Love & Sex

Cara Putus dari Pacar dengan Tegas dan Dewasa

  by: Kezia Calesta       15/7/2019
  • Putus hubungan bukanlah sesuatu yang mudah dilalui kedua pihak. Seperti lirik lagu The Script, “when a heart breaks, they don’t break even”, seseorang pasti akan merasa lebih patah hati, dan orang tersebut biasanya merupakan pihak yang “diputusin”. Girls, jika kamu mau memutuskan hubungan dengan sang pasangan, setidaknya lakukan secara jelas dan matang. Don’t be nasty, but get to the point! Expert relationship coach Gary Amers membagikan nasihat untuk memutuskan hubungan dengan pacar secara tegas dan dewasa.


    1. Berikan kejelasan

    Biasanya, putus hubungan diakibatkan jika pasangan kamu sudah tidak memiliki kecocokan dalam segi pandangan, nilai, minat, kebutuhan, atau gairah. Sebelum kamu memutuskan untuk mengakhiri hubungan, renungkan hal-hal yang membuat kamu ingin putus. Apapun alasannya, sampaikan kepada sang pasangan dengan jujur namun ingat untuk menjaga perasaannya - hindari nada tinggi atau kata-kata kasar agar tidak berujung ke pertengkaran.




    Believe itu or not, Brigham Young University di Utah melakukan sebuah riset dan menyelidiki cara terbaik untuk mengakhiri sebuah hubungan. Profesor linguistik Alan Manning dan Nicole Amare dari University of South Alabama menemukan bahwa saat orang menerima berita buruk, mayoritas besar memilih untuk mendengarnya secara langsung tanpa basa-basi. Namun, perkataan “saya ingin mengakhiri hubungan ini” dapat menjadi terlalu mengagetkan. Selipkan dulu kalimat “we need to talk” agar pasanganmu tahu bahwa ada berita penting yang menyusul.


    2. Bulatkan tekad

    Memutuskan hubungan akan menjadi jauh lebih sulit bila kamu terus memikirkan momen-momen bahagia bersamanya. Bila kamu sedang berusaha mengumpulkan tekad untuk putus, don’t think about the happy memories. Fokuslah kepada 5 momen negatif dalam hubungan kamu, dan ingat-ingat emosi yang kamu rasakan di waktu tersebut. Apakah ia seringkali membuatmu merasa sedih, marah, malu, atau kecewa? Do you want to go through those feelings again?




    3. Be kind, but strict

    Memutuskan hubungan dapat menyakitkan hati kedua pihak - tidak hanya perasaan si dia, tetapi juga bisa menyakiti perasaan kamu. Maka dari itu, bukalah perasaanmu dan bicaralah dari lubuk hati. Hargai perasaan si dia, namun jagalah jarak saat berbicara dengannya. Be strict with boundaries, karena jika kamu masih memegang tangannya dengan penuh kasih sayang dan tidak menunjukkan kepastian bahwa kamu sudah tidak ingin bersamanya, ia akan mendapat mixed signals dan merasa bingung karena kamu masih ingin berdekatan dengannya.


    4. Nantikan masa depan yang lebih baik

    Pikirkan segala hal yang bisa kamu lakukan nanti saat kamu menjadi wanita single! Selain bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman dan keluarga, kamu juga bisa lebih fokus kepada karier, menikmati waktu sendiri dan berkenalan dengan orang-orang baru yang memberikan dampak positif. It’s time to live your best life!


    (Kezia Calesta / Source: Cosmopolitan UK / Image: doc. unsplash.com)