Better You

6 Manfaat Broccoli Rice Sebagai Pengganti Nasi Putih

  by: Alexander Kusumapradja       16/7/2018
  • Walaupun banyak orang merasa belum lengkap makan kalau tanpa nasi putih, semakin ke sini semakin banyak juga yang mencari alternatif pengganti nasi putih dengan alasan kesehatan. Selain varian beras seperti nasi merah, nasi cokelat, dan nasi hitam dan biji-bijian seperti quinoa, yang belakangan populer adalah sayur sebagai pengganti nasi, khususnya kembang kol dan brokoli. Kali ini Cosmo akan bicara tentang broccoli rice sebagai pengganti nasi.

    Wait, broccoli rice? Brokoli di sini bukanlah nasi yang digabungkan dengan brokoli, tapi sayur brokoli yang sudah dipotong kecil-kecil hingga menyerupai bulir-bulir nasi. Brokoli dianggap sebagai alternatif pengganti biji-bijian dan gluten yang baik karena kaya akan serat, rendah karbohidrat, mengandung banyak protein dan zat besi, serta berbagai nutrisi lain yang meliputi Vitamin C, E, K, asam folat, kalsium, potassium, serta omega 3 & 6. Cara menyiapkannya pun mudah. Intinya adalah memotong brokoli dengan pisau, food processor, atau blender hingga menjadi seukuran bulir nasi lalu diolah sesuai selera baik sebagai side dish atau menu utama.

    Masih belum yakin kenapa brokoli yang dipilih menggantikan nasi putih? Simak 6 manfaatnya berikut ini, babes!





    1. Brokoli membuat kamu lebih lama kenyang

    Satu kali penyajian nasi brokoli diperkirakan mengandung 3,8 gram serat yang dibutuhkan tubuh. Serat sendiri termasuk nutrisi yang penting karena mampu menstabilkan sistem pencernaan, menurunkan kolesterol, dan mengatur gula darah. Harvard School of Public Health juga pernah menegaskan bahwa serat mampu mengurangi risiko sakit jantung, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Salah satu efek menarik dari serat adalah memperlambat pencernaan yang membuat kamu merasa kenyang lebih lama, yang artinya bagus bagi kamu yang ingin mengurangi kalori dan mengurangi berat badan.



    2. Brokoli membantu melawan penyakit yang terkait obesitas

    Kalau mendengar kata Vitamin C mungkin kamu langsung membayangkan buah jeruk sebagai sumber Vitamin C yang optimal, namun tahukah kamu bila brokoli pun merupakan sumber vitamin C yang bahkan lebih tinggi dari jeruk! Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan mata, Vitamin C juga dapat melawan penyakit vaskular. Dalam tubuh orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, ditemukan banyak protein negatif bernama ET-1 yang meningkatkan risiko penyakit vaskular. Selain olahraga teratur, salah satu cara untuk mengurangi ET-1 dari tubuh adalah mengonsumsi makanan yang kaya akan Vitamin C. 



    3. Brokoli mempercepat proses pemulihan

    Masih berkaitan dengan Vitamin C yang terdapat pada brokoli, nutrisi tersebut bermanfaat untuk memperbaiki jaringan di tubuh kita. Berdasarkan riset University of Maryland Medical Center, Vitamin C membantu memulihkan luka dan menjaga kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, Vitamin C pun mendorong produksi kolagen yang bermanfaat bagi kecantikan. 





    4. Brokoli membantu melawan kanker

    Brokoli termasuk makanan pelawan kanker yang bisa kamu temukan dengan mudah di mana saja. Dalam sebuah riset, brokoli dan keluarganya yang termasuk kale, Brussels sprouts, kembang kol, dan kubis disebut mampu menurunkan risiko kanker sistem pencernaan dan kanker paru-paru. Ditambah dengan kaya serat dan Vitamin C, brokoli menjadi salah satu sayur yang ampuh untuk melawan kanker.  



    5. Brokoli melawan peradangan dalam tubuh

    Peradangan dalam tubuh manusia adalah bagian dari respons kekebalan tubuh. Ketika ada sesuatu yang salah dalam tubuh, reaksi biologis tubuh adalah peradangan dengan gejala seperti nyeri, kemerahan, pembengkakan, dan rasa panas pada bagian tubuh yang terserang penyakit. Meskipun alami, namun bila dibiarkan begitu saja, peradangan justru dapat memperlambat proses penyembuhan. Peradangan akut dapat menyerap energi Anda dan berujung pada penyakit kornis seperti arthritis. Pada praktiknya, semua sayuran mampu melawan peradangan, namun kandungan fitonutrien dan flavonoid yang ditemukan dalam brokoli membuatnya lebih ampuh. 



    6. Brokoli adalah diet detoks alami

    Diet detoks menjadi salah satu diet paling populer saat ini, namun jika kamu mencari bahan makanan yang mampu menghilangkan senyawa yang tidak diinginkan pada tubuhmu secara natural, brokoli adalah jawabannya. Beberapa fitonutrien yang terkandung dalam brokoli meliputi glucoraphanin, gluconasturtiin, dan glucobrassicin yang mampu mendetoksifikasi polutan dan meningkatkan kesehatan secara umum. Sebuah riset di tahun 2014 menunjukkan bahwa konsumsi brokoli dapat meningkatkan detoksifikasi untuk melawan polutan yang terkandung dalam udara yang kita hirup. 


    Setelah kamu mengetahui manfaatnya, kini kamu mungkin bertanya bagaimana mengolah broccoli rice. Well, ada banyak cara untuk mengolahnya setelah dipotong kecil-kecil menyerupai beras. Kamu bisa memasaknya dengan cara ditumis, digoreng, dikukus, atau dipanggang sebagai tambahan kaserol. Kamu pun bisa mencari hashtag #broccolirice di Instagram untuk inspirasi yang lebih banyak. Want to try?


    (Image: dok. Instagram @nuttybrainyt)