Beauty

Apakah Facial Baik untuk Kulit? Apa Manfaatnya?

  by: Kissy Aprilia       25/7/2019
  • Ketika berbicara tentang aktivitas favorit di akhir pekan, melakukan facial adalah salah satu mayoritas jawaban para perempuan. Perawatan ini dipercaya dapat mengurangi masalah pada kulit, seperti; mengatasi jerawat, memperbaiki kelembapan, menyamarkan noda, atau mengurangi tampilan penuaan. Akan tetapi, ada pula yang mengeluhkan dampak buruk efek samping usai melakukan facial, seperti kulit kemerahan, iritasi, serta jerawat yang semakin buruk.


    Apakah sebenarnya facial baik untuk kulit?

    Sebelum memutuskan untuk pergi ke klinik kecantikan dan melakukan facial, kamu harus mengetahui lebih dulu jenis perawatan yang sesuai dengan kulit. Faktanya, Dr. Joel Cohen—profesor dermatologi asal Amerika Serikat—mengungkapkan bahwa masih banyak pasien yang salah dalam memahami hal ini, dan berakhir dengan efek samping berkelanjutan. 



    Cosmo juga menyarankanmu untuk selalu berkonsultasi dengan ahli ketika memilih perawatan facial, atau setidaknya menjadwalkan konsultasi tiap satu bulan sekali. Hal ini bukan sekadar untuk formalitas, lho! Ketahuilah bahwa kondisi kulitmu dapat berubah-ubah, bergantung pada cuaca, aktivitas, bahkan pola makan yang sedang dijalankan. Jadi, doktermu akan memberikan solusi dan rekomendasi terbaik sesuai dengan kebutuhan kulit.


    Jenis facial seperti apa yang baik untuk kulitku?

    Saat ini, industri kecantikan menawarkan sejumlah varian teknologi yang dapat kamu sesuaikan dengan jenis kulit. Jika memiliki jenis kulit normal dan tidak bermasalah, dokter akan menyarankan standart facial yang terdiri dari langkah deep cleansing, ekstraksi, pijatan ringan, masker atau peeling, lalu ditutup dengan penggunaan moisturizer. Perawatan ini bermanfaat untuk membuat tampilan kulitmu lebih baik lagi. 

    Jika perawatan facialmu adalah microdermabrasion, microneedling, atau tahapan yang semakin rumit, berarti kamu sudah memasuki perawatan anti-aging. Umumnya, perawatan ini menargetkan peningkatan kolagen di dalam kulit yang berfungsi mengurangi tampilan tanda penuaan, bahkan membantu memperbaiki tekstur kulit yang tidak sempurna. Tapi mengingat jenis facial ini bekerja lebih keras dibandingkan ‘standart facial’, maka tidak menutup kemungkinan kulitmu mengalami efek samping setelahnya.




    Kesimpulannya?

    Jika hanya membutuhkan perawatan facial ringan untuk melembapkan kulit, kamu dapat melakukannya di salon kecantikan, dengan catatan tetap berkredibiltas. Sedangkan jika kamu ingin menargetkan perawatan facial untuk menangani jerawat, tanda penuaan, noda hitam, atau masalah kulit yang lebih khusus, Cosmo menyarankanmu untuk berkunjung ke klinik kecantikan dan berkonsultasi lebih dulu ke ahli dermatologi.

    Well, girls.. meski facial hanya terdengar sebagai perawatan kulit basic, kamu harus tetap cerdas memilih dokter, mengetahui jenis perawatan, dan tentu saja menyesuaikan dengan budget!


    (Kissy Aprilia, image: senivpetro/Freepik)