Love & Sex

Tips Supaya Tidak Salah Pilih Kondom

  by: Silvya Winny       29/7/2017
  • Kalau mampir ke drugstore dan singgah di area kondom, Anda akan diberi banyak pilihan. Tentunya, sebagai pengguna, Anda harus paham dan teliti pilihan kondom yang cocok untuk Anda. Pemilihannya pun bisa tergantung dari maksud dan tujuannya – apakah ingin menghindari penyakit menular seksual, untuk menunda kehamilan atau bahkan ingin mencegah kedua hal tersebut. Beberapa tips pemilihan kondom yang tepat dari dr. Heru H. Oentoeng, SpAnd, spesialis andrologi ini pasti berguna.

     

    1. Gunakan kondom yang berbahan lateks
    Saat ini ada dua jenis kondom yang dijual di pasaran, yaitu terbuat dari bahan lateks dan bahan sintetis. Keduanya baik dan memiliki kelebihan masing-masing. Namun, Anda sangat dianjurkan untuk memilih jenis kondom dari bahan lateks yang dirancang untuk kontrasepsi dan mampu mencegah penularan penyakit seksual. Kondom berbahan lateks juga elastis dan bisa “fit” sesuai bentuk Mr. Happy sehingga terasa nyaman  seolah-olah sedang tidak memakainya.



     

    [ BACA JUGA: Kenapa Pria Tidak Suka Pakai Kondom?  ]

     

    2. Cek tanggal kadaluwarsa kondom sebelum digunakan
    Kondom yang telah lewat masa kedaluwarsa akan mudah sobek dan bocor ketika digunakan. Tanggal kedaluwarsa kondom bisa dilihat pada kotak atau kemasannya. Pastikan memakai kondom yang masih baru saat akan berhubungan intim; jangan pernah memakai kondom bekas. Buka kondom dari kemasannya dengan hati-hati dan pastikan kondom tidak kering
    (kaku) ataupun berlubang.



     

    [ BACA JUGA: Kenali Ukuran Kondom Pria ] 


    Setelahnya.....

    Pastikan Pasang kondom dengan benar
    Pastikan ukuran kondom telah sesuai dengan ukuran Mr. Happy pasangan untuk mencegah kejadian mengerikan seperti parahnya, tertinggalnya kondom di dalam Miss Cheerful. Jangan menggunakan gigi untuk membuka pembungkus kondom. Hati-hati pula kuku atau cincin yang berpotensi menimbulkan sobekan kecil pada kondom. Pasangkan kondom dengan membuka gulungan ke arah batang Mr. Happy, sesuaikan hingga menutupi seluruh bagiannya. Saat pemasangan, sisakan sedikit bagian ujung kondom untuk memberikan ruang bagi sperma ketika ejakulasi terjadi. Jika tidak, maka tekanan yang timbul dapat menyebabkan kondom bocor. (Silvya Winny / Image: valzan / Shutterstock / Clickphotos)