Better You

Overdue Pregnancy

  by: Hagi       19/7/2013
  • Due date Anda sudah lewat seminggu tapi ia belum juga lahir? Jika ya, Anda tidak sendiri. Dua pembaca Cosmo Pregnancy akan membagi kisahnya untuk Anda.

    “Saya tidak ingat betul kapan terakhir kali saya menstruasi, sebab saya baru menyadari kehamilan ini setelah usia kandungan menginjak bulan ke-3. Kehamilan ini berjalan lancar hingga setelah minggu ke-41 lewat dua hari, saya belum juga merasakan sedikitpun kontraksi. Saya tidak ingin terjadi hal yang buruk pada anak saya, jadi saya memutuskan untuk meminta induksi pada dokter. Akhirnya Si Kecil lahir lewat persalinan normal setelah saya berjuang selama 18 jam.”   
    Fikria, mom dari Bimo, 1 tahun

    “Dokter mengatakan kehamilan saya overdue karena Si Kecil lahir di minggu ke-42. Memang, ia tergolong besar yakni 4, 2 kg sehingga saya tidak berani untuk bersalin normal. Untungnya, ia lahir sehat dan saya bisa menyusuinya begitu ia lahir. Selama masa menunggu, saya menghabiskan waktu dengan melakukan hobi saya. Mulai dari marathon DVD, mendengarkan musik, hingga tidur sesuka hati, haha.”
    Jeihan, mom dari Mario, 11 bulan



    Sekarang Anda harus mengetahui tanda-tanda persalinan agar tidak salah menduga. Berikut ciri-ciri saat Anda siap untuk melahirkan.

    Keluarnya lendir
    Lendir terbentuk di mulut leher rahim Anda selama kehamilan. Lendir ini akan keluar secara otomatis begitu leher rahim Anda melembut. Hal ini dapat terjadi beberapa hari atau bahkan beberapa minggu sebelum persalinan dimulai.

    Show
    Ketika persalinan dimulai, leher rahim Anda akan membuka perlahan-lahan. Setelah terbuka, maka vagina Anda akan mengeluarkan darah dan lendir. Ini juga dikenal sebagai tahap show.



    Rupture of membranes
    Saat kantung cairan ketuban Anda mulai bocor, maka selaput yang mengelilinginya sudah pecah. Hampir semua wanita menyebut peristiwa ini sebagai pecah ketuban. Ini bisa terjadi beberapa jam sebelum persalinan atau tidak sama sekali hingga harus dipecahkan secara ‘paksa’.

    Kontraksi
    Selama proses persalinan rahim Anda akan mengalami perubahan. Rahim Anda akan mengerut dan kembali ke normal berulang-ulang yang disebut sebagai kontraksi. Sebagai wanita merasa rahimnya sangat sakit, sebagian lagi merasakan sakit punggung yang amat sangat. Di awal-awal pembukaan, kontraksi ini seperti kram perut yang Anda alami tiap bulan saat haid.

    Bagaimana Moms, sudah jelas, bukan? Setelah kehamilan Anda memasuki usia 42 minggu, sebaiknya Si Bayi memang harus dilahirkan baik dengan cara normal maupun Caesar demi kebaikan Anda berdua. Pilihan di tangan Anda. (Lenny Delima/Image:Dok.Cosmo Pregnancy)