Better You

Bisa Cegah Penyakit, Ini 10 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

  by: Fariza Rahmadinna       17/6/2020
  • Kamu mungkin mengenal kunyit sebagai salah satu bumbu dapur untuk memperkaya rasa masakan, namun di samping itu kunyit juga ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Kunyit atau kunir merupakan tanaman rempah yang mengandung senyawa kimia berwarna kuning yang disebut kurkumin. Berikut sepuluh manfaat kunyit untuk kesehatan. Check it out!




    1. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung


    Menurut penelitian, penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Dikutip dari Web MD, kurkumin dapat menggagalkan perkembangan atherosclerosis, atau penyumbatan arteri, yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke. Berdasarkan penelitian di Prancis yang dilakukan selama 16 minggu dengan menunjukan bahwa, subjek yang diberi makan dengan tambahan kurkumin mengalami penurunan timbunan lemak di arteri sebanyak 26% dibandingkan dengan subjek yang tidak makan dengan tambahan kurkumin.


    Tak hanya itu saja, adanya disfungsi endotel juga dapat menjadi penyebab penyakit jantung dan melibatkan ketidakmampuan endotelium untuk mengontrol tekanan darah, serta pembekuan darah. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2012 di National Library of Medicine, kurkumin mengarah pada peningkatan fungsi endotel. Dengan kata lain, kunyit bermanfaat untuk mencegah penyumbatan arteri dan meningkatkan fungsi endotel, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.


    2. Mengobati Peradangan


    Kurkumin telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional India sebagai obat tradisonal penghilang rasa sakit dan peradangan. Berdasarkan penelitian dalam Journal of Biological Chemistry, kurkumin memiliki sifat anti inflamasi yang bekerja dengan cara memblokir molekul yang berkontribusi besar dalam peradangan dan mengaktifkan gen yang terkait dengan peradangan, sehingga peradangan dapat segera diobati.


    3. Mencegah Penyakit Alzheimer

    Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum di dunia dan merupakan faktor utama demensia. Sayangnya, belum ada pengobatan terbaik untuk mengatasi penyakit ini. Namun kabar baiknya, menurut penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2010, diketahui bahwa peradangan dan kerusakan oksidatif menjadi salah satu penyebab penyakit Alzheimer, dan kurkumin memiliki efek baik untuk mencegah keduanya.

    Selain itu, penyakit Alzheimer juga dapat terjadi karena adanya penumpukan protein yang disebut dengan plak amiloid. Sebuah studi tahun 2006 menunjukkan bahwa kurkumin dapat membantu membersihkan plak-plak ini.

    4. Mengurangi Penyebaran Penyakit Kanker


    Kurkumin dipercaya sebagai ramuan yang bermanfaat untuk membantu mengurangi penyebaran penyakit kanker. Berdasarkan sebuah penelitian dengan judul New Perspectives of Curcumin in Cancer Prevention yang diterbitkan pada tahun 2013, diketahui bahwa kurkumin dipercaya sebagai agen chemopreventive yang baik. Hal ini terbukti pada laporan klinis penderita kanker kulit yang menunjukan bahwa, penggunaan salep kurkumin sebanyak 1% pada lesi kanker kulit menunjukan adanya pengurangan bau pada 90% pasien dan 10 % sisanya mengalami pengurangan rasa sakit dan ukuran lesi.


    5. Mencegah Atau Mengobati Diabetes


    Selain manfaat di atas, kurkumin juga dapat menjaga kestabilan kadar gula darah sehingga dapat mencegah dan membantu mengobati diabetes tipe 2. Selama ribuan tahun, tanaman ini telah dipercaya sebagai obat untuk membantu mengatasi diabetes pada pengobatan tradisional Tiongkok. Menurut penelitian A. Sahebkar yang diterbitkan pada tahun 2013, dalam beberapa uji klinis pasien diabetes tipe 2, kurkumin diketahui dapat membantu mengobati diabetes dan komplikasinya. Bahkan, sejumlah penelitian juga telah menunjukan bahwa kurkumin mampu mengurangi peradangan dan menunda atau mencegah resistensi insulin.


    6. Mengurangi Gejala PMS




    Dikutip dari Mindbodygreen, menurut Kanchan Koya, Ph.D., spice expert, kunyit adalah salah satu rempah yang sangat bagus untuk mengurangi gejala PMS. Lebih lanjut, menurut jurnal yang berjudul Curcumin Attenuates Severity of Premenstrual Syndrome Symptoms: A Randomized, Double-Blind, Placebo-Controlled Trial, kurkumin memiliki efek yang sangat baik untuk mengurangi gejala PMS, berkat sifat anti-inflamasi yang dimilikinya.


    Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Jaclyn Chasse, seorang dokter naturopati, kandungan kurkumin pada kunyit dapat menurunkan regulasi enzim cyclooxygenase-2 (COX-2), sehingga menghambat produksi prostaglandin, yaitu hormon yang menyebabkan rasa nyeri.


    7. Mengatasi Depresi


    Benarkah kurkumin dapat membantu mengatasi depresi? Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di National Library of Medicine, dalam sebuah uji coba pada 60 orang yang mengalami depresi, mengonsumsi kurkumin selama enam minggu ternyata sama efektifnya dengan menggunakan obat antidepresan untuk mengatasi masalah depresi. Bahkan, sebuah studi lain menunjukan bahwa kurkumin dapat meningkatkan neurotransmiter otak serotonin dan dopamin, yakni hormon yang dapat memberi rasa bahagia.


    8. Meningkatkan Kapasitas Antioksidan Tubuh


    Menurut penelitian yang berjudul Antioxidant and Anti-Inflammatory Properties of Curcumin diketahui bahwa kurkumin adalah antioksidan kuat yang dapat menetralkan radikal bebas karena struktur kimianya. Selain itu, kurkumin juga dapat meningkatkan aktivitas enzim antioksidan di dalam tubuh dan memblokir molekul-molekul radikal bebas. Dengan cara itulah, kurkumin mampu mencegah kerusakan oksidatif akibat radikal bebas yang diyakini sebagai salah satu penyebab masalah penuaan dan berbagi macam penyakit.


    9. Kunyit Sebagai Suplemen Anti-Penuaan


    Perlu diketahui, tidak ada bukti kuat yang menyatakan bahwa kunyit atau kurkumin dapat secara langsung memengaruhi umur panjang. Namun, menurut sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2010, berkat kemampuan kurkumin dalam melawan peradangan serta melindungi tubuh dari radikal bebas, hal tersebut ternyata ikut berpotensi menunda degenerasi otak dan penyakit lain yang berkaitan dengan usia, maka tak heran jika kunyit juga dapat bekerja secara efektif sebagai anti-penuaan.


    10. Dapat Mencegah Degenerasi Mata


    Glaukoma merupakan salah satu penyakit mata yang menjadi penyebab utama kebutaan pada orang di atas usia 60 tahun. Menurut penelitian yang diterbitkan pada Juli 2018 dalam Scientific Reports, perawatan kurkumin dapat membantu melindungi mata terhadap degenerasi. Dalam penelitian ini, para peneliti meneteskan tetes mata kurkumin kepada subjek dua kali sehari selama tiga minggu. Pada akhir penelitian, subjek yang tidak diberikan tetes mata kurkumin mengalami pengurangan sel retina sebanyak 23 persen dibandingkan dengan subjek yang diberi tetes mata kurkumin.


    Itulah 10 manfaat kunyit untuk kesehatan. Apakah kamu mulai tertarik mengonsumsi kunyit untuk menjaga kesehatan, dear?


    (Fariza Rahmadinna / VA / Image: Dok. FOODISM360 on Unsplash)