Better You

5 Pertanyaan Penting Tentang Osteoporosis, Terjawab!

  by: Redaksi       31/7/2016
  • Osteoporosis adalah "silent disease" yang sekarang mulai membuntuti wanita muda. Cosmo mengumpulkan beberapa pertanyaan penting dan jawaban dari para ahli mengenai penyakit yang menyerang kepadatan tulang ini. Simak!

    Q: Uhm, bukannya osteoporosis lebih banyak terjadi pada orang tua ya? Saya ini masih 25 tahun, cantik, sukses, dicintai semua orang... #wink

    A: Well, you may still be young and fabulous, tapi gaya hidup masa kini yang cenderung tidak sehat justru membuat wanita muda seperti Anda sama-sama rentan terhadap osteoporosis.



    Q: Berapa jumlah kalsium yang sebenarnya dibutuhkan setiap harinya?

    A: Data dari International Osteoporosis Foundation(IOF) di tahun 2009 menunjukkan kurangnya asupan kalsium di 14 negara Asia, yaitu rata-rata hanya 450mg dari 1300mg yang dibutuhkan per hari. Di Indonesia sendiri, kisaran usia 25-65 tahun rawan terkena osteoporosis. Maka dari itu, jangan hanya menabung uang untuk hari tua nanti, tapi mulailah - dan biasakan - untuk "menabung" kalsium mulai dari sekarang.

    Q: Benar gak sih vitamin D diperlukan untuk memaksimalkan penyerapan kalsium?

    A: Yup! Vitamin D bisa dibilang "BFF"-nya kalsium. Mereka sama sekali tidak dapat dipisahkan. Vitamin ini dibutuhkan untuk membentuk hormon calcitriol (atau biasa disebut dengan "vitamin D aktif"). Jika kekurangan, tubuh terpaksa mesti menarik "tabungan" kalsium Anda dari tulang, yang pastinya akan mempercepat risiko Anda terkena osteoporosis.

    Solusi: Abaikan cap "sok bule", sertakan sunbathing dalam agenda Anda. This could actually save your life. Lakukan ini sebelum jam 9 pagi atau setelah jam 3 sore selama 10 menit. Pilihan lain adalah konsumsi suplemen atau makanan yang sarat vitamin D, seperti putih telur, ikan laut, ati ayam, dan susu yang terfortifikasi.

    Q: Saya tahu jika susu diperlukan untuk mencegah osteoporosis. Tapi saya lactose-intolerant. Apa opsi kalsium lainnya?

    A: Banyak kok sumber kalsium lainnya selain susu, seperti ikan, brokoli, dan tempe.

    Q: Boleh tidak mencampur susu dengan bahan makanan lainnya? Apa ini akan mengurangi kadar kalsiumnya?



    A: Anda boleh saja kok mencampurkan susu dengan makanan lain dan ini tidak akan mengurangi kadar kalsiumnya. Seperti membuat teh susu, atau menyantap dessert dengan bahan dasar susu seperti es krim, yoghurt, dan kue. Atau bagaimana jika Anda membuat frozen yoghurt sendiri - dengan memadukan yoghurt dan buah-buahan. Yummy and healthy, right(Sahiri Loing / Vidi Prima / VP / Image: doc.  / Shutterstock / Clickphotos)

     

     

    Baca juga: 

    Waspadalah, Osteoporosis Juga Mengincar Wanita Muda!

    5 Mitos Tentang Pil KB yang Ternyata SALAH!

    Penyakit Yang Mudah Menyerang Wanita Di Usia 30 Tahun

    5 Langkah Menjaga Kesehatan Tulang