Lifestyle

Destinasi Glamping yang Bisa Jadi Wishlist Liburan Kamu

  by: Givania Diwiya Citta       2/7/2020
    • Pandemi COVID-19 membuat aktivitas pariwisata dunia sempat terhenti.
    • Daftar destinasi glamping berikut ini bisa jadi wishlist liburan setelah pandemi.


    Ingin merasakan sensasi berkemah dan terekspos lebih dekat dengan alam, tapi tetap tak ingin kehilangan total vibe kontemporer dari modernitas keseharian? We gotchu! Cosmo mengurasi berbagai host camping – ups, maaf, glamping – di penjuru dunia yang mengelevasi aktivitas berkemah tipikal menjadi kian elegan dan thriving. Simpan daftar destinasi glamping ini untuk wishlist liburan kamu setelah pandemi!




    Glamping by the beach

    Habitas Tulum, Meksiko


    Dengan setting lokasi yang berada di antara hutan dan lautan Karibia, 32 tenda individual pun tersebar di destinasi pinggir pantai secluded kota resor Tulum. Seluruh kamar alias tenda glamping di sini merupakan hasil kolaborasi dari rancangan pengrajin lokal Tulum, dan didesain dengan fondasi ekologi menggunakan material lokal yang tampak seamless dengan lanskap rimba hutan. Seperti atap palapa sampai outdoor rain shower yang privat, seluruh tenda kamar terasa seperti rumah kerasan untuk pengunjung, layaknya hunian bagi masyarakat lokalnya.


    Dengan berbagai aktivitas yang berfokus pada wellness, glamping di sini akan terasa melebur dengan kultur lokal Tulum. Mulai dari bersantap family-style dengan hidangan Spanyol berinfusi Moorish dan bumbu dari Afrika Utara, sampai sesi rooftop yoga harian, menonton film di teras hutan, hingga berenang di kolam renang menghadap laut. 


    Glamping in the island

    Natra Bintan, Indonesia


    Untuk menikmati sensasi glamorous camping dalam scene eksotis, coba kunjungi Pulau Bintan di Kepulauan Riau yang tak perlu ditempuh jauh dari kota tempat tinggal. Ada 100 kemah bertema safari yang dirancang secara kontemporer tanpa perlu unplug total dari modernitas harian, seperti koneksi Wi-Fi hingga kamar mandi semi outdoor yang privat namun memanjakan.


    Jangan lewatkan juga untuk menikmati kehidupan pulau seperti melakukan wakeboarding, sea scooter, sampai cable ski di Crystal Lagoon (laguna air laut buatan manusia pertama dan terbesar di Asia Tenggara!), atau bersantai menghabiskan matahari terbenam di lounge bar bergaya alfresco. Saran Cosmo, bawa the squad untuk berkemah di sini, demi menikmati maksimal sesi barbecue dinner di bawah langit malam tropis yang khas. Now you got the camp and glam at once!


    Glamping by the hilltop

    Rosewood Luang Prabang, Laos


    Siapa bilang glamping tak bisa naik ke level luxury? Jika kamu ingin escape dengan cara ultra, coba temukan permata tersembunyi di puncak perbukitan Luang Prabang. Untuk menikmati Situs Warisan Dunia UNESCO yang menghadirkan atmosfer Laos abad ke-14 secara eagle-eyed, coba pilih glamping di tented suites yang bertengger tepat di puncak bukit.


    Dengan balkon yang berukuran ekstra luas, bathtub kayu dalam setting luar ruangan, sampai dekorasi tenda yang merefleksikan kultur Perancis-Indocina, bersiap untuk bertransportasi waktu menuju keanggunan dan keramahan Luang Prabang, tanpa meninggalkan teknologi cutting-edge yang ditawarkan di era ini. Jangan lewatkan juga untuk bersantap gastronomi Laos yang dihidangkan dari bahan-bahan lokal serta musiman yang otentik. Feel at home in the top of the world.


    Glamping in true safari

    Finch Hattons, Kenya


    Dengan panorama Gunung Kilimanjaro yang merentang di barat, serta bentangan Chyulu Hills di barat laut, glamping di sini akan jadi perpanjangan dari pengalaman bersafari yang otentik. Mengekspos keindahan yang jarang tersentuh di Tsavo West National Park, Finch Hattons Eco Tented Camp ini merupakan satu-satunya luxury camp yang berada di luasnya taman nasional sebesar 2 juta are ini. Jadi… bisa dibayangkan (dan dimaafkan!) kalau kamu merasa tak ada dunia lain yang exist selain keberadaan kamu yang glamping di sini.




    Selain menikmati berkemah di luxury tented suites yang merepresentasikan keindahan Old Africa, jangan lewatkan juga aktivitas safari yang ditawarkan. Dimulai dari sesi bush breakfast, mengunjungi Iltilal Maasai Village untuk mengenal kebudayaan komunitas lokal, menuju sanctuary badak, menaiki pesawat terbang sambil menikmati panorama wildlife yang bebas berkelana, hingga menutup hari sebagai bush sundowners. Glamping game on!


    Glamping in the desert

    Hud Hud Travels, Oman


    Jika berencana ke Oman, coba pilih Hud Hud Travels sebagai host untuk merasakan sensasi glamping di gurun pasir secara menyeluruh. Akomodasi berkemah dalam gaya kombinasi Afrika dan Arab akan jadi primadona aktivitas selama di sini, tak hanya dari sesi relaksasi di dalam tenda yang luks, tapi juga dari aktivitas sandboarding, bersantap di tenda Majlis sambil menikmati seleksi hidangan yang dimasak langsung oleh sang chef, hingga star gazing di langit malam yang berbintang.


    Jangan lewatkan juga itinerary seperti berjalan kaki di antara wadi atau sungai kering, lalu skinny dipping di sumber air secluded. Berpetualang dan terekspos oleh alam, such a fun and fearless glamping!


    Glamping by the bush

    Sal Salis Ningaloo Reef, Australia Barat


    Dikelilingi oleh semak belukar khas outback Australia serta lautan dari Ningaloo Coast, glamping di sini sinonim artinya dengan terkoneksi kembali dengan alam. Bagaimana tidak, dengan panorama sekaligus suara dari suaka yang ada di darat dan lautannya, serasa membuat kamu menapakkan kaki kembali ke bumi untuk relaksasi di tenda yang eco-luxe ini.


    Jangan lewatkan juga beraktivitas dalam wilderness Australia Barat seperti mengeksplorasi Cape Range National Park untuk menyusuri dan mendaki ngarai kuno Mandu Mandu Gorge (lalu lihat flora fauna khas Australia!), atau langsung menuju laut untuk kayak, stand up paddle boarding, hingga snorkeling bersama paus bungkuk yang bisa ditemui sedari Agustus hingga Oktober.


    Glamping in the farm

    Glamping Canonici di San Marco, Venesia


    Tak terkecuali di daratan Eropa, glamping juga bisa jadi salah satu alternatif oase yang mengawinkan antara alam dan kultur. Seperti pengalaman glamping di Venesia yang berlatar tak biasa dari pariwisata tipikalnya, yaitu perkebunan.


    Dengan lokasi countryside yang tenang dan dikelilingi oleh Venetian Lagoon serta River Brenta, tema agricamp jadi aktivitas utama yang bisa dijajal. Mulai dari berpiknik di bawah pohon tin yang berusia satu abad, menanam pohon sesuai nama tenda yang ditinggali, menikmati hidangan yang diracik dari bumbu serta bahan sustainable yang ditanam atau diternak dari hotel, sampai berelaksasi total saat berkemah di tenda yang merefleksikan dekorasi kemewahan kerajaan Romawi abad ke-17. It is home faraway from home.


    (Givania Diwiya / FT / Opening Image: Adrian Gaut for Habitas Tulum / Images: Dok. Habitas Tulum taken by Adrian Gaut; Dok. Natra Bintan; Dok. Rosewood Luang Prabang; Dok. Finch Hattons; Dok. Hud Hud Travels; Dok. Sal Salis Ningaloo Reef / Dok. Glamping Canonici di San Marco)