Lifestyle

6 Bed and Breakfast Unik di Bandung di Bawah 500 Ribu

  by: Alexander Kusumapradja       7/7/2018
  • Selalu ada alasan untuk berlibur ke Bandung. Bagi penduduk Jabodetabek, Bandung adalah salah satu destinasi short getaway terbaik karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari ibu kota dan bisa ditempuh dengan road trip. Biasanya yang menjadi agenda utama saat melancong ke Bandung adalah belanja atau wisata kuliner, namun sebetulnya ada satu lagi kegiatan yang menarik dilakukan, yaitu staycation alias menginap di sebuah tempat dan menghabiskan liburan dengan itinerary yang santai.  

    Sebagai pusat wisata dan salah satu kota yang punya kultur kreatif yang kuat, Bandung tak hanya memiliki berbagai restoran dan kafe dengan konsep unik saja, tapi juga berbagai penginapan lucu yang menarik untuk dicoba, termasuk yang berkonsep bed & breakfast. Pengertian sederhana dari bed & breakfast sendiri adalah penginapan kecil yang juga menyediakan sarapan bagi para tamunya. Beda dengan hotel yang kapasitasnya lebih besar, bed & breakfast pada umumnya berbentuk rumah pribadi atau guest house dengan jumlah kamar yang tidak terlalu banyak, which means menginap di bed & breakfast menawarkan sensasi yang lebih intim, private, dan homey dibandingkan menginap di gedung hotel yang ramai.

    Di bawah ini adalah 5 penginapan berkonsep bed & breakfast yang bisa menjadi pilihan untuk trip ke Bandung kamu berikutnya:




    The Attic Bed and Breakfast


    Berada di kawasan Dago yang strategis, The Attic sudah memiliki reputasi bagus sebagai penginapan yang menawarkan harga terjangkau (mulai dari Rp120.000 per malam), dekat dari pusat kota Bandung, dan keramahan pemilik serta pengurus yang dengan senang hati siap membantu para tamu. Dari luar, hostel ini sepintas terlihat seperti rumah tinggal biasa, namun di dalamnya hostel ini menawarkan pilihan kamar twin beds dengan kamar mandi bersama atau privat serta kamar dorm dengan 7 tempat tidur yang populer bagi para solo traveler.

    Untuk breakfast, hostel ini menawarkan pilihan makanan menu continental serta dilengkapi area teras, common room, taman, dan dapur yang bisa dinikmati bersama. Kalau dari segi interior, The Attic mungkin kurang menarik bagi kamu yang ingin mencari kamar yang Instagrammable, namun untuk urusan kenyamanan, price value, dan host yang super helpful, The Attic termasuk yang terbaik, seperti yang terlihat dari banyak review positif dari para pelancong dari dalam maupun luar negeri. 


    Cottonwood Bed & Breakfast


    Melihat bagian luarnya saja, pasti kamu langsung jatuh cinta dengan penginapan yang terlihat seperti rumah-rumah di suburban Inggris ini. Terletak di sebuah kompleks perumahan di daerah Pasteur, Cottonwood menawarkan suasana yang tenang namun tidak terlalu jauh dari pusat kota. Dengan harga mulai dari Rp365.000 per malam, Cottonwood punya sembilan pilihan kamar dengan tema dan nama masing-masing yang unik, namun secara umum konsep yang ditawarkan Cottonwood adalah suasana countryside dengan elemen pastel dan pop vintage yang kental. Semua pernak-pernik lucu yang kamu lihat di sini bisa juga kamu beli kalau berminat.

    Untuk breakfast, area basement yang tadinya tempat parkir diubah menjadi mini cafe yang juga terbuka untuk umum. Menunya beragam, dari mulai international hingga menu lokal seperti soto goreng pedas dan bihun laksa. Yang jelas, hostel ini sangat cocok buat kamu yang mencari penginapan cozy dan tentunya Instagrammable.


    Baca juga: Deretan Wisata Yang Instagramable di Lembang!


    Summerbird Bed and Brasserie


    Terletak di kawasan Pasirkaliki yang tak jauh dari Bandara Husein Sastranegara dan Stasiun Kereta Api Bandung, Summerbird adalah boutique hotel dengan 3 lantai dan 28 kamar yang terbagi dalam 4 tema besar, yaitu “Rustic”, “French”, “Vintage” dan “Scandinavian” dengan harga mulai dari Rp380.000 per malam. Suasana chic dan yes, Instagrammable, sudah terasa dari area lobi hingga semua sudutnya. Selain fasilitas standar hotel seperti elevator dan free Wi-Fi di semua area, Summerbird punya area cafe dan coffee shop yang terbuka untuk umum dengan pilihan menu nusantara dan Western, serta racikan kopi oleh barista yang sudah diakui keandalannya.

    Saking cantiknya, hotel ini juga menawarkan paket khusus untuk melakukan photoshoot dan prewedding yang sudah meliputi free meal dan free room untuk semalam. Dijamin kamu seakan tidak akan kehabisan spot untuk foto-foto Instagram.




    Baca juga: 5 Coffee Shop di Bandung yang Bikin Betah untuk Nongkrong


    Triple Seven Bed and Breakfast


    Mengusung tema urban industrial dengan elemen kayu dan kaca yang mendominasi, suasana hangat langsung terasa saat kamu menginjakkan kaki di hotel yang terletak di daerah Pesantren Wetan, Pandu-Pajajaran ini. Sepintas, hotel ini lebih terasa seperti cafe besar dibanding penginapan dengan banyaknya area yang asik untuk duduk-duduk dan bersantai.

    Secara umum, 25 kamar yang ada di hotel ini terbagi menjadi 3 tipe kamar dengan nama Retro, Pop Art, dan Vintage yang masing-masing tipe tersebut lantas dibagi lagi menjadi King, Queen, dan Twin yang mengacu pada jenis kasurnya dengan harga mulai dari Rp360.000 per malam. Melengkapi fasilitas standar hotel, Triple Seven juga memiliki cafe dan coffee shop sendiri di lantai 3 dengan nama Seven Grams Coffee & Eatery dengan vibes yang tidak kalah asik dan kabarnya punya kopi dengan kualitas yang juara. 


    Sayana Bed & Breakfast


    Untuk yang ingin mencari bed & breakfast dalam arti sesungguhnya dan mengejar suasana homey dibanding gimmick, rumah yang terletak di Jalan Buton ini adalah pilihan sempurna. Menyusuri Jalan Buton mengingatkan pada area Menteng dan Senopati di Jakarta yang tidak terlalu ramai namun tetap dekat dengan lokasi populer seperti Jalan Sumatra yang dipenuhi tempat hangout dan Jalan Veteran yang menjadi spot kuliner. Untuk konsep, Sayana yang punya delapan kamar yang terbagi dalam dua tipe (Sweet & Standard Room) is literally a house. Rasanya seperti menginap di rumah saudara sendiri.

    Sang pemilik adalah lulusan desain interior, jadi walaupun tidak punya konsep yang terlalu khusus, namun interior Sayana juga menarik untuk dimasukkan ke instagram berkat desain interior yang humble namun cantik. Untuk breakfast pun Sayana menawarkan pengalaman yang personal. Menu-menu Indonesian breakfast yang disiapkan secara khusus bisa kamu nikmati baik di dining room maupun di taman yang asri. Harga kamar di Sayana mulai dari Rp470.000 per malam, terbilang cukup mahal untuk B&B namun sepadan dengan experience yang ditawarkan. 


    Budaraa


    Merupakan salah satu penginapan yang terbilang baru di Bandung, Budaraa mendapat banyak review bagus berkat arsitektur tropikal, kenyamanan, keramahan pemilik, dan atmosfer yang super cozy. Terletak di daerah Dago Atas, menginap di Budaraa seperti merasakan kembali suasana Bandung 80-an yang masih dingin, rimbun, dan tenang. Konsepnya sendiri adalah 6 pavilion berinterior clean dan minimalis dengan kapasitas beragam yang bisa menampung dari mulai solo traveler, couple, hingga grup kecil dengan harga mulai dari Rp350.000 per malam.

    Setiap pavilion dilengkapi dengan dapur kecil, namun Budaraa juga memiliki sebuah cafe/coffee shop dengan nama Kozi yang menawarkan kopi-kopi enak dan menu makanan yang menggugah selera. Melihat desain kamar yang terasa hangat dan kasur berlinen putih di dalamnya, hotel ini sukses memancarkan perasaan tidak ingin beranjak dari kasur, which is the main idea of staycation itself. 


    (Image: dok. Instagram @cottonwoodbnb)