Lifestyle

Galeri dan Pameran Seni Paling Instagramable di Jakarta

  by: Hana A. Devarianti       27/7/2018
  • Jakarta bukan cuma punya puluhan mall, darling. Kota metropolitan yang satu ini juga punya berbagai galeri dan pameran seni yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa galeri bahkan rutin mengadakan pameran tematik setiap tahun, bahkan bulan. Sehingga, tiap kali kamu berkunjung ke sana kamu akan menemukan karya baru, baik itu karya dari seniman nasional maupun internasional. Karya yang ditampilkan pun tak selamanya lukisan, beberapa juga memiliki koleksi karya seni patung atau instalasi yang interaktif.




    Nilai plusnya lagi, galeri dan pameran seni ini sangat instagramable. Jadi, kamu bisa menyempatkan pula untuk foto-foto selama berkunjung. Tentu saja dengan syarat kamu harus mematuhi aturan galeri dan pameran ya.


    Penasaran galeri dan pameran seni mana saja yang menarik untuk dikunjungi? Berikut adalah galeri dan pameran seni instagramable di Jakarta.


    Galeri Nasional

    Galeri yang terletak di depan stasiun Gambir ini dicetuskan oleh Prof. Dr. Fuad Hasan yang kala itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan mulai dibuka pada tahun 1987 galeri dibuka dengan nama Gedung Pameran Seni Rupa Depdikbud.



    Gedung yang menjadi rumah bagi galeri ini sendiri mempunyai sejarah panjang. Sebelum resmi menjadi Galeri Nasional atau yang lebih dikenal sebagai Galnas, gedung yang telah berdiri sejak tahun 1817 ini adalah sebuah Indische Woonhuis yang didirikan oleh G.C. Van Rijk dengan gaya bangunan khas kolonial Belanda. Pada tahun 1990 gedung ini sempat menjadi bagian dari Gedung Pendidikan yang didirikan oleh Yayasan Kristen Carpentier Alting Stitching (CAS). Lalu, pada era 1960an menjadi markas Komando Kesatuan Pemuda dan Pelajar Indonesia atau KAPPI yang berdemonstrasi menuntut pembubaran Partai Komunis Indonesia. Malah, pernah pula jadi markas Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat untuk Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta, lho.

    Kini, setelah menjadi Galnas, gedung ini menjadi tempat bernaungnya karya-karya seni rupa mulai dari lukisan, sketsa, grafis, patung, keramik, fotografi, seni kriya, dan seni instalasi. Koleksi karyanya pun beragam, mulai dari karya seni aliran realis yang klasik hingga aliran abstrak yang bernuansa modern. Galnas juga memiliki koleksi dari seniman ternama nasional, mulai dari karya sang maestro Raden Saleh dan Basuki Abdullah, hingga seniman internasional, seperti Wassily Kandinsky, Hans Hartung, Victor Vasarely, Sonia Delaunay, Pierre Soulages, and Zao Wou Ki. Tak hanya menghelat pameran, galeri ini juga melakukan preservasi (konservasi dan restorasi) karya, juga rutin mengadakan seminar, festival, dan lomba untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan apresiasi masyarakat terhadap seni rupa. Oh ya, untuk datang ke seluruh pameran yang diadakan di galeri ini kamu tidak dipungut biaya alias gratis!




    Alamat:

    Jl. Medan Merdeka Timur No. 14
    Jakarta Pusat 10110 - Indonesia

    Jam buka:

    Pameran tetap: Selasa–Minggu, pukul 09.00–16.00 WIB

    Pameran temporer: setiap hari, pukul 10.00–19.00 WIB (kecuali hari libur nasional dan menyesuaikan dengan jadwal dan periode masing-masing pameran)


    Museum Macan

    Well, kalau museum seni yang satu ini sepertinya kamu sudah tak asing lagi. Setahun terakhir Museum Macan sudah ramai dibicarakan di media sosial. Terlebih sejak berhasil membuka pameran karya seniman ternama Jepang, Yayoi Kusama untuk pertama kalinya di Indonesia.



    Nama Museum Macan sendiri adalah singkatan dari The Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara dan sesuai dengan namanya, museum ini berfokus pada karya seni modern dan kontemporer Indonesia juga mancanegara. Koleksi karya seni yang ada di sini telah dikumpulkan sejak 25 tahun yang lalu, dan masih terus bertambah hingga kini. Koleksi tersebut ada yang milik pribadi dari pendiri museum dan ada punya yang dipinjamkan secara jangka panjang pada galeri. Kamu bisa menemukan karya seniman lintas era di museum ini, mulai dari Raden Saleh, Srihadi Soedarsono, I Nyoman Masriadi, Robert Rauschenberg, hingga Jean-Michel Basquiat.



    Untuk mengunjungi museum, kamu perlu membeli tiket masuk. Harganya beragam, tergantung dari pameran yang diadakan. Museum Macan juga menawarkan fasilitas member yang memiliki berbagai benefit buat kamu yang memang tak ingin ketinggalakn menikmati karya seni.

    Alamat:

    AKR Tower Level MM
    Jalan Panjang No. 5 Kebon Jeruk
    Jakarta Barat

    Jam buka:

    Setiap hari pukul 10.00–20.00


    Art:1 Museum

    Galeri yang satu ini sebelumnya dikenal sebagai Mon Decor. Mon Decor sendiri telah berdiri sejak tahun 1983 dan telah menjadi salah satu galeri ternama di Indonesia. Galeri ini telah mendapat berbagai penghargaan bergengsi, salah satunya adalah Favorite Art Gallery di Amica Indonesia Award dan Purwakalagra Museum Award untuk Fasilitas Terbaik.





    Pada 2011, Mon Decor memutuskan untuk membuka museum ruang seni dan institut seni untuk mendukung infrastruktur seni di Indonesia, serta menampung koleksi seni yang telah dikumpulkan sejak tahun 1983. Karya yang ada di Art:1 Museum mencangkup karya dari seniman master hingga karya seniman modern juga seniman kontemporer, mulai dari lukis, patung, dan instalasi. Tak hanya dari Indonesia saja lho tapi juga dari mancanegara. Tak hanya pameran, Art:1 Museum berkomitmen untuk menyelenggarakan program pendidikan semi-formal yang mencakup seminar seni, diskusi, lokakarya, dan apresiasi seni.

    Untuk mengunjungi galeri ini kamu dikenakan biaya sebesar Rp75.000,-, atau Rp50.000,- bagi pelajar. Tersedia pula tour guide galeri dengan harga Rp150.000,- untuk grup sebanyak delapan orang.



    Alamat:

    Jl. Rajawali Selatan Raya No 3
    Jakarta Pusat

    Jam buka:

    Selasa–Jumat, pukul 10.00–18.00

    Minggu, pukul 10.00–14.00


    Galeri Salihara

    Galeri Salihara adalah bagian dari Komunitas Salihara, pusat seni multidisiplin swasta pertama di Indonesia. Komunitas Salihara sendiri dibentuk oleh sejumlah sastrawan, seniman, jurnalis, dan peminat seni. Sejak berdirinya Komunitas Salihara telah menampilkan berbagai macam acara seni dan pemikiran berkelas dari Indonesia dan mancanegara.



    Dalam Galeri Salihara kamu bisa menemukan karya-karya seni rupa yang lebih baru, sesuai dengan pemograman dari Komunitas Salihara yang lebih memprioritaskan kesenian-kesenian baru. Hal ini membuat setiap pameran yang diadakan di galeri terasa lebih berani, malah eksperimental. Tentu saja memberikan pengalaman berbeda buat kamu untuk menikmati karya seni. Hal yang tak kalah menarik adalah pameran-pameran di Galeri Salihara terbuka akan kolaborasi multidisipliner. Tak menutup kemungkinan kalau pameran yang ditampilkan tak hanya berasal dari buah karya seniman tetapi juga peneliti dan berbagai institusi kesenian dan masyarakat seni



    Program seni dari Komunitas Salihara tak hanya pameran yang diadakan di Galeri Salihara saja. Di sini kamu juga bisa menikmati program seni lain seperti pertunjukkan teater, musik, dan tari. Komunitas Salihara juga rutin mengadakan diskusi, ceramah, kelas, dan musyarawah buku. Beberapa program ada yang tidak dipungut biaya, adapun yang dipungut biaya dengan harga yang beragam mulai dari Rp50.000,- hingga Rp150.000,- untuk pertunjukkan dan Rp150.000,- hingga Rp2.500.000,- untuk mengikuti kelas.
    Alamat:

    Jl. Salihara No. 16

    Pasar Minggu

    Jakarta Selatan


    Jam buka:
    Selasa–Minggu, 11.00–20.00 (Senin dan hari libur nasional tutup)


    Art Jakarta

    Kalau bicara soal  seni yang paling Instagramable dan hits di Jakarta, pilihan Cosmo jatuh pada Art Jakarta. Acara seni terkemuka yang tahun ini telah berusia 10 tahun ini telah menghadirkan event yang kaya akan teman budaya, kreasi, dan lifestyle.



    Tahun ini Art Jakarta akan merayakan satu dekade perjalanannya. Jadi bisa ditebak kalau kamu akan menemukan pameran seni berkelas dunia kalau berkungjung ke sana. Lewat teman Celebrating the First Decade of ART JAKARTA, salah satu highlight yang tak boleh dilewatkan adalah 10 for 10, yaitu 10 instalsi dengan konsep museum show. Seniman yang turut serta dalam program ini tentu saja seniman terkemuka, yakni Kemal Ezedine, Yani Mariani, Agus Suwage, Syagini Ratnawulan, Bagus Pandega, Hahan, Chinati Juhansyah, Eddie Sutanto, Heri Dono, dan Tere. Di Art Jakarta tahun ini kamu juga dapat menyaksikan special performace dari flying balloons puppet seta melihat program menarik lainnya, seperti Japan Art Now, Art Gram, Creative Art Class by Ganara Art Space, dan masih banyak lagi.



    Tak ketinggalan pula, kamu yang memang kolektor seni juga bisa membeli karya seni berkualitas di Art Jakarta. Kamu yang tak berminat membeli? No worries, kamu masih bisa menikmati lebih dari 1.000 karya lebih dari 300 seniman dan 51 galeri.

    Art Jakarta 2018 diadakan di Grand Ballroom, The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Jakarta.

    Jadwal pameran:

    Jumat, 3 Agustus 2018 pukul 12.00–20.00

    Sabtu, 4 Agustus 2018 pukul 10.00–22.00

    Minggu, 5 Agustus 2018 pukul 10.00–21.00

    HTM: Rp50.000,-

    (Image: DOK.Cosmo)