Better You

Mengapa Mesti Sopan Setiap Saat?

  by: Silvya Winny       19/7/2015
  • Mungkin beberapa dari Anda akan berpikir, “Ugh, politeness will get you nowhere.” Oh, justru sebaliknya, dear, berlaku sopan akan membuat Anda lebih dihormati dan, tentunya, disukai. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang kesopanan, seperti hal-hal berikut ini.

    Being Polite Must Be Sincere
    Pernahkah Anda—atau menerimanya dari orang lain—mengucapkan terima kasih walaupun sebenarnya respon itu tidak dibutuhkan? Well, tak apa kok mengatakannya, tapi bila situasinya tidak sesuai maka ucapan itu berpotensi terdengar asbun alias asal bunyi. Jadi, ya, berterimakasih memang merupakan bagian dari bersikap sopan tapi ketahuilah saat yang tepat untuk mengatakannya, sama seperti kata-kata sopan lainnya seperti “permisi” atau “apa kabar” (jangan menanyakannya sekadar basa-basi).

    Being Polite is a Must in The Work Place
    Yup, walaupun Anda tahu perilaku atasan terkadang jatuh di luar norma kesopanan, tapi tetap bila Anda hendak mengajukan ide atau request, Anda mesti bernada sopan. Bahkan dengan kolega yang terkenal konfrontatif pun, sehingga bila terjadi suatu masalah Anda akan tetap berada di posisi netral—dan orang lain yang melihatnya pun akan mem-back up Anda!





    Being Polite Doesn’t Mean You Have No Character
    Jelas perlu! Terkadang ada orang yang saking sopannya sampai tampak tak punya kepribadian dan pada ujungnya malah kerap “ditindas” oleh orang lain. Bersikaplah sopan sesuai konteks dan situasi, namun tetap Anda mesti menunjukkan karakter—dan sedikit ketangguhan—supaya Anda tak dianggap bland as vanilla. ( Sahiri Loing / SW / Image: various )