Career

Taktik Cerdas untuk Memenangkan Negosiasi

  by: Silvya Winny       13/7/2015
  • Jika menelaah lebih jauh, Anda pasti sering melakukan negosiasi, terlebih di lingkungan kerja. Kunci dari negosiasi yang baik adalah mendapatkan yang diinginkan tanpa membuat pihak lawan merasa dirugikan. Agar dapat memenangkan negosiasi, coba lakukan beberapa taktik di bawah ini.

     

    Berbagi Informasi



    Tidak jarang ketika bernegosiasi, Anda menjadi seseorang yang tertutup dan enggan membagi informasi. Padahal penelitian telah menunjukkan bahwa mengungkapkan beberapa informasi, bahkan ketika itu tidak terkait dengan hal yang sedang dibicarakan, dapat memberikan hasil yang diingkan. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya lawan bicara pada Anda.

     

    Buat Tawaran Pertama

    Membuat tawaran pertama seringkali dianggap sebagai sesuatu yang terlalu agresif. Namun, hal ini justru harus dilakukan untuk memenangkan negosiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berani untuk membuat tawaran pertama akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan mereka. Secara psikologis, topik negosiasi akan berkutat pada tawaran yang pertama disebutkan.

     

    Jangan Menawar Terlalu Rendah



    Ketika kehilangan kesempatan membuat tawaran pertama, pastikan untuk tidak memberikan tawaran yang terlalu rendah. Hal ini mengisyarat bahwa Anda tidak tertarik dengan penawaran yang diberikan oleh lawan bicara. Sehingga, secara perlahan-lahan Anda dapat mengubah topik negosiasi sesuai dengan yang diinginkan.

     

    Jangan Langsung Menerima Tawaran

    Salah satu taktik untuk memenangkan negosiasi adalah jangan langsung menerima tawaran, meskipun sudah sesuai dengan keinginan Anda. Bicarakan kembali tawaran yang tersedia untuk meyakinkan diri Anda dan lawan bicara. Selain itu, hal ini juga membuat kedua belah pihak lebih berkomitmen untuk menjalankan keputusan yang dibuat.

     

    Catat Prioritas

    Mudah bagi Anda untuk melupakan hal-hal penting yang diinginkan ketika sedang asik berdiskusi dengan lawan bicara. Maka dari itu, penting untuk mencatat poin-poin yang harus dibicarakan. Buat prioritas dari setiap poin-poin tersebut dan gunakan sebagai panduan Anda selama bernegosiasi. (Hana Devarianti / VP / Image: Various)