Celebrity

Semua yang Perlu Kamu Tahu Soal Tuduhan Skandal Ansel Elgort

  by: Alexander Kusumapradja       22/6/2020
    • Aktor Baby Driver Ansel Elgort dituduh melakukan pelecehan seksual pada gadis berumur 17 tahun sekitar enam tahun lalu dan membantahnya lewat Instagram post.
    • Sebelumnya, ia juga tersangkut kontroversi tuduhan rasis ketika masih sekolah setelah sebuah postingan anonim tersebar di Instagram.


    Mulai debut di layar lebar sejak tahun 2013 lewat peran pendamping di film horror Carrie dan Divergent, tak butuh waktu lama bagi Ansel Elgort untuk meraih peran utama pria di film romantis The Fault in Our Stars yang dirilis tahun 2014. Perannya sebagai seorang pemuda pasien kanker karimastik dan chemistry yang pas dengan lawan mainnya, Shailene Woodley, mendapat respons positif dari audiens dan kritik. Namanya pun masuk ke dalam daftar aktor muda terbaik berusia di bawah 20 tahun. Karier dan talentanya kian diakui ketika menjadi pemeran utama di film Baby Driver garapan Edgar Wright tahun 2017 lalu, namun sayangnya tahun ini reputasinya tercoreng oleh tuduhan pelecehan seksual yang tersebar di Twitter.

    Jumat, 19 Juni lalu, seorang pengguna Twitter bernama @ItsGabby mengunggah tweet berisi screenshot tulisan Notes yang mengungkap detail hubungannya dengan Ansel sekitar enam tahun lalu. Gabby mengklaim ia bertemu dengan Ansel yang kini berumur 26 tahun setelah saling bertukar Direct Message hanya beberapa hari sebelum ia merayakan ulang tahun ke-17. Menurut Gabby, pelecehan seksual tersebut terjadi tak lama setelahnya dan Ansel menyadari betul umurnya Gabby waktu itu.



    “Saya baru berusia 17. Dan dia sudah berusia 20-an. Dia sadar apa yang dia lakukan,” tulis Gabby. “Saya tidak mengunggah hal ini untuk mencari ketenaran karena saya tak peduli soal itu. Saya berani angkat bicara karena akhirnya saya merasa telah sembuh dan saya tahu saya tak sendirian dan dia telah melakukan hal ini ke banyak gadis lainnya. Ansel Elgort melecehkan saya secara seksual ketika saya berusia 17 tahun.”

    Gabby pun menceritakan detail lebih lanjut dan menyebut bahwa Ansel adalah pria pertama yang tidur dengannya. “Saya masih belia dan merupakan penggemarnya. Ketika hal itu terjadi, ia tak bertanya kepada saya apakah saya ingin menghentikannya ketika ia mengetahui itu adalah pertama kali saya berhubungan seks dan saya menangis kesakitan. Kalimat yang keluar dari mulutnya hanya, ‘Kita harus mencoba membobolmu.’ Saya merasa tidak berada di situ secara mental. Saya merasa pikiran saya terbang dan tubuh saya shock… Saya juga tak bisa pergi karena tubuh saya sangat kecil.”

    Tak berhenti di situ, Gabby juga mengungkapkan kalau Ansel meminta foto-foto bugil darinya dan mengajaknya melakukan threesome dengan “teman-teman penarinya” yang juga di bawah umur. Gabby bilang Ansel memintanya untuk merahasiakan hal ini karena dapat merusak kariernya.

    “Saya berdiam diri selama beberapa bulan memikirkan kesalahan saya. Mencerna kenapa saya merasa begitu dimanfaatkan. Bertahun kemudian saya menderita PTSD, serangan panik dan harus ikut terapi. Akhirnya, saya siap mengungkapkan hal ini dan saya hanya ingin merasa sembuh dan berkata kepada gadis lain yang mengalami hal yang sama, kamu tidak sendirian. Bukan hal mudah bagi saya untuk melakukan hal ini dan menceritakan kisah saya, tapi saya tahu ini hal yang perlu dilakukan. Masih banyak lagi cerita yang saya alami tapi saya tak ingin ungkapkan semua.”

    Di bawah tweet yang kini sudah dihapus tersebut, Gabby juga mengunggah beberapa bukti foto dirinya bersama Ansel dan screenshot dari obrolan mereka via DM untuk memperkuat ceritanya.

    Sontak kabar ini pun menjadi trending topic di Twitter dan banyak yang meminta Ansel Elgort untuk mengklarifikasi cerita tersebut atau yang langsung meng-cancel dirinya. Akhirnya, Ansel pun angkat suara melalui postingan Instagram sehari sesudahnya. “Saya stress melihat postingan media sosial tentang saya yang telah menyebar selama 24 jam ini,” ungkapnya.

    “Saya tidak bisa mengklaim bahwa saya memahami apa yang Gabby rasakan, namun deskripsinya tentang semua kejadian tersebut bukan kenyataan yang terjadi. Saya tidak pernah dan tidak akan melecehkan siapapun,” sambungnya. Ansel mengungkapkan mereka bertemu di New York tahun 2014 ketika ia berumur 20 tahun dan mereka menjalani hubungan singkat yang legal dan konsensual. Namun ia mengakui hubungan mereka tidak berjalan mulus. “Saya berhenti menghubungi atau membalas pesannya yang merupakan hal yang kekanakkan dan kejam. Saya tahu permintaan maaf yang terlambat ini tidak akan menghapus sikap tidak pantas saya ketika saya menghilang darinya.”

    Ansel mengakhiri statement tersebut dengan menulis, “Ketika mengingat sikap saya kembali, saya merasa sangat jijik dan malu dengan perbuatan saya. Saya benar-benar meminta maaf. Saya tahu saya harus terus berefleksi, belajar, dan bekerja untuk menumbuhkan empati.”





    Permintaan maaf tersebut tentu saja mendapat pro dan kontra, banyak yang menganggap bahwa postingan tersebut lebih terasa sebagai upaya gaslighting dibanding permintaan maaf yang tulus. Belum ada tanggapan dari pihak Gabby tentang pernyataan Ansel tersebut, namun tudingan pelecehan seksual ini sendiri bukan satu-satunya skandal yang menimpa Ansel minggu lalu.

    Hanya beberapa jam sebelum Gabby menceritakan kisahnya, Ansel dituding pernah melakukan tindakan rasis yang dipicu dari sebuah postingan anonim di Instagram Black at LaGuardia, sebuah akun untuk para alumni dan murid kulit hitam di LaGuardia High School of Music & Art and Performing Arts di mana Ansel pernah menimba ilmu. Postingan tersebut mengklaim seorang murid bernama “Ansel” berulangkali memakai ejekan rasial di kelas dan tak pernah diberi tindakan atas perbuatannya.



    Postingan tersebut tak dengan eksplisit menyebut Ansel Elgort sebagai murid yang dimaksud, namun dari beberapa komen di bawahnya mengklaim bahwa cuma ada satu Ansel yang pernah bersekolah di LaGuardia, dan dia adalah Ansel Elgort. Untuk kasus ini, Ansel dan manajemennya belum memberikan komentar apapun.


    (Alex.K/Image: Outnow.ch)