Lifestyle

Wujud Cinta Anggun pada Indonesia setelah 30 Tahun Berkarier

  by: Givania Diwiya Citta       25/7/2019
  • Saat unggahan dari akun @anggun_cipta menampilkan gambar berfrase “Balada penyanyi yang masih belum move on dari #KonserAmal kemarin...” muncul dalam feed Instagram, Cosmo yakin pasti kamu – bahkan kita semua – bisa relate dalam merasa nostalgia dengan sang diva. Karena awal bulan ini, Anggun bersama P&G Indonesia sama-sama merayakan #GemilangDi30Tahun dalam sebuah wujud konser amal, di mana Anggun merayakan 30 tahun masa berkariernya di industri musik, sementara P&G Indonesia merayakan hari ulang tahun ke-30 perusahaan. Seperti yang kita tahu, kedua pihak memang telah berkolaborasi sejak lama, mengingat Anggun telah menjadi brand ambassador salah satu merek yang dinaungi P&G Indonesia, Pantene Indonesia, selama 11 tahun lamanya.





    Wujud perayaan pun dieksekusi melalui manifestasi sebuah konser musik oleh Anggun dan P&G Indonesia dalam tajuk “Satukan Nada Wujudkan Mimpi Anak Indonesia”. Tentunya yang menjadi istimewa adalah karena konser ini didedikasikan sebagai wujud amal dalam mendukung penyediaan fasilitas pendidikan untuk 100 sekolah di area terdampak bencana, seperti Palu, Donggala dan Lombok. Seluruh hasil dari penjualan tiket konser ini pun didonasikan penuh, dan berhasil mengumpulkan dana hingga 3 miliar rupiah! Lewat kerja sama dengan organisasi non-profit Save the Children Indonesia, inisiasi untuk menyediakan sarana pendidikan anak-anak pun dapat tersalurkan, terutama di daerah yang terdampak bencana besar kuarter akhir tahun lalu.



    Sebagai manifestasi cinta Anggun pada Indonesia pula, ia tak setengah-setengah dalam mengeksekusi konsernya! Dengan menggaet Jay Subyakto sebagai Creative & Art Director dan Inet Leimena sebagai Show & Stage Management, konser yang berlokasi di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, ini sukses memberi konsep panggung yang distingtif. Mulai dari panggung diagonal yang membuat penonton mampu menyaksikan performa Anggun secara multi perspektif, hingga setlist yang memuat 20 lagu Anggun sedari awal kariernya di tahun 1989 sampai terkini. 



    Mari kilas balik pada apa yang terjadi dalam sesi pertama, di mana Anggun membawakan mayoritas karya lagunya yang dirilis saat ia telah melanglangbuana di panggung musik internasional. Salah satunya tentu saja Snow on the Sahara yang sukses membuatnya go internasional secara perdana!





    Dalam konser ini juga ada penampilan kejutan dari Rossa yang berduet dengan Anggun. They definitely rock the stage! Tapi tak hanya Rossa, rapper Iwa K juga turut bergabung di panggung bersama Anggun, dan sukses membuat penonton bersorak sorai akan duet yang legendaris ini. 



    Di sesi kedua, Anggun menampilkan performa yang lebih toned-down, terutama dengan daftar lagu yang membuat semua penonton turut bernyanyi dalam nostalgia: Bayang-Bayang Ilusi dan Mimpi. Lalu di sesi ketiga, sensasi nostalgia semakin menguat berkat daftar track lagu yang menampilkan karya-karya awal Anggun, seperti Tua Tua Keladi yang membuat seluruh penonton bernyanyi dan berjingkrak bersama. The night was thrilling! 



    Rasanya istilah bahwa musik menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan semua orang, menjadi benar malam itu. Karena dengan musik, seluruh individu lintas profesi, industri, dan gaya, mampu bersatu menikmati kebersamaan, dalam satu tujuan sama untuk membuat perubahan yang lebih baik bagi sesama. Salute!


    (Givania Diwiya / Image: Instagram @anggun_cipta / Layout: Maya Putri)