HAPPY HOUR17:00 - 19:00    
NOW PLAYING

Pentingnya Manajemen Uang Setelah Mendapatkan Pemasukan

BY REDAKSI 29 Jun 2022
Pentingnya Manajemen Uang Setelah Mendapatkan Pemasukan

Cosmo babes, pernahkah kamu mendengar sebuah kalimat yang menyatakan, “Manajemen uang lebih penting daripada menghasilkan uang itu sendiri”? Menurut First State Community Bank, penghasilan yang tinggi tidak akan bertahan lama tanpa ada manajemen uang yang baik.

Simak hal-hal di bawah ini terkait betapa pentingnya manajemen uang setelah mendapatkan pemasukan:


KETAHUI KONDISI TERKINI TENTANG BELANJA ONLINE


Berbeda dengan situasi pada masa awal pandemi, kini kondisi perekonomian sudah lebih baik. Sektor perekonomian sudah lebih lancar berkat adaptasi yang telah dilakukan. Kebanyakan sudah beralih ke layanan serba online. Kantor-kantor juga kembali terbuka untuk para pekerja yang hendak mencari penghasilan.

Hal ini tentu saja dibarengi dengan kebutuhan orang-orang yang cenderung meningkat. Zaman serba online membuat banyak orang berbelanja melalui aplikasi-aplikasi yang kini sudah ada di genggaman tangan. Tak heran, pengeluaran habis untuk membeli barang-barang di luar kebutuhan primer. Akhirnya, kita terjebak pada lifestyle yang boros.

Tentunya, gaya hidup ini tidak baik dan harus diubah. Bagaimana cara yang paling tepat untuk memulai perubahan ini?


LIHAT DAN PERIKSA KEUANGANMU SAAT INI




Cosmo babes, ada banyak cara dan metode yang sesuai bagi tiap orang untuk mulai melakukan perencanaan keuangan agar kondisi finansial tetap stabil. Hal ini diperlukan sehingga kita sebagai manusia masih bisa memenuhi keperluan hidup kita.

Kita harus bisa mengelola keuangan dengan lebih baik agar tidak mengalami kesulitan di masa depan. Dengan demikian, kamu akan aman ketika berhadapan dengan situasi yang sifatnya darurat.

Sebelum membagi keuangan menjadi beberapa bagian pengeluaran dan menentukan strategi berikutnya, kamu harus mengetahui kondisi keuanganmu saat ini terlebih dahulu. Hal tersebut mencakup uang yang ada di tabungan, maupun uang yang berada di genggamanmu saat ini.


1. Periksa tunggakan atau utang




Pertama, periksa tunggakan atau utang yang sampai saat ini belum dilunasi atau dibayar.

Utang hukumnya wajib dibayarkan terlebih dahulu agar tidak terkena bunga maupun denda tambahan. Jangan menunda-nunda pembayaran utang, terlebih ketika kamu merasa bahwa kamu banyak mengeluarkan uang pada hal-hal yang bukan untuk memenuhi kebutuhan primermu.

Ingat, kebutuhan primer adalah pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Apabila kamu tidak memiliki utang pada saat ini, maka kamu bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.


2. Periksa pendapatan




Kedua, periksa pendapatanmu.

Penting sekali menghitung dan mempertimbangkan jumlah pendapatan untuk pengeluaranmu nantinya. Besar pendapatan akan berpengaruh pada jumlah pengeluaranmu nantinya.


BAGIKAN KEUANGAN MENJADI BEBERAPA BAGIAN




Dengan mengetahui kondisi utang dan pendapatan, kamu dapat membagi pengeluaranmu menjadi beberapa bagian yang bisa kamu urutkan prioritasnya, girls.


1. Biaya hidup bulanan




Kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulan adalah segala sesuatu yang mencakup makanan, transportasi, tempat tinggal dan listrik, sampai biaya pulsa.

Kebutuhan di bagian pertama ini layak disisihkan sebanyak 40 persen dari keseluruhan keuanganmu,

Catatannya, kamu juga harus dapat menghemat bagian ini. Contohnya adalah mengurangi biaya transportasi ke tempat kerja sehari-hari dengan berjalan kaki apabila jaraknya cukup dekat, menggunakan listrik seperlunya, dan masih banyak lagi.


2. Dana darurat atau cadangan




Percayalah, babes, menyisihkan keuangan untuk dana darurat atau dana cadangan memang rasanya tidak penting, tetapi kamu akan sangat terbantu ketika kamu benar-benar membutuhkannya.

Dana inilah yang bermanfaat ketika situasi tidak terduga terjadi, seperti kondisi pandemi Covid-19 yang datang secara tiba-tiba, atau situasi PHK. Sama halnya dengan sumber pemasukan yang dapat hilang dan datang mendadak, musibah atau bencana juga demikian.

Dana darurat yang ideal adalah minimal enam kali pengeluaran rutin bulanan dan disimpan di instrumen keuangan yang mudah diakses.


3. Asuransi, donasi, dan investasi




Seseorang juga dapat membagi keuangannya menjadi tiga keperluan yang sangat penting ini. Pertama, keperluan tersebut meliputi asuransi, khususnya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Kedua, adalah keperluan donasi untuk membantu orang lain. Ketiga, keperluan investasi yang dapat diimplementasikan ketika kamu merasa memiliki penghasilan berlebih, ataupun jika kebutuhan yang menjadi prioritasmu juga sudah terpenuhi.


Bagaimana, girls? Jangan sampai melewatkan langkah-langkah untuk mengatur pemasukanmu dengan baik, ya! Good luck!


(Fishya Elvin/Images: Photo by Drobotdean on Freepik, Photo by User18526052 on Freepik, Photo by Benzoix on Freepik, Photo by Mikhail Nilov on Pexels, Photo by Anna Shvets on Pexels, Photo by Kristina Paukshtite on Pexels, Photo by Antoni Shkraba on Pexels)

0 REACTIONS

Comments

Leave A Comment

POST COMMENT
What are you looking for?
Content of the popup
CLOSE