Lifestyle

Wajib Dengar! 6 Lagu B-side Terbaik Girl Group K-pop 2020

  by: Alexander Kusumapradja       19/6/2020
    • Tahun 2020 dipenuhi banyak rilisan menarik dari berbagai girl group K-pop yang tak hanya mengandalkan title track tapi juga lagu-lagu B-side yang tak kalah keren.
    • Tak jarang, lagu-lagu B-side dalam rilisan K-pop juga disukai dan bahkan dianggap lebih menarik dibanding lagu yang dipilih sebagai title track.

    Ketika sebuah grup K-Pop melakukan comeback, seluruh atensi publik biasanya hanya akan tertuju pada lagu yang ditunjuk sebagai title track untuk album comeback tersebut, namun pendengar K-pop sejati pasti paham bahwa terkadang ada lagu-lagu sampingan alias B-side yang juga tak kalah seru disimak. Tak terkecuali dalam beberapa rilisan comeback deretan girl group K-pop sejauh ini di tahun 2020. Berikut adalah enam rekomendasi lagu B-side dari girl group K-pop yang rilis tahun 2020 ini untuk memperkaya playlist kesayanganmu!

    1. Oh My Girl: “Dolphin” (Title Track: “Nonstop”)

    Album mini ketujuh Oh My Girl berjudul Nonstop yang dirilis 27 April lalu sukses menjadi album breakthrough tersendiri untuk girl group asal WM Entertainment tersebut karena baik title track “Nonstop” maupun track nomor dua “Dolphin” sukses meraih peringkat dua dan empat belas dalam tangga lagu Gaon Digital Chart ketika dirilis. Bila “Nonstop” terdengar meriah dengan beat synth-pop berbalut tropical house dan rap, “Dolphin” terdengar jauh lebih chill dan mellow dengan ketukan gitar yang terdengar minimalis namun melodinya yang quirky membuat kita ketagihan mendengarkannya. Tak hanya disukai oleh para penggemar Oh My Girl yang dipanggil dengan nama Miracle, lagu ini juga disukai oleh banyak idol lain seperti IU dan anak-anak IZ*ONE.

    2. GFRIEND: “Labyrinth” (Title Track: “Crossroads”)

    Album mini kesembilan GFRIEND yang bertajuk回:Labyrinth menjadi rilisan pertama mereka sejak Source Music diakuisisi oleh Big Hit Entertainment, sehingga tak heran bila PD Bang Si Hyuk ikut turut tangan terlibat dalam produksinya. “Ayahnya” anak-anak BTS tersebut ikut menulis lirik untuk lagu “Labyrinth” yang menjadi track nomor satu di album ini. Dibandingkan “Crossroads” yang dipilih sebagai single utama, “Labyrinth” terdengar lebih dark dengan elemen EDM dan rock yang mengedepankan bunyi distorsi gitar dan harmoni vokal GFRIEND yang memang sudah tak diragukan lagi kualitasnya.

    3. IZ*ONE: “AYAYAYA” (Title Track: “Fiesta”)

    Perilisan album studio Korea pertama IZ*ONE bertajuk BLOOM*IZ dibumbui banyak drama terkait skandal manipulasi voting yang menimpa serial survival show Produce. Album berisi 12 lagu dengan title track “Fiesta” ini harusnya dirilis pada bulan November tahun lalu namun harus tertunda hingga akhirnya resmi rilis di bulan Februari lalu. Meskipun harus menunggu cukup lama, namun album debut Korea mereka ini memang tak mengecewakan. Selain title track “Fiesta” yang tetap elegan selayaknya rilisan IZ*ONE sebelumnya, album ini juga dipenuhi banyak lagu B-side yang seru didengar. Yang termasuk paling stand out adalah “AYAYAYA” dengan beat tropical house yang danceable namun tetap menampilkan kualitas vokal setiap member.

    4. Dreamcatcher: “Red Sun” (Title Track: “Scream”)

    Sejak berganti nama dan konsep di tahun 2017, girl group asal Happy Face Entertainment yang sebelumnya mengusung nama MINX ini sukses menemukan warna musik sendiri yang unik di antara ribuan girl group lain yang debut di K-pop. Dreamcatcher dikenal sebagai girl group yang mengusung konsep berelemen metal dan rock yang dipadukan dengan influens K-pop sehingga tetap bisa dinikmati oleh pendengar K-pop. Di album debut Korea mereka bertajuk Dystopia: The Tree of Language, Dreamcatcher menyajikan 13 track dengan lagu utama berjudul “Scream” dan lagu B-side yang tak kalah keren seperti “Red Sun” dan “Black Or White”. “Red Sun” dibuka dengan dentingan music box yang creepy dan mengingatkan pada lagu film horror plus ditambah rap part yang tajam oleh Dami.

    5. ITZY: “Ting Ting Ting” (Title Track: “Wannabe”)

    Dibuka dengan koor suara pria yang terdengar agresif, track nomor dua dari album mini kedua It’z Me ini cukup mengangetkan saat pertama didengarkan, namun begitu beat EDM yang digarap oleh musisi electronic Oliver Heldens masuk, kamu langsung tahu kalau lagu ini merupakan dancefloor banger yang bikin kamu ingin bergoyang. Fun and playful, lagu ini mungkin memiliki bagian yang berulang dan repetitif namun anehnya tak membosankan untuk didengar.

    6. BLACKPINK: “Sour Candy” (Title Track: “Rain On Me”)

    Oke, oke, sebelum kamu protes Cosmo tahu lagu ini technically bukan lagu girl group K-pop namun kolaborasi BLACKPINK dengan Lady Gaga di album terbaru Gaga berjudul Chromatica ini patut dibahas karena memang keren. Meskipun durasinya cukup singkat hanya sekitar 2 setengah menit, namun lagu ini memberikan porsi yang cukup adil bagi keempat member BLACKPINK plus Lady Gaga untuk bernyanyi dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Korea. Banyak yang pertama mendengarkan lagu ini mungkin merasa lagu ini seperti dua lagu berbeda yang digabungkan menjadi satu namun setelah beberapa kali mendengar, lagu ini dengan cepat menempel di kepala dan membuatmu ingin terus menekan tombol replay atau repeat. Lagu ini juga bisa dibilang pemanasan sambil menunggu comeback terbaru BLACKPINK tahun ini.

    (Alex.K/Image: Courtesy of OFF THE RECORD Entertainment)