Better You

11 Cara Mudah Mengatasi Jet Lag

  by: Alexander Kusumapradja       11/7/2018
  • Ladies, siapa yang tidak suka berlibur? Semakin jauh destinasinya biasanya semakin berkesan. Namun, di balik semua euforia traveling ada satu hal yang sebetulnya ingin kita hindari tapi tidak bisa, yaitu durasi penerbanganan yang lama dan risiko jet lag yang menghantui. 

    Jet lag sendiri adalah semacam kondisi yang mengusik circadian rhythm alias siklus 24 jam dalam tubuh kita yang berkaitan dengan kondisi fisik dan mental, serta memberi kode pada tubuh kapan biasanya kita makan, tidur atau kegiatan sehari-hari lainnya. Perjalanan terbang jarak jauh di mana kita terjebak duduk di bangku pesawat tanpa mendapat sinar matahari atau kegiatan fisik yang cukup dan melintasi zona waktu yang berbeda membuat 96% orang mengalami jet lag dengan efek negatif seperti insomnia, mengantuk, nyeri otot, sulit konsentrasi, dan mood yang cranky

    Biasanya jet lag akan menghilang dengan sendirinya saat tubuh kita sudah beradaptasi dengan kondisi yang baru, namun bila kamu ingin menghindari atau meminimalisasi efek negatifnya, beberapa cara berikut patut kamu coba:




    Mulai mengkondisikan tubuh sebelum terbang

    Mungkin hal ini tidak mudah, namun mulai mengubah jam harian kita setidaknya tiga hari sebelum terbang dapat membantu melawan jet lag. Contohnya dengan cara tidur sejam lebih awal dari jam tidur biasa, bangun satu jam lebih awal di pagi hari, atau dengan menyesuaikan jam makan mendekati jam makan di destinasimu nanti. 

    Tetap aktif

    Coba gerakkan tubuhmu setiap dua jam saat kamu berada di pesawat. Berjalan di lorong pesawat dapat memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh. Saat tiba di tujuan, olahraga ringan di pagi atau sore hari dapat membuat tubuh terasa segar dan mengembalikan jam biologis. Hindari berolahraga terlalu malam atau dekat dengan waktu tidur karena hal itu justru bisa memperparah kondisimu.

    Memakai ear plug dan eye mask

    Hindari gangguan bunyi dan cahaya yang tidak perlu saat kamu berada di pesawat. Ear plug dan eye mask dapat membantu mendapat tidur yang lebih lelap selama dalam penerbangan maupun saat kamu tiba di tujuan.

    Hindari alkohol

    Banyak orang beranggapan bahwa minum alkohol dapat membantu cepat tidur selama di pesawat, namun kalau terlalu banyak sampai menimbulkan rasa pusing, hal itu justru bisa membuat jet lag tambah parah. Alkohol dapat membuat tubuh lebih dehidrasi, terutama bila kamu sudah berada di ketinggian udara. Dan bangun tidur dengan rasa hangover tanpa istirahat yang cukup akan membuatmu semakin menderita.  

    Bijak memilih makanan

    Makanan berprotein seperti dada ayam, ikan, atau kalkun cenderung membuat perut lebih lama kenyang dan dapat membantu penumpang tetap terjaga saat mereka tiba di tujuan karena energi yang terus dihasilkan tubuh. Sebaliknya, makanan berlemak akan membuatmu mengantuk.

    Periksa takaran obat tidur

    Banyak juga yang memilih meminum obat tidur sebagai jalan pintas, namun sebelum memutuskan cara itu, sebaiknya kamu periksa dulu takaran dan efeknya berapa lama. Kamu tentu tak mau harus diangkut keluar pesawat dengan kursi roda karena kamu menenggak obat tidur berkhasiat 8 jam dalam penerbangan 7 jam.



    Siapkan akomodasi dari jauh hari

    Yang lebih menyebalkan saat tiba di tujuan dengan rasa jet lag adalah bila kamu masih harus mengurus akomodasi hotel. Dengan mengantisipasi berapa hari yang kamu perlukan untuk memulihkan kondisi dari jet lag, kamu bisa mengatur rencana apakah kamu ingin tidur lebih lama dan aktif di malam hari atau tidur lebih cepat agar bisa bangun lebih awal dan menikmati matahari pagi. 

    Menikmati sinar matahari pagi

    Terpapar sinar matahari langsung adalah cara ampuh untuk menormalkan jam biologismu. Tidak perlu siang-siang dan terlalu lama, waktu yang disarankan untuk keluar ruangan dan menikmati sinar matahari yang belum terlalu terik adalah antara jam 8 sampai jam 9 pagi.

    Tidur singkat selama 20 menit

    Selain minimum tidur 4 jam di malam hari, tidur siang sejenak selama 20 menit juga dapat mencukupi kebutuhan jam tidur yang kamu perlukan.

    Minum teh

    Teh berbahan alami seperti yerba mate, ginkgo biloba atau ginseng dapat menyegarkan tubuh dan pikiran bila diminum di pagi hari, sedangkan teh chamomile, lavender, dan valerian dapat membantu tidur lebih pulas di malam hari.

    Mandi air hangat di pagi hari dan mandi air dingin di sore hari

    Mandi dengan suhu yang kontras dengan temperatur tubuh dapat menghasilkan melatonin, hormon alami yang dapat mengatur berbagai ritme biologis dan menormalkan jadwal tidur kita.


    (Image: Dok. Elena Rudakova©123RF.com)