Better You

Ini Solusi Mudah Meredakan Migrain di Rumah

  by: Fariza Rahmadinna       4/6/2021
  • Migrain bisa menjadi nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Yang menyebalkan, migrain bisa datang tiba-tiba dan memerlukan waktu lama sampai rasa nyerinya menghilang.


    Dikutip dari salah satu majalah kecantikan ternama, menurut Brian Grosberg, direktur medis Hartford Healthcare Headache Center dan ahli saraf, migrain lebih dari sekadar sakit kepala. Migrain adalah proses kompleks yang bisa menimbulkan banyak gejala selain sakit kepala. Dengan kata lain, migrain bukanlah sakit kepala biasa. Migrain dapat menyebabkan kamu mengalami rasa sakit kepala yang tidak biasa, mual, dan lebih sensitif terhadap cahaya dan suara.




    Berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk meredakan gejala migrain di rumah. Check this out!



    1. Buat kamar yang gelap dan tenang

     

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kepekaan terhadap cahaya dan suara bisa menjadi efek samping migrain, yang tentu saja dapat membuat sakit kepala kamu alami semakin parah.


    Oleh karena itu, Thomas Pitts, seorang ahli saraf di Hudson Medical menyarankan untuk menata ulang kamar tidur agar sementara dibuat gelap dan tenang. Hal ini dapat membantu mempercepat proses pemulihan.


    2. Mengonsumsi makanan tinggi magnesium


    Mengutip dari laman Healthline, kekurangan magnesium telah dikaitkan dengan sakit kepala dan migrain. Mengonsumsi makanan tinggi magnesium memang tidak akan banyak membantu saat kamu sudah mengalami migrain, namun beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa makanan ini dapat mencegah terjadinya migrain.


    Beberapa makanan tinggi magnesium, antara lain: Kacang almond, kacang mete, selai kacang, telur, susu, sesame seed, oatmeal, dan sunflower seed.


    3. Waktu Tidur yang Berkualitas


    Memiliki tidur yang berkualitas DAN teratur dapat membuat perbedaan besar bagi kamu yang mengalami migrain. Terapkan rutinitas tidur yang teratur, artinya cobalah untuk tidur di waktu yang sama dan bangun di waktu yang sama setiap paginya. Serta usahakan untuk tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malamnya.


    4. Yoga


    Yoga merupakan latihan fisik yang menggunakan pernapasan, meditasi, dan postur tubuh untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Sebuah studi pada tahun 2015 menunjukan bahwa yoga dapat meredakan frekuensi, durasi, dan intensitas migrain. Bahkan, yoga juga dapat melepaskan ketegangan di area pemicu migrain dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah. Para peneliti percaya bahwa yoga dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.


    5. Essential oils


    Tak hanya memanjakan indra penciuman dengan aromanya yang menenangkan, ternyata essential oil juga bisa—bahkan sudah sering—digunakan sebagai pengobatan alami termasuk meredakan migrain.


    Lavender oil adalah essential oil yang paling sering direkomendasikan sebagai obat stres, kecemasan, dan sakit kepala. Sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam European Neurology menemukan bahwa menghirup aroma lavender oil bisa membantu mengurangi sakit kepala migrain pada beberapa orang.




    Sebuah penelitian lain tahun 2012 menemukan hasil yang serupa, orang yang menghirup aroma lavender oil saat migrain selama 15 menit mengalami kelegaan lebih cepat daripada mereka yang tidak menghirup aroma minyak tersebut. Opsi lain, lavender oil dapat dioleskan ke pelipis untuk membantu meredakan gejala migrain.


    Selain lavender oil, peppermint oil juga disebut-sebut bisa membantu meredakan gejala migrain. Studi tahun 2010 menyebutkan bahwa mengoleskan peppermint oil ke dahi dan pelipis dinilai efektif untuk meredakan gejala migrain, seperti sakit kepala, mual dan sensitivitas cahaya.


    6. Mengelola stres


    Stres bisa menjadi salah satu pemicu migrain. Bahkan, stres juga dapat memperburuk kondisi ini. Untuk menghindari hal tersebut, mengelola stres menjadi hal yang sangat penting. Kamu bisa berolahraga, mandi air hangat, mendengarkan musik, atau meditasi untuk membantu meredakan dan mencegah migrain di masa mendatang.


    7. Mengonsumsi Jahe


    Dilansir dari laman Medical News Today, sebuah studi pada tahun 2014 yang melibatkan 100 peserta berhasil membandingkan efektivitas bubuk jahe dengan obat migrain umum. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa secara statistik, jahe sama efektifnya dengan obat migrain umum.


    Selain itu, jahe juga diketahui dapat meredakan mual yang disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk migrain.


    Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk meredakan gejala migrain di rumah. Bila migrainmu tidak kunjung sembuh, atau migrainmu memang sudah sering terjadi, sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.


    (Fariza Rahmadinna / VA / Images: Doc. Andrea Piacquadio / Pexels)