Lifestyle

We The Fest 2018, Konser Musik Favorit Generasi Muda

  by: Alvin Yoga       26/7/2018
  • Akhir pekan lalu, selama tiga hari berturut-turut, konser musik We The Fest 2018 hadirkan sederet penyanyi dan band terkenal - tak hanya dari Indonesia, namun juga dari mancanegara. Konser yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran Jakarta tersebut sukses dihadiri oleh puluhan ribu pengunjung yang didominasi oleh generasi milenial dan Z. Festival musik yang berlangsung pada 20 hingga 22 Juli 2018 ini merupakan kali kelima bagi Ismaya Live dalam menggelar We The Fest.





    Tak hanya demi menonton deretan artis ternama, para pengunjung juga datang untuk memamerkan tampilan terbaik mereka: busana penuh warna dengan balutan gaya summer fling yang ceria. Meski tidak tercantum "dress code" dalam undangan, namun para pengunjung sepertinya sudah hafal padu padan "wajib" yang sebaiknya dipakai. Tampilan riasan seperti eye shadow berwarna cerah, glitter di area mata dan pipi, serta lipstik berwarna cerah menjadi hal yang biasa selama acara ini berlangsung. Tak cuma itu, atasan crop top, summer dress, atau hawaiian shirt juga banyak ditemukan di area konser. Meriah!


    Hingar Bingar Konser


    Di hari pertama, Cosmo menikmati tampilan sederet artis, mulai dari GAC, Maliq & d'Essentials, Petra Sihombing, Nonaria, Laze, Moon Bootz, hingga James Bay. Seperti yang sudah bisa ditebak, panggung WTF Stage ramai dipadati pengunjung ketika James Bay akan tampil. Sang penyanyi asal Inggris tersebut pun muncul dengan kaus hitam dan luaran kemeja batik berlengan pendek yang cerah. Untuk penampilan perdananya di Indonesia, James Bay menampilkan lagu-lagu populernya, mulai dari album pertamanya Chaos and the Calm yang dirilis tiga tahun lalu, hingga single-single terbarunya seperti Pink Lemonade serta Wild Love.



    Hari kedua konser pun tak kalah seru, dengan adanya penampilan dari Afgan, Isyana dan Rendy, The Sam Willows, Andien, Eric Nam, Honne, Lorde, serta Odesza. Meski tampil di panggung indoor, Andien tetap berhasil tampil dengan energik, dan sukses membuat para penonton bergoyang bersama serta bernostalgia menyanyikan lagu-lagu bersamanya. Tak cuma itu, Andien juga menampilkan video musik perdananya, Warna-Warna di acara tersebut.



    Setelah penampilan dari Andien, tahun ini Eric Nam terpilih menjadi satu-satunya musisi asal Korea Selatan yang tampil dalam acara tersebut - dan menjadi musisi asal Korea Selatan kedua yang pernah tampil di panggung We The Fest setelah CL sempat tampil pada 2016 lalu. Tentu saja, penampilannya tak kalah "membius" dari artis-artis lainnya, terlihat dari ramainya jumlah pengunjung yang menonton aksi dan tariannya di atas panggung. 





    Menjelang larut, panggung musik Honne terlihat mulai dipadati oleh penonton. Ini merupakan kali kedua duo asal Inggris tersebut datang ke Indonesia, dan terlihat semakin meriah terutama karena album barunya, Love Me / Love Me Not, akan segera rilis bulan depan. Honne pun tampil dengan menyanyikan single-single terbarunya, mulai dari Day 1 hingga Location Unknown, serta lagu-lagu dari album debutnya seperti Warm On A Cold Night yang sukses memancing seruan dari para penonton.



    Setelah penampilan dari Honne, the queen of pop Lorde kemudian muncul untuk "memanaskan" panggung We The Fest. Ini merupakan kali pertama penyanyi asal New Zealand tersebut datang ke Indonesia. Tampil dengan balutan serba merah muda yang ceria, Lorde tak cuma sekadar menyanyikan lagu-lagunya di atas panggung, namun juga menampilkan tarian dan aksi teatrikal yang sukses mengundang jeritan penonton. Bisa dikatakan penampilannya kali ini jauh lebih dewasa dan matang dibandingkan penampilan-penampilannya terdahulu ketika debut. Selama satu setengah jam, Lorde pun menghibur para pengunjung dengan lagu-lagunya, mulai dari Royals, sampai Homemade Dynamite.



    Di hari terakhir We The Fest 2018, sederet artis ternama mulai dari Teza Sumendra, Rayssa Dynta, Dipha Barus, Miguel serta Sza, terlihat sukses menghibur para penonton. Kejutan pun menghampiri lokasi konser, ketika Presiden Indonesia Joko Widodo terlihat hadir menonton aksi White Shoes & The Couples Company serta KimoKal di hari ketiga penyelenggaraan konser musik tersebut.


    Kampanye Baru We The Fest

    Nah, selain penampilan musik, ada yang menarik dari ajang musik We The Fest tahun ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini We The Fest mengadakan kampanye cinta lingkungan bertajuk We The Change, yang mengajak para pengunjung berpartisipasi dalam menjaga lingkungan melalui program daur ulang plastik menjadi pakaian. Kampanye Bottle2Fashion ini dilakukan bersama dengan H&M dan Danone, dan bertujuan mengedukasi para pengunjung untuk lebih menjaga lingkungan. Sayang, kampanye tersebut tidak didukung dengan pengurangan jumlah plastik selama acara tersebut berlangsung - yang tentu saja akan lebih efektif.


    The Summary

    Secara keseluruhan, dengan berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di dalam area konser, serta penampilan dari deretan artis-artis ternama yang fun, konser musik We The Fest 2018 bisa dikatakan sukses menghibur para pengunjung. Kamu tak sempat datang untuk konser tahun ini? Tak masalah. Tunggu We The Fest tahun depan dengan inovasi-inovasi terbaru serta deretan line up yang pastinya tak kalah seru. See you next year!

    (Alvin Yoga / AK / Image: Dok We The Fest)