Love & Sex

5 Cara Menghadapi Kekasih yang Tidak Setia!

  by: Giovani Untari       13/6/2021
  • Hubungan percintaan yang sehat jelas tidak selamanya mudah, apalagi jika kamu merasa bahwa kekasihmu saat ini adalah sosok yang tidak setia dan sulit untuk dipercaya. 

    Menurut survei dari Gleeden, sebuah aplikasi kencan online, terdapat perbedaan yang jelas antara kekasih yang ramah pada semua orang dengan si dia yang memang tidak berniat serius dengan pasangannya. Dari 10.000 perempuan pengguna aplikasi Gleeden, inilah fakta yang ditemukan!

    So, bagi kamu yang saat ini merasa kesal dengan kekasihmu, inilah 5 cara terbaik dalam menghadapi kekasih yang tidak setia!




    1. Jangan langsung menyimpulkan sesuatu!

    Ingat pepatah you cannot judge a book by it's cover? Hal ini juga berlaku pada karakteristik seseorang! Kamu tidak bisa langsung menilai apakah kekasihmu memang seseorang yang genit dan suka flirting atau ia memang sosok yang friendly pada sekitarnya.

    Berbicara dari pengalaman, 46,25% pengguna Gleeden sepakat bahwa diperlukan waktu dan kesabaran untuk menilai seperti apa karakter kekasih kamu yang sebenarnya dalam hubungan. Jadi ketimbang langsung menarik kesimpulan yang impulsif, ada baiknya kamu untuk menenangkan diri sejenak. Setelahnya, ajak kekasihmu untuk berbicara masalah ini dari hati ke hati.



    2. Tetaplah tenang

    Ini adalah hal yang pertama kali harus kamu lakukan setelah mendengar penjelasan dari kekasih atas sikap tidak setia dan menyebalkannya. Lebih dari 51% perempuan di survei tersebut juga setuju bahwa self-control adalah cara terbaik untuk mengatasi situasi yang kurang menyenangkan dalam sebuah hubungan.

    Jadi saat kekasihmu mengakui soal perselingkuhan yang ia lakukan atau ternyata itu hanya hubungan pertemanan biasa, pastikan kamu menghadapinya dengan kepala dingin. Entah setelahnya kamu memutuskan untuk putus atau tetap menjalani hubungan tersebut, usahakanlah agar selalu bersikap cool. Ingat dear, kebahagiaan harus berasal dari diri kita sendiri bukan hanya datang dari kekasih kita saja ya!



    3. Pilihlah kata / ucapan secara hati-hati

    Saat tahu ternyata kamu diselingkuhi oleh kekasihmu, rasa marah dan kesal adalah hal yang wajar kamu rasakan. Tapi jangan langsung membahas hal tersebut detik itu juga. 

    Bicaralah berdua kekasihmu saat kamu sudah merasa tenang. Nada tinggi dan kesal yang tanpa sadar sering kita ucapkan saat sedang marah hanya akan membuat kekasih menjadi lebih defensif bahkan tidak mau mengakui kesalahannya. Kalimat yang penuh kemarahan juga dapat membuat hubungan semakin buruk dan hal ini pun juga disetujui oleh 41% peserta survei. Saat kamu memang harus mengeluarkan argumen, pilihlah kata-kata yang wise dan dengan nada yang senormal mungkin.




    4. Tetaplah bersikap waspada dan logis terhadap kekasihmu

    Kepercayaan adalah salah satu hal terpenting dalam sebuah hubungan. Tetapi bersikap terlalu baik juga terkadang bisa menjadi sebuah hal yang negatif. Ada sekitar 40% pengguna aplikasi Gleeden setuju bahwa kita harus tetap bersikap waspada saat menjalani sebuah hubungan. Ini bukan berarti kamu tidak percaya pada kekasihmu. Tetapi sebaiknya kamu juga tidak terlalu dibutakan dengan sikap manisnya yang mungkin saja akan merugikanmu di kemudian hari.


    5. Komunikasi adalah hal yang penting

    Para responden perempuan di survei Gleeden juga sepakat bahwa komunikasi adalah kunci agar sebuah hubungan tetap berhasil meski dilanda isu perselingkuhan. Apabila kamu masih merasa hubunganmu dengan sang kekasih masih bisa dipertahankan, maka bicaralah dengan si dia serta jelaskan apa saja yang kamu sadari dari sikapnya selama ini. Ceritakan juga tentang bagaimana jika ia yang ada di posisimu saat ini. 

    Peraturan penting lainnya saat membicarakan isu besar seperti perselingkuhan adalah.... jangan mengakhiri percakapan secara terburu-buru tanpa adanya solusi dan manfaat yang menguntungkan bagi kalian berdua. Sekitar 44% pengguna Gleeden menyatakan bahwa hubungannya berakhir karena komunikasi yang buruk dengan kekasih mereka. Oh no!




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan India / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Giovani Untari / Images: Dok. Jason Yoder on Unsplash, Alice Donovan Rouse on Unsplash, A. L. on Unsplash)