Career

Ini Caranya Meminta Saran Pada Senior

  by: Redaksi       3/7/2013
  • Saran-saran dari rekan kerja yang lebih senior pastinya sungguh bermanfaat dalam menyelesaikan setiap tugas dan juga mengembangkan kemampuan Anda. Namun, seringkali Anda saat berhadapan dengan senior ada saja kendala yang dihadapi. Untuk "mencuri" kiat suksesnya, coba trik Cosmo berikut!

    Pancingan Singkat
    Mengorek informasi dari rekan kerja, tak perlu dengan basa-basi terlalu panjang dan lama. Langsung saja arahkan konteks kalimat ke materi yang ingin Anda ketahui lebih dalam. Misalnya, "Keuntungan bagian penjualan sepertinya menurun lagi. Strategi mereka kurang pas, kayaknya ya." Dengan pancingan seperti ini, diharapkan rekan senior ini mau berbagi mengenai strategi yang mungkin akan dijalankannya dan membuka percakapan lebih jauh lagi dengan Anda.

    Ajukan Pertanyaan Spesifik
    Dibanding mempertanyakan hal yang bersifat umum dan pertanyaan retorik, sebaiknya arahkan pertanyaan dengan lebih spesifik, seperti "Bagaimana cara untuk mengatasi kemungkinan kegagalan rencana B, agar saya jadi lebih terlihat mampu mengerjakannya?" Pertanyaan-pertanyaan yang spesifik dan khusus sesuai situasi yang sedang Anda alami, akan membuat Anda mendapatkan jawaban dan bimbingan yang Anda butuhkan.

    Saran Bukan Bantuan
    Anda harus ingat, yang Anda inginkan hanyalah sebuah saran bukan meminta bantuan. Jangan pernah berpikir jika senior tersebut memberikan saran, lantas Anda terus berharap ia akan membantu dan Anda lepas tangan. Anda justru akan terlihat tidak kompeten bila terus meminta saran dan merepotkan rekan kerja Anda untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.





    Tunjukkan Penghargaan
    Ucapan terima kasih memang terlihat sebagai hal kecil, tapi ungkapan rasa terima kasih Anda yang tulus akan membuat ia merasa dihargai. Selain itu, jika sarannya berhasil dengan baik, sebaiknya Anda memberikan informasi mengenai perkembangan pekerjaan Anda. Hal ini juga menunjukkan kesopanan Anda, sehingga jika sewaktu-waktu membutuhkan sarannya lagi, tangannya akan selalu terbuka untuk Anda. Lagipula, Anda pasti tak ingin dicap sebagai orang yang tak tahu berterima kasih, bukan? (Muhtar Rais/IR/Image: Goodshoot/Thinkstock)