Better You

Strategi Menjawab Pertanyaan “Kapan Kawin?”

  by: Adya Azka       15/7/2015
  • Momen Lebaran semakin dekat. Bagi Anda yang single, pasti sedikit was-was tiap kali menghadapi acara kumpul keluarga. Ya, momen ini memang membuat Anda sedikit freak-out karena rentetan pertanyaan “kapan kawin?” yang pasti tak henti dilontarkan keluarga Anda.  Tapi... setelah membaca artikel ini, Anda tak akan khawatir lagi menjawab pertanyaan “ajaib” tersebut.

    “Sekarang saya sedang fokus dengan karier dan tidak bisa membagi waktu dengan hal lain seperti pasangan.”
    Ini adalah kalimat paling ampuh untuk menjawab pertanyaan dari tante bahkan orangtua Anda. Pasti mereka akan langsung berpikir bahwa Anda sedang sibuk untuk mengejar karier demi masa depan. Tapi... bukan berarti setelah Anda menjawab mereka akan langsung berhenti bertanya. Tak menutup kemungkinan jika di kesempatan lain mereka akan “menyerang” Anda dengan pertanyaan serupa.

    “Ah single menyenangkan kok. Tidak ada yang melarang kalau ke luar kota dan tidak perlu kompromi soal apapun.”
    Dengan berkata demikian, maka Anda menujukkan bahwa menjadi single tidak selamanya merugikan atau memalukan. Namun sampaikan jawaban Anda tersebut dengan ekspresi meyakinkan. Bila tidak, Anda hanya akan dianggap menghibur diri atau bersikap defensif. Kalau Anda memang masih menikmati kehidupan lajang, kalimat ini menjadi cara yang baik untuk menjawab pertanyaan.



    "Saya masih mencari pria yang beruntung mendapatkan saya.”
    Wow... great answer, great sense of humour! Berikan senyuman Anda yang paling menawan dan tunjukkan kepribadian Anda yang menyenangkan. Jawaban ini juga membuat si penanya sadar bahwa wanita tetap harus mencari pria yang dapat diandalkan karena Anda pun punya kualitas yang sama. Hanya karena masih lajang, tak berarti Anda desperate.



    "Belum ketemu Mr. Right, nih! Cariin dong!"
    Nah, ini jawaban yang akan menguntungkan Anda. Bila Anda memang cukup sibuk sehingga tak terlalu sering meluangkan waktu senggang bersama teman-teman, si penanya akan merasa tergerak untuk mengenalkan Anda dengan teman-temannya. Bahkan, Anda mungkin bisa mendapat kenalan lebih dari satu. Asyik, kan?

    "Lagi dalam tahap seleksi. Kan harus pilih yang terbaik dari semua yang baik.”
    Percayalah, sebagai seorang wanita, Anda memang harus memilih pria yang mampu mendampingi Anda seumur hidup. Dan ini tak mungkin dicapai bila Anda tergesa-gesa memutuskan pria yang ingin Anda nikahi – tentunya yang cocok secara kriteria dan karakter yang Anda impikan. (Salli Sabarrang / VP / Image: various)