Love & Sex

“Menikah? Aduh, Saya Masih Ingin...”

  by: Redaksi       25/7/2011
  • Tak dapat dipungkiri, pernikahan adalah satu momen yang kerap dinantikan semua orang. Tapi, bagaimana jika Anda merasa belum siap untuk menjalaninya? Berbagai alasan pun kerap dilontarkan, mulai dari masih ingin meniti karier, masih bahagia hidup dengan keluarga, ada target yang belum tercapai, atau bahkan belum merasa yakin dengan pasangan. Well, hal-hal inilah yang membuat Anda bingung jika tiba-tiba si dia melamar. Tak perlu khawatir. Yuk, intip alasan para pria ingin segera melamar Anda plus alasan tepat untuk menolaknya atau setidaknya sampai waktu yang tepat itu datang.

     



    Merasa Mapan

    Memiliki karier yang cemerlang hingga pendapatan yang cukup menjanjikan menjadi salah satu alasan buat pria untuk segera melamar. Alasannya? Apalagi kalau bukan sudah merasa siap menghidupi dan membangun keluarga bersama Anda.

    - Tolak dengan

    Jelaskan bahwa kemapanan bukanlah satu-satunya alasan kuat untuk menikah. Anda punya hak untuk menolak, lho. Lagipula, sesuatu yang akan Anda jalani berdua nantinya bukan hanya tergantung dari kemapanan kok. Akan ada lebih banyak lagi hal yang harus Anda berdua pikirkan dalam membangun sebuah keluarga dibandingkan sekadar urusan jabatan dan penghasilan.

     

    Terlalu Lama Berpacaran

    Si dia akan merasa gemas dengan hubungan ini karena sesungguhnya menikahi Anda adalah target yang ingin dicapai. Selama ini hanya menjalani satu hubungan tanpa pengesahan yang pasti, membuat pasangan Anda ingin melaju ke jenjang yang lebih tinggi.

    - Tolak dengan:

    Yakinkan padanya bahwa proses berpacaran bukanlah hal yang salah selama Anda berdua masih bersama. Pernikahan hanyalah masalah waktu yang jika itu merupakan tujuan Anda juga, satu saat pasti akan terlaksana. Mintalah si dia untuk bersabar dan membiarkan Anda bersenang-senang dalam menikmati masa pra-nikah. Tapi jangan terlalu lama juga lho! Nanti si dia malah pergi dari Anda. Mau?



     

    Haus Perhatian

    Darling, percaya tidak kalau pria itu sebenarnya amat manja! Setangguh-tangguhnya mereka, tetap saja ingin diberi perhatian lebih dari wanitanya. Alasan inilah yang membuat mereka ingin menikahi Anda. Dimanja dengan masakan Anda, dilayani, dan disayang setiap hari. Sigh. Well, that's the facts, dear!

    - Tolak dengan:

    Bilang Anda belum bisa bertanggung jawab penuh padanya. Merawat diri sendiri saja masih sulit, bagaimana merawat si dia. Katakan pula bahwa Anda perlu banyak waktu untuk belajar menjadi istri yang baik. Kalau ia tetap memaksa dengan mengatakan bahwa lebih baik belajar bersama saja setelah menikah, lekas bilang tidak! Anda punya hak untuk membela dan memberi keputusan untuk diri Anda sendiri dan ia harus menghormatinya.

     

    Paksaan Orangtua

    Hal paling logis terakhir yang membuatnya meminta Anda menikahinya adalah karena orangtuanya sudah “turun tangan”. Kerap menanyakan kapan si dia ingin menikahi Anda. Wajar sih! Orangtua yang terlalu mengurusi kehidupan sang anak memang terkadang menyebalkan karena mau tidak mau Anda juga yang terkena imbasnya. Anda juga pasti kesal kalau orangtua Anda selalu menanyakan kapan ingin menikah? OMG!

    - Tolak dengan:

    Bilang pada si dia bahwa keputusan siap atau tidaknya Anda dan pasangan menikah adalah keputusan berdua. Orangtua sangat boleh memberi saran namun jangan sampai membuat kesal dengan pertanyaannya yang selalu dikeluarkan dan berujung menyebalkan. Bicarakan ini secara serius dengannya karena percaya atau tidak, hal ini bisa berujung merusak hubungan Anda lho! (Ganis/II)