Lifestyle

Novel dan Buku tentang Body Positivity Wajib Baca Juli 2019

  by: Givania Diwiya Citta       11/7/2019
  • Bulan Juli yang diisi oleh aksi body positivity di dunia patut kita rayakan, girls! Salah satu caranya adalah dengan membaca buku yang bertema body positivity, seperti Just Eat It yang memberi bahasan pemahaman segar tentang tubuh kita, The Art of Tattoo yang membuat kita mengerti arti apresiasi diri, hingga How to Be a Hepburn in a Kardashian World yang menyentuh self-acceptance. Lalu di bulan Juli ini, simak juga kehadiran novel lokal yang layak diantisipasi, mulai dari karya penulis muda Ade Aprilia, hingga novel ke-11 penulis maestro Andrea Hirata. Happy reading!


    Just Eat It oleh Laura Thomas




    Revolusi pola pikir terhadap tubuh dikemas Laura Thomas secara vivid dan personal. Ia mengekspos cara berpikir terhadap seni bersantap dan memasukkan berbagai nutrisi baik pada tubuh secara game-changing. Bahkan rasanya seperti tak hanya berbincang dengan seorang ahli kesehatan, tapi buku ini memicu cara diri untuk mencintai tubuh yang dihuni. (Kinokuniya, harga: Rp254.000,-.)


    The Art of Tattoo oleh Lola Mars


    Dalam buku kedua Lola sang pencinta tato, buku fotografi ini mengekspos sederet koleksi tato paling intricate namun sekaligus subtil yang menjadi bagian dari tubuh-tubuh warga dunia. Dengan berbagai showcase terhadap warna dan kharisma dari setiap foto hiasan tubuh ini, menguatkan suara tentang tato yang berfungsi sebagai karya seni, hingga mampu membuat sang pemilik tubuh mengapresiasi keindahan fisik masing-masing. (Kinokuniya, harga: Rp223.000,-.)


    How to Be a Hepburn in a Kardashian World oleh Jordan Christy


    Edisi yang baru saja direvisi penuh ini menyoroti gaya hidup tentang pendekatan mencintai diri sendiri lewat versi paling confident seorang individu. Yaitu dengan memahami elemen-elemen gaya hidup yang versatile, di mana karakter berkualitas dalam diri dipercaya memancarkan personal style yang membuat seseorang otentik, dan tentunya, lekang oleh waktu. (Kinokuniya, harga: Rp345.000,-.)




    You and Me and Never Us oleh Ade Aprilia


    Dengan latar belakang cerita yang diisi pertemanan lima individu berkarakter unik di sebuah industri kreatif media fashion online, kehidupan tentang kaum urban dan dinamika romansa menjadi focal point novel ini. Injeksi sorotan terhadap konflik kultur dalam negeri juga menjadi twist, seperti saat tokoh utama Mika menjalin hubungan dengan suami perempuan lain, sementara ia terang-terangan menentang gagasan poligami. (Gramedia, harga: Rp95.000,-.)


    Orang-orang Biasa oleh Andrea Hirata


    Kaum marjinal menjadi sorotan penulis best-seller dalam karyanya yang ke-11 ini. Karena untuk pertama kalinya, Andrea mengeksplorasi cerita yang berfokus pada genre kriminal (namun humoris!), yang melibatkan para individu dalam lingkaran kejahatan dan penegak hukum saat menghadapi sebuah love-hate-relationship yang tak diduga terpupuk. (Kinokuniya, harga Rp89.000,-.)


    (Givania Diwiya / FT / Image: Goodreads.com / Layout: S. Dewantara / Artikel ini dimuat pada Cosmopolitan Indonesia edisi Juni 2019 dengan judul "Cosmo Reads")