Celebrity

Dikritik, Meghan Markle Bisa Mencapai Titik Akhir Kesabaran

  by: Shamira Priyanka Natanagara       20/7/2019
  • Meghan Markle sedang melalui masa yang sulit. Walaupun sedang cuti hamil, para "pengamat kerajaan" alias fans keluarga kerajaan Inggris tetap mengkritik setiap penampilan publik Meghan dalam beberapa minggu terakhir—mulai dari celana jeans yang ia pakai di pertandingan Wimbledon, hingga pembaptisan pribadi yang ia adakan untuk putranya Archie. 

    Untuk kali ini, Meghan terlalu sibuk menjalani hidupnya untuk menghiraukan pegawai tennis anonim yang merasa perlu mengkritik pakaiannya, tapi reporter kerajaan Victoria Arbiter (putri dari mantan juru bicara pers Ratu Elizabeth II, Dickie Arbiter) mengatakan bahwa Meghan dapat segera mencapai titik puncaknya.





    "...Ada perasaan bahwa belum ada tindakan yang cukup untuk menjaga [Meghan]—pada satu titik, kamu akan bertanya-tanya jika akan ada titik puncak atau tidak," katanya pada Today. "Iya, ia tetap menjalani momen seperti biasanya tapi ini adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Kita harus membiarkan Meghan 'mekar' dan melakukan pekerjaannya di keluarga kerajaan dan mungkin menahan beberapa kritik."

    Victoria menjelaskan bahwa kemungkinan besar Meghan kesulitan untuk menanggapi kritik negatif secara langsung (seperti kebanyakan figur publik). "Sangat sulit ketika kamu berasal dari latar belakang selebriti di mana ada seorang publicist yang bisa membelamu atau mengatakan, 'tidak, laporan tersebut tidak benar.' Namun tentunya, anggota keluarga kerajaan mengikuti mantra sang ratu: never complain, never explain (jangan pernah mengeluh, jangan pernah menjelaskan). Kamu semacam harus duduk sementara media, media sosial, semua orang menjadi hakim dan juri."





    Belakangan ini Meghan memang memperlihatkan perasaannya secara lebih jelas ketika berbicara pada Pharell di premier The Lion King, memberi tanggapan "mereka tidak membuatnya mudah" ketika ia memuji hubungannya dengan Pangeran Harry.

    Semoga pernyataan ini akan membuat orang lebih sadar untuk menahan komentar negatif.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Images: Dok. Instagram)