Love & Sex

5 Cara Menghadapi Pasangan Yang Suka Berbohong

  by: Haninadhira Husaini       5/6/2022
  • Dalam sebuah hubungan adalah suatu hal yang wajar apabila akan selalu ada masalah yang muncul. Salah satu yang cukup sering dialami adalah ketika pasangan memilih berbohong untuk menutupi suatu kejadian yang dilakukannya. Apalagi jika kamu menjadi pihak yang terbohongi, tentu hal ini pasti akan membuat kamu merasa kecewa dan sakit hati, bahkan yang terburuk mulai kehilangan kepercayaaan kepada pasanganmu.

    Terkadang, berbohong juga menjadi kebiasaan sendiri dan dimulai dari hal kecil yang sebenarnya tidak terlalu penting. Tetapi jika terus menerus dilakukan, kebohongan tersebut bisa mengarah ke masalah yang lebih besar.


    Nah, agar kebohongan tersebut tidak terus terulang, Cosmo punya 5 cara untuk kamu menghadapi pasangan yang suka berbohong berikut ini:

    1.    Pelajari alasan mengapa pasangan berbohong




    Jika kamu sudah memiliki firasat bahwa pasanganmu sedang berbohong, coba pelajari kembali situasi apa yang sedang terjadi saat ini dan jangan ragu bertanya kenapa apakah pasanganmu memang sedang berbohong.

    Misalnya ketika pasanganmu sedang pergi bersama temannya, tetapi ia malah bilang hanya di rumah saja. Saat itu, kamu bisa cari tahu apa alasan mengapa pasanganmu berbohong. Bisa jadi pasanganmu ingin menghindari konflik, takut dilarang pergi, atau takut membuat kamu kecewa. Dengan begitu, kamu bisa mencari solusi bagaimana cara agar pasanganmu tidak perlu berbohong mengenai hal itu.

    2.    Saling mendengarkan satu sama lain



    Walaupun kamu mengetahui pasanganmu sedang berbohong, jangan terus menuduh dan menyalahkannya. Karena, ketika kamu menuduh dan menyalahkan pasangan yang sedang berbohong itu tidak akan membuatnya menjadi jujur kepadamu. Beberapa orang malah terkadang cenderung menjadi lebih defensif saat kita bertanya.

    Bangunlah komunikasi dengan pasangan secara intens secara jujur untuk saling mengungkapkan perasaan masing-masing dan ungkapkan bahwa kamu menginginkan hubungan yang terbuka, jujur, dan tanpa kebohongan. Well, communication is the key!

    3.    Tak ada salahnya untuk ikut introspeksi diri


    Coba untuk mengingat kembali bagaimana sikap yang kamu berikan kepada pasanganmu. Jangan terus bergantung dan memaksa pasanganmu untuk jujur tanpa kamu menyadari bahwa mungkin kebohongan pasanganmu dimulai karena sikapmu.

    Misalnya kamu tidak menyukai ketika pasanganmu sering berkumpul bersama temannya. Diskusikan dengan pasanganmu untuk menemukan solusi terbaik agar pasanganmu tidak perlu berbohong lagi. Ingat bahwa sebuah hubungan itu bisa berjalan dengan baik ketika kalian mengutamakan kenyamanan dan saling memahami satu sama lain.



    4.    Mulai perubahan dalam hubungan


    Perubahan juga harus dimulai dari diri sendiri, dear! Berusaha untuk pelajari bagaimana sikap yang baik dan ubahlah perilakumu agar pasangan tidak kembali berbohong. Selain itu, kamu juga bisa mengarahkan pasanganmu agar lebih terbuka dengan apa yang ia inginkan.

    Misalnya, kamu harus bisa lebih memberikan waktu untuk pasangan kamu berkumpul dengan temannya sehingga ia tidak perlu berbohong lagi. Ingatlah bahwa waktu pasanganmu tidak sepenuhnya harus selalu bersamamu.

    5.    Pertimbangkan kembali untuk menjalani hubungan


    Jika kamu sudah berusaha untuk mengubah sikap namun pasanganmu masih tetap berbohong (bahkan kebohongannya semakin besar!), rasanya kamu perlu mempertimbangkan kembali apakah hubungan tersebut pantas untuk dilanjutkan atau tidak.


    Karena pada dasarnya, ada orang yang memang senang berbohong untuk menghindari konflik dan mereka yang memang memiliki sifat pembohong secara natural.



    (Haninadhira Husaini / GIO / Image: Dok. Khamkéo Vilaysing on Unsplash, RODNAE Productions, MART PRODUCTION, Shvets Production, Pavel Danilyuk, Keira Burton on Pexels)