Career

Ingin Pindah Industri Kerja? Catat 3 Hal Penting Ini!

  by: Hana A. Devarianti       26/7/2017
  • Tidak semua orang langsung menemukan dream job. Terkadang, dream job baru muncul setelah Anda sudah menggeluti industri yang berbeda selama bertahun-tahun. Lalu, apa yang harus dilakukan ketika Anda ingin menulis buku saat sudah keburu berkecimpung di dunia marketing? No worries, Cosmo punya tipsnya di sini!

     



    Know What You Want

    Faktanya, rumput tetangga akan selalu terlihat lebih hijau. Bisa jadi ide Anda untuk pindah ke industri lain muncul karena melihat seorang teman yang bisa meraih sukses dengan mudah, atau iming-iming akan career path yang lebih mulus dan gaji yang lebih tinggi. Akan tetapi, apa iya benar seperti itu ketika Anda menjalaninya?


    Untuk tahu jawabannya, Anda tentu harus riset secara detail tentang industri tersebut. Misal, dengan membaca artikel, stalking LinkedIn orang-orang yang berkecimpung di dalamnya, atau bisa juga dengan mengikuti kursus yang berkaitan dengan si karier baru. Kalau memungkinkan, diskusi saja dengan mereka yang benar-benar berkarier di industri itu. Sehingga, Anda bisa tahu apakah nantinya Anda bisa menikmati “titel” baru.

     

    [ BACA JUGA: Mau Tahu Film Pertama Para Seleb Hollywood? Baca Ini! ]

     



    Get Experience

    Well, para employer pasti akan memilih mereka yang sudah berpengalaman dibanding mereka yang masih “hijau”. Jadi, lebih baik kumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya sebelum melakukan transisi. Tidak perlu full time job, kok. Anda bisa mencoba freelance, side job, bahkan menjadi volunteer yang berkaitan dengan industri tersebut. Memang sih hal ini tidak selamanya langsung mengantarkan Anda pada posisi yang diinginkan. Akan tetapi, paling tidak Anda bisa mendapatkan bridge job – jabatan yang bisa mengantarkan Anda ke dream job.

     

    [ BACA JUGA: Lakukan 4 Hal Ini Sebelum Berhenti Kerja ]

     

    Stop Delaying

    Kalau sudah tahu apa yang diinginkan, usahakan untuk tidak menunda-nunda untuk mengambil langkah. Semakin lama Anda memutuskan, peluang yang terbuka pun cenderung semakin berkurang. Bukan hanya lebih baik secara profesional, hal ini juga membawa dampak baik dari sisi emosional. Tidak mau kan merasa stres karena melakukan transisi karier? Namun, jangan jadikan ini pula sebagai alasan untuk terburu-buru terjun di karier yang baru. Remember to dress the part. Bukan cuma soal “terlihat” seperti seseorang yang bekerja di industri impian tetapi Anda memang harus sudah siap dan benar-benar memiliki kemampuan yang sesuai dan patut diperhitungkan. (Hana Devarianti / SW / Image: outnow.ch)