Love & Sex

Dia Pria Yang Sempurna, Tapi...

  by: Redaksi       11/7/2011
  • Oke, pasangan Anda kali ini sudah sempurna dan tampan di mata semua orang, tapi sayangnya untuk Anda sendiri, ada hal-hal yang masih “kurang” dalam dirinya dan itu terkadang membuat Anda merasa tak nyaman. Well, jangan langsung memutuskan hubungan dengannya darling! Anda cukup bertindak smart dan bantu si dia memperbaiki “kekurangannya” dengan trik berikut ini.

    1.Dia Sempurna, tapi... he wears ugly man jewelry.

    “Pacar saya memang pintar dalam urusan berbusana, kecuali aksesori yang ia kenakan! Terlalu berlebihan!” - Melissa, 29 tahun.



    The Fix: Saat ia mengenakan aksesori berlebihannya itu, minta sahabat untuk menegur pasangan Anda dengan mengatakan “Saya pernah lihat perhiasan itu di sebuah toko khusus wanita.” Yap, pria semakin tidak percaya diri saat sahabat kekasihnya ikut mengomentari soal apa yang ia kenakan.

    2.Dia Pria sempurna, tapi... bau badan.

    “Kekasih saya adalah seorang personil band, saya suka dengan pria yang terlihat jantan! Tapi aroma tubuhnya, benar-benar merusak penciuman hidung saya.” - Marie, 21 tahun.

    The Fix: Berikan dia sebuah hadiah berupa sabun atau deodorant dengan aroma kesukaan Anda. Lalu katakan padanya kalau aroma itu bisa membuat Anda turn on seketika! Dengan alasan ini, Cosmo yakin si dia pasti segera memakai hadiah dari Anda.

    3.Dia Pria Sempurna, tapi... terlalu rapih melebihi Anda.



    “Pasangan saya menghabiskan 20 menit hanya untuk mengoleskan gel di rambutnya, bahkan dia harus membawa kaca sendiri untuk memastikan kalau ia terlihat rapih setiap saat.” - Janie, 29 tahun.

    The Fix: Katakan padanya kalau Anda senang menyentuh rambutnya dalam keadaan lembut dan natural, plus ia makin terlihat seksi saat mengenakan pakaian yang simpel! Saat ia sadar kalau Anda tak suka dengan penampilannya yang sekarang, dia pasti akan segera berubah!

    4.Dia Pria yang Sempurna, tapi... selalu telat.

    “Si dia tidak pernah bisa on time, mulai dari dinner, berangkat kerja, bahkan saat bertemu dengan kedua orang tua saya. Kebiasaannya ini kerap kali membuat kami bertengkar.” - Jennifer, 26 Tahun.

    The Fix: Perlu diingat, si dia tidak mungkin telat karena lupa ada janji dengan Anda. Tapi dia yakin kalau Anda akan menunggunya walaupun dalam waktu yang.. hmmm.. cukup lama. Untuk itu, coba deh pergi duluan saat ia terlambat. Kejadian ini pasti akan mengejutkannya dan membuat dia berusaha untuk lebih on time. Good luck honey! (Lidya/FT)