Love & Sex

Yakin Sudah Tahu Soal Orgasme? Baca Dulu 11 Fakta Ini!

  by: Hana A. Devarianti       20/7/2018
  • Masih merasa kalau orgasme wanita adalah hal yang misterius? Well, worry no more. Di sini, Cosmo akan membeberkan berbagai hal penting yang perlu kamu ketahui soal "titik puncak" ini.


    Kamu pun boleh merasa lega karena, tak seperti dulu, kini sudah banyak penelitian tentang orgasme dan seksualitas wanita. Yes darling, ini bukan lagi jadi hal yang tabu.




    So, simak artikel ini, perdalam pengetahuan kamu, dan jadilah yang paling ahli! Karena, semakin kamu memahami tentang orgasme wanita, akan semakin spektakuler pula sesi panas kamu dan si dia. Dan, tentu saja seks yang terasa dahsyat adalah hal yang penting buat kamu! Nah, berikut adalah 11 fakta yang harus kamu ketahui tentang orgasme wanita.


    1. Tidak lebih dari 20% wanita dapat merasakan orgasme cukup dengan vaginal penetration

    Menurut penelitian terbesar tentang orgasme yang dipublikasikan pada Journal of Sex & Marital Therapy tahun 2017, hanya 18% wanita yang mengatakan kalau mereka bisa mencapai puncak lewat penetrasi ke Miss Cheerful. Hal ini menunjukkan peran penting klitoris dalam hal kenikmatan seks bagi wanita, yang mana membawa kita ke poin selanjutnya bahwa...


    2. Lebih dari sepertiga wanita membutuhkan stimulasi pada klitoris untuk mencapai orgasme.

    Berdasarkan studi besar tentang orgasme, 36,6% responden mengatakan kalau stimulasi klitoris diperlukan untuk merasakan orgasme. Kalau menurut Cosmo sih angka tersebut sebenarnya lebih besar, mengingat kalau struktur dari klitoris dan syaraf sensitif yang ada di bagian tersebut dapat memberikan kenikmatan maksimal buat kamu.


    3. Namun, stimulasi pada klitoris dan Miss Cheerful sulit terpisahkan...

    Sebab, menurut Rosara Torrisi, certified sex therapist di Long Island Institue of Sex Therapy, klitoris dapat dirangsang secara tak langsung lewat penetrasi pada Miss Cheerful. Ini karena klitoris bukan hanya titik kecil pada Miss Cheerful, tapi seluruh struktur yang memiliki efek ke tubuh. Diperkirakan kalau klitoris internal inilah yang jadi G-spot wanita (yang katanya sulit dipahami).

    Baca juga: 13 Fakta Soal Titik Orgasme Wanita Alias Klitoris!


    4. Foreplay bukan cuma soal "membangun" suasana, sebagian besar wanita benar-benar membutuhkannya.

    Pada studi yang sama soal orgasme, sebagian besar wanita mengatakan, "Menyempatkan untuk membangun gairah" adalah sesuatu yang bisa meningkatkan orgasme. Torrisi menuturkan, "Bagi kebanyakan orang, seks adalah soal intimasi, dan foreplay menjadi satu cara untuk mendapatkan intimasi tersebut." Rasanya kalau sudah diberi saran oleh sex therapist , kamu (dan si dia) sudah tak punya alasan lagi untuk menolak foreplay.


    5. Setiap orgasme dapat terasa berbeda.

    Tak usah khawatir kalau orgasme yang kamu alami terasa berbeda dari yang sebelumnya. Torrisi mengatakan, "Setiap orgasme memiliki intensitas yang berbeda sesuai dengan sensasi, situasi, excitement, dan kemungkinan akan rasa takut serta halangan yang terjadi pada saat itu." Jadi, hal seperti lingkungan, apa yang terjadi dalam hidup kamu, dan bagaimana suasana hati kamu di hari tersebut bisa menjadi faktor yang memengaruhi "tingkat" orgasme. Sehingga, terkadang bukanlah salah kamu atau si dia kalau orgasme tak terasa dahsyat.


    6. Dan, ya, wanita bisa mengalami orgasme berkali-kali.



    Namun, itu bukan berarti kalau kamu akan mengalaminya tiap kali. Di satu sisi, tak berarti pula kalau hal ini mustahil untuk dicapai. Situs OMGYes.com punya panduan yang sangat detail (baca: NSFW) soal cara mempersiapkan tubuh kamu supaya bisa merasakan orgasme berkali-kali. Kalau memang kamu tertarik untuk mencobanya... *wink*

    Baca juga: 10 Hal Ini Bisa Bikin Miss Cheerful "Basah"

    7. Beberapa wanita merasakan orgasme yang lebih hebat ketika mensturasi

    Seks saat menstruasi memang terkesan tak mungkin, tapi sebenarnya hal ini bisa dilakukan dan menurut pendapat beberapa wanita, efek orgasme justru lebih terasa ketika sedang datang bulan. Wow...


    8. Refractory periods tak hanya terjadi pada pria dan Mr. Happy-nya.

    Bagi kamu yang belum pernah mendengar istilah refractory periods, ini adalah fase pemulihan setelah orgasme di mana secara fisiologis akan sulit bagi seseorang untuk mengalami orgasme tambahan. Refractory periods umumnya terjadi pada pria, tapi menurut International Society for Sexual Medicine, hal yang serupa bisa terjadi pula pada wanita. Bukanlah hal yang abnormal kalau kamu jadi sangat sensitif setelah orgasme. Sehingga, sentuhan fisik apapun terasa terlampau berlebihan.


    9. Pada beberapa wanita, orgasme terasa sakit.

    Bahkan, fenomena ini memiliki nama lho, yaitu dysorgasmia. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal (mulai dari penyakit endometriosis hingga trauma), dan biasanya membutuhkan bantuan dari pelvic pain specialist ntuk mengatasi masalah ini. Satu hal yang perlu diketahui adalah bukanlah hal yang lumrah apabila orgasme terasa menyakitkan. Artinya, kamu tak perlu mengalami hal ini sepanjang hidup kamu. Jika memang mengalami masalah ini, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter ginekolog.

    Baca juga: Pertanyaan Seks Paling Sering Ditanyakan: TERJAWAB!


    10. Wanita bisa mengalami orgasme saat tidur!

    Yup, mimpi basah tak hanya terjadi pada si dia. Kamu pun bisa mengalaminya! Semua orang bisa bermimpi soal adegan panas, dan ini berarti semua orang bisa mengalami orgasme saat tidur. So, kalau di dalam mimpi kamu mengalami orgasme, kemungkinannya adalah kamu memang benar-benar mengalami hal itu.


    11. Ya, ada yang namanya "nipplegasm"

    Setiap orang memiliki level sensitivitas yang berbeda pada puting payudaranya. Akan tetapi, bagi beberapa wanita, puting mereka sangat sensitif sehingga mereka bisa merasakan orgasme hanya dengan stimulasi pada bagian itu saja. Sebuah studi yang diterbitkan di Sexual and Relationship Therapy yang mengukur respon otak terhadap berbagai rangsangan menemukan, sejumlah wanita mengalami orgasme cukup lewat rangsangan pada putingnya saja. Ehm, tak ada salahnya kok kalau penasaran ingin mencoba trik yang satu ini di ranjang nanti malam.


    (Artikel disadur dari: cosmopolitan.com/uk. Alih bahasa: Hana Devarianti. Image: Erik Reis©123RF.com. Perubahan telah dilakukan oleh editor)