Celebrity

Video Rasis Jimmy Kimmel Kembali Dibahas di Internet

  by: Shamira Priyanka Natanagara       25/6/2020
    • Video yang menunjukkan Jimmy Kimmel memakai riasan Blackface dan mengucapkan cercaan rasial muncul kembali di internet.
    • Sang komedian telah merilis permohonan maaf atas perbuatannya, mengatakan bahwa ia menolak untuk, err, "di-bully hingga diam."


    Sejumlah video yang menunjukkan perilaku rasis komedian Jimmy Kimmel telah muncul kembali selama beberapa hari terakhir ini, termasuk sebuah cuplikan di mana ia tampil dengan riasan Blackface (riasan karikatur orang kulit hitam oleh yang berkulit non-hitam) dalam pertunjukan lamanya, serta rekaman suaranya mengucapkan cercaan rasial (the N-word) berkali-kali ketika menyanyikan lagu.

    Fox News dilaporkan menemukan lagu rilisan 1996 berjudul "Christmastime in LBC," di mana Jimmy meniru rapper Snoop Dogg dan dengan cuek menggunakan N-word beberapa kali di antara lirik rasis. Selain itu, sebuah video dirinya mengenakan riasan Blackface dalam The Man Show juga kembali tersebar.



    Sang komedian merilis permohonan maaf yang dianggap cukup 'lemah' dan terdengar defensif kepada Entertainment Tonight, mengatakan "Saya sudah lama enggan menanggapi ini, karena saya tahu melakukan hal tersebut akan dirayakan sebagai kemenangan bagi yang menyamakan permintaan maaf dengan kelemahan dan sorakan untuk para pemimpin yang menggunakan prasangka untuk membagi kita. Keterlambatan tersebut adalah sebuah kesalahan. Tak ada yang lebih penting bagi saya daripada hormat kalian, dan saya mohon maaf untuk yang benar-benar tersakiti atau tersinggung oleh riasan wajah yang saya kenakan atau kata-kata yang saya ucapkan."

    Ia pun menjelaskan dan mencoba memberi alasan terkait impersonasi atlet NBA Karl Malone:

    "Dalam radio KROQ pada pertengahan tahun 90-an, saya melakukan impersonasi pemain NBA Karl Malone. Pada akhir 90-an, saya terus melakukan impersonasi Karl dalam televisi. Kami menyewa penata rias untuk sebisa mungkin membuat saya terlihat seperti Karl Malone. Saya tak pernah mempertimbangkan bahwa hal tersebut bisa tampak seperti apapun yang bukan sebuah imitasi sesama manusia, yang tak terkait dengan warna kulit Karl sama seperti ototnya yang menonjol dan kepalanya yang botak. Saya telah melakukan puluhan impersonasi tokoh terkenal, termasuk Snoop Dogg, Oprah, Eminem, Dick Vitale, Rosie, dan masih banyak lagi. Dalam setiap kasus, saya menganggapnya impersonasi selebriti dan tak lebih dari itu."



    Jimmy kemudian mengatakan bahwa ia malu akan tindakannya, tapi ia menolah untuk "di-bully hingga diam" dan mengklaim bahwa ia telah "berkembang dan menjadi lebih dewasa selama lebih dari 20 tahun terakhir." Ia juga mengatakan, "Saya tahu bahwa ini tidak akan menjadi kali terakhir saya mendengar hal tersebut dan itu akan digunakan kembali untuk membuat saya diam. Saya terlalu mencintai negara ini untuk membiarkan itu terjadi."

    Permohonan maaf Jimmy dirilis setelah sesama komedian dan pembawa acara talk show Jimmy Fallon meminta maaf atas penampilan Blackface-nya dalam sebuah sketsa Saturday Night Live, dan setelah 30 Rock menarik kembali semua episode yang menampilkan Blackface. "Saya paham bahwa kini 'niat' tersebut bukanlah izin bagi orang putih untuk menampilkan tokoh-tokoh tersebut," Tina Fey menulis dalam sebuah pernyataan. "Saya meminta maaf atas luka yang telah disebabkan."


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. ABC)