Career

10 Alasan Pentingnya Memiliki Growth Mindset dalam Berkarier

  by: Redaksi       17/6/2022
  • Ketika kamu berada di situasi yang terjadi di luar rencanamu, apa yang akan kamu lakukan? Misalnya, datang terlambat ke tempat kerja, lupa membawa bekal yang sudah kamu siapkan dari pagi buta, sambungan internet yang tidak stabil, dan masih banyak lagi. Apa yang kamu pikirkan? Apakah kamu akan menganggapnya sebagai suatu bentuk kesialan?

    Bagaimana kamu akan menyikapinya? Merasa hal tersebut adalah adalah suatu yang menghambatmu sehingga semangatmu padam di hari itu? Membuatmu malas mengerjakan hal lain karena merasa hal-hal buruk akan menjatuhkanmu lagi dan lagi?

    Bagaimana kamu bertindak ternyata bisa menandakan mindset apa yang kamu miliki, babes. Ketika kamu memikirkan kesialan yang akan terus mengikutimu sepanjang hari, malas berkembang karena merasa kamu akan selalu gagal, maka kamu adalah pemilik fixed mindset. Fixed mindset adalah sebuah pola pikir yang tetap dan cenderung sulit diubah, karena tidak mau terbuka dengan pengetahuan baru yang berkembang.



    Di samping itu, ketika kamu melihat kesialan-kesialan tadi sebagai suatu tantangan yang memotivasimu untuk menjadi lebih baik lagi dan tidak mengulangi kesalahan yang sama, maka kamu merupakan segelintir orang yang memiliki growth mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang terus berkembang seiring berkembangnya waktu atas pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh.

    Growth mindset adalah mindset yang penting untuk dimiliki dalam berkarir. Ini dia 10 pentingnya growth mindset yang harus kamu miliki dalam dunia kerja:



    1. Bakat dan kepintaran dapat diasah melalui pengalaman




    Bagi penganut growth mindset, mereka akan percaya bahwa bakat dan kepintaran dapat diasah seiring berjalannya waktu melalui pengetahuan dan pengalaman yang dilewati. Berlawanan dengan hal tersebut, fixed mindset akan mempercayai bahwa bakat dan kepintaran berasal dari lahir. Bakat dan kepintaran adalah hal yang didapatkan seperti halnya warna kulit kita, jenis rambut kita, dan genetik lainnya yang tidak dapat diubah.


    2. Menerima tantangan dan risiko kegagalan




    Pasti Cosmo babes sering mendengar pepatah yang mengatakan bahwa kalau seseorang ingin berkembang, berarti ia harus siap menerima tantangan dan risikonya untuk gagal. Hal inilah yang membuat seseorang dengan growth mindset berani tanpa ragu menerima tantangan dan risiko kegagalan ketika seseorang dengan fixed mindset akan menghindari tantangan atau kesulitan agar tidak menemui kegagalan.


    3. Memahami pentingnya bekerja keras




    Seseorang dengan growth mindset akan memahami bahwa usaha akan mengasah kemampuan diri, dan bekerja keras adalah satu-satunya jalan untuk mencapai kesuksesan. Di samping itu, penganut fixed mindset akan menganggap bahwa usaha tidak akan berpengaruh karena bakat dan kepintaran merupakan bawaan dari lahir. Hal ini membuat mereka berpikir sekeras apapun kamu berusaha, apabila memang dari lahir kamu memiliki bakat dan kepintaran yang hanya terbatas demikian, maka limit itulah yang kamu temui.

    Miracle is another name for effort.” –Kang Tae Joon


    4. Memandang kegagalan sebagai pengembangan kemampuan dalam diri




    Menyerah apabila mengalami kegagalan? Tentunya bukan sikap yang diambil oleh seseorang dengan growth mindset. Seseorang dengan growth mindset memandang kegagalan sebagai pengembangan kemampuan dalam diri.

    Bagi mereka, kegagalan adalah peluang atau kesempatan baru. Jadi, tidak mudah untuk mematahkan semangat para pemilik growth mindset.


    5. Kritik dan saran adalah kesempatan untuk memperbaiki kesalahan




    Kritik dan saran merupakan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan bagi growth mindset. Kritik dan saran bukanlah suatu hal yang perlu dijauhi karena menyakiti harga dirimu. Sama halnya seperti kegagalan, banyak ruang untukmu berkembang ketika memiliki growth mindset. Cobalah untuk melihat berbagai kritik, saran, dan kegagalan sebagai pembelajaran yang dapat menambah pengalaman.


    6. Yakin pada diri sendiri dan lebih percaya diri




    Embrace your confidence more adalah tagline bagi para pemilik growth mindset. Mulailah untuk lebih yakin pada dirimu sendiri, dengan berhenti menyalahkan diri atas kekuranganmu. Tunjukkan pada orang lain kelebihan-kelebihan yang kamu miliki!


    7. Meningkatkan self awareness




    Hal ini berhubungan dengan poin sebelumnya, di mana kepercayaan diri adalah hal yang penting dalam berkarir. Dengan meningkatkan self awareness atau kesadaran diri, seseorang dapat memahami kelebihan dan kekurangannya dengan lebih baik. Kamu juga pasti akan lebih sadar dalam menerima segala kritik dan saran yang kamu terima dari lingkungan sekitar, karena kamu tahu apa yang kamu butuhkan untuk kekuranganmu.


    8. Belajar untuk mencari tahu dan berkomitmen






    Cobalah untuk mulai berkomitmen terhadap suatu pekerjaan dan mempelajari pekerjaan itu dengan melakukan beberapa riset untuk mendalami pekerjaannya. Hal ini juga berkaitan dengan seberapa besar konsistensi dalam bekerja. Konsisten dalam bekerja dapat ditandai ketika kamu menemui kegagalan. Kamu harus bangkit dan mencoba kembali sampai mencapai apa yang kamu harapkan.


    9. Menerima tantangan yang baru bagi diri




    Terbuka akan tantangan seperti halnya siap menerima risiko, cobalah untuk memulai menerima tantangan seperti halnya perlombaan. Hal ini bisa ditandai dengan mencoba pekerjaan atau kegiatan baru yang belum pernah dicoba sebelumnya.


    10. Menyukai apa yang kita kerjakan




    Menyukai apa yang kita kerjakan akan meningkatkan fokus kita dalam mengerjakan pekerjaan tersebut. Ketika kita sudah semakin menyukai apa yang kita kerjakan, memiliki passion di dalamnya, kita juga dapat menginspirasi orang lain. Jangan lupa untuk terus terinspirasi dari orang lain dan juga menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Jadikan kesuksesan orang lain sebagai motivasi dan jadikan dirimu sendiri untuk dapat menginspirasi orang lain.


    Bagaimana Cosmo babes, apakah kamu seseorang dengan fixed mindset atau growth mindset? Bagi pemilik fixed mindset, percayalah bahwa mindset tersebut dapat diubah dengan mempelajari dan terbuka pada pola pikir yang baru.


    Good luck!


    (Fishya Elvin/Images: Photo by Karolina Grabowska on Pexels, Photo by SHVETS Production on Pexels, Photo by Eaterina Bolovtsova on Pexels, Photo by Gustavo Fring on Pexels, Photo by George Milton on Pexels, Photo by Mart Production on Pexels, Photo by Alexander Suhorucov on Pexels)