin C? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Formula ini menjadi favorit para beauty enthusiast karena efektif menghindari tanda-tanda penuaan—termasuk garis halus dan kerutan—serta mengurangi noda gelap pada kulit. Meski keduanya tergolong dalam powerful ingredients, kamu boleh, ‘kok, menggunakan Vitamin C secara bersamaan dengan niacinamide. Akan tetapi, kamu tetap harus mengaplikasikannya dengan cara yang tepat.


    Cara tepat menggunakan niacinamide dan Vitamin C. 

    Pilih produk skincare yang mengandung formula niacinamide dan vitamin C, atau aplikasikan secara terpisah jika kamu memiliki dua produk yang berbeda. Bolehkah mencampurkannya menjadi satu? You better not! Vitamin C terkenal sebagai molekul yang tidak stabil, alias mudah berubah menjadi bahan yang tidak aktif jika terpapar sinar, oksigen, atau kandungan lainnya. Agar bahannya tetap efektif, Vitamin C harus digunakan pada pH rendah, sedangkan niacinamide harus berada dalam pH natural atau lebih tinggi.

    Jadi, mana yang sebaiknya diaplikasikan lebih dulu? Vitamin C atau Niacinamide? Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah mengaplikasikan tekstur yang lebih ringan terlebih dulu. Namun, selalu pastikan formula produk yang terpulas pada kulit benar-benar meresap, sebelum kamu mengaplikasikan produk yang lainnya. Normalnya, serum memiliki tekstur yang lebih ringan dibandingkan moisturizer, lalu minyak esensial diaplikasikan pada lapisan terakhir. 




    Tetaplah berhati-hati dengan efek samping!

    Beberapa penelitian menunjukan bahwa Vitamin C dan Niacinamide berpotensi menghasilkan nicotinic acid. Kondisi tersebut dapat menimbulkan reaksi kemerahan dan gatal-gatal pada kulit. Biasanya, efek samping ini akan terjadi saat menggunakan kadar bahan asam askorbat murni dan niacinamide yang tinggi. 

    Kesimpulannya, menggunakan Vitamin C dan niacinamide secara bersamaan dapat membuat complexion wajahmu semakin flawless, namun jika memiliki jenis kulit yang sensitif sebaiknya tetap berkonsultasi lebih dulu ke dermatologis. 


    (Kissy Aprilia, image: Freepik)