Fashion

Rihanna Menggunakan Mannequin Bertubuh Realistis untuk Fenty

  by: Shamira Priyanka Natanagara       17/7/2019
  • Ketika Rihanna meluncurkan koleksi perdana Fenty di sebuah gerai pop-up di New York, perhatian banyak orang langsung tertuju kepada rangkaian pakaiannya, dan juga pilihan maneken yang ada. Patung yang digunakan untuk memamerkan baju ini tidak berbentuk langsing dengan pinggang yang kecil seperti yang digunakan kebanyakan toko lain. Maneken yang Rihanna gunakan terlihat lebih realistis.

    Sebuah foto dari acara tersebut diunggah oleh akun @TeamOfRihanna menjadi topik pembahasan di Twitter setelah para fans memperhatikan 'tubuh' maneken yang memiliki pinggul, payudara penuh, dan perut yang menonjol.

    "Wow maneken ini memiliki tubuh seperti saya," ujar seorang pengguna Twitter. Beberapa pengguna Twitter lainnya pun memiliki reaksi yang tidak jauh berbeda, merasa mereka telah diwakili oleh Fenty.





    "Visi Rihanna untuk Fenty adalah untuk memperingati semua tipe kewanitaan," kata merek fesyen tersebut kepada BAZAAR.com. "Peluncuran [koleksi] Release 6-19 menjelajahi sisi lain dari pakaian wanita, yang menghargai seluruh warna, bentuk, curves, dan gaya. Kami ingin menggambarkan [merek high-end] yang inklusif dengan menunjukkan beragam ukuran tubuh maneken yang merepresentasikan kenyataan."

    Ukuran makenen Fenty bervariasi; beberapa tampaknya memiliki perut rata, sedangkan yang lainnya memiliki paha yang besar. Mungkin maneken ini tidak bisa dikategorikan sebagai ukuran "plus size", tapi dengan memiliki lekukan, banyak wanita bisa melihat tubuh mereka yang asli. Melihat Fenty mengambil langkah seperti ini penting karena banyak merek high-end masih memandang rendah ukuran tubuh rendah di pagelaran busana dan iklan.



    Inklusivitas adalah tema yang kerap digunakan oleh deretan merek Rihanna. Ia merilis Fenty Beauty dengan 40 warna foundation (sekarang 50!), sangat menguntungkan untuk orang-orang berkulit gelap yang seringkali mengalami kesulitan mencari warna foundation yang pas dengan kulit mereka. Rihanna juga merilis koleksi plus-size untuk brand pakaian dalam Savage x Fenty dan menampilkan model dengan ukuran tubuh yang beragam (termasuk dua wanita hamil) di pagelaran busananya.



    Ukuran yang ditawarka Fenty sungguh beragam, ukuran yang paling besar adalah French size 46 atau UK 18, tapi brand Rihanna bukan soal ukuran saja. "Kami memiliki model untuk mengukur pakaian, yang berukuran standar pabrik, kamu hanya mendapatkan sample dalam satu ukuran," kata Rihanna kepada E! News di peluncuran gerai pop-up. "Namun, saya ingin melihatnya pada tubuh saya, saya ingin melihatnya pada tubuh perempuan yang curvy dengan paha dan sedikit bokong dan pinggul."



    Penyanyi pop ini, yang sebelumnya berbagi cerita mengenai ukuran tubuhnya yang sering berubah-ubah, juga berterima kasih kepada tubuhnya yang membantunya selama proses desain. "Semua ini adalah hal-hal yang ingin saya pertimbangkan karena saya ingin perempuan merasa percaya diri saat memakai brand saya," katanya.

    Keragaman ukuran memiliki dampak yang sama terhadap konsumer yang melihat maneken dengan melihat model di runway dan pakaian yang asli. Racked melaporkan pada tahun 2017 bahwa maneken adalah "metode terkuat dalam 'silent selling'" dan sesuatu yang "tampak atau berbentuk seperti konsumer" yang dapat mempengaruhi penjualan.

    Seperti yang dilaporkan oleh The Guardian pada tahun 2015, ukuran rata-rata maneken memiliki pengukuran yang kurang realistis: tinggi sekitar 182cm, lingkar dada 86cm, lingkar pinggang 61cm, dan lingkar pinggul 86cm. Namun rata-rata ukuran wanita Amerika adalah tinggi sekitar 160cm dengan lingkar pinggang 96.5cm, menurut CDC. Fenty bukanlah satu-satunya merek yang memiliki maneken dengan tubuh realistis; J. C. Penny dan David's Bridal pun memiliki maneken yang sama, menurut Racked, serta Target dan Nordstrom sedang menambahkan maneken yang lebih bervariasi, menurut laporan The Wall Street Journal. Namun dengan Fenty, sebuah merek high-end yang satu perusahaan dengan Dior, Givenchy, dan Louis Vuitton, Rihanna akan mengubah standar pakaian high-end.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Images: )

    tags: rihanna, fenty