Better You

Secara Ilmiah, Ini Penyebab Anda Selalu Merasa Lapar

  by: Silvya Winny       26/7/2015
  • Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa nafsu makan Anda begitu besar, sampai-sampai dijuluki "si perut karet" oleh para sahabat? Menurut James Greenblatt, M.D. psikiater sekaligus penulis buku Answers to Appetite Control, penyebabnya bisa jadi buan hanya satu faktor saja, melainkan berupa kombinasi dari beberapa hal berikut ini.

     

    Lambung Lebih Besar



    Meskipun celana Anda berukuran lebih kecil ketimbang beberapa teman yang lain, secara anatomis mungkin saja ukuran lambung Anda lebih bsar daripada ukuran lambung teman Anda yang secara visual tampak lebih gemuk. Karena itu jumlah makanan yang mampu Anda lahap pun akan lebih besar.

     

    Hobi Tertawa

    Peneliti di Experimental Biology Conference menunjukkan kepada partisipan dua video berdurasi 20 menit − satu menggambarkan situasi yang stressful dan satu video lucu − lalu kemudian mengukur kadar ghrelin (hormon pemicu lapar) dan leptin (hormon yang mengatakan pada otak bahwa Anda kenyang) mereka. Hasilnya, responden yang banyak tertawa sepanjang menonton video lucu memiliki kadar ghrelin lebih tinggi dan leptin lebih rendah dibandingkan mereka yang menyaksikan video yang lebih serius.

     



    Sering Mengonsumsi Antacid (Obat Lambung)

    Antacid menetralisir asam dan menghalangi aktivitas enzim pencernaan −sangat berguna untuk gangguan maag atau pencernaan. Tapi antacid juga bisa menghambat kemampuan tubuh untuk memecah protein berserat tinggi menjadi asam amino. Hasilnya, seporsi burger pun tidak bisa membuat Anda keyang. 

     

    Kurang Mengonsumsi Protein

    Saat Anda menyantap protein dalam jumlah yang cukup, tubuh Anda akan memecahnya menjadi asam amino yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan sehingga Anda tahu kapan saatnya untuk berhenti. Sebaliknya, jika kurang menyantap protein, maka "rem" Anda akan bolong. You'll keep eating and eating and... (Imron Ramadhan / FT / Image: various)