Celebrity

Dituduh Tahan Gaji Buruh, Ini Reaksi Kendall & Kylie Jenner

  by: Shamira Priyanka Natanagara       7/7/2020
    • Merek pakaian dan aksesori Kendall + Kylie membantah tuduhan bahwa mereka tidak membayar gaji buruh pabrik yang memproduksi produk mereka.
    • Laporan-laporan sebelumnya mengklaim Kendall Jenner dan Kylie Jenner tidak membayar para pekerja karena pandemi virus corona.
    • Beberapa laporan menyebut Global Brands Group sebagai pemilik merek tersebut.
    • Kendall + Kylie sekarang dimiliki oleh Canada Inc. dan tidak menghasilkan produk di Bangladesh, menurut sebuah pernyataan dari perwakilan Kylie Jenner.


    Merek pakaian dan aksesori Kendall + Kylie sering dibicarakan akhir-ahir ini karena menghadapi tuduhan dari blog seperti Diet Prada dan organisasi nirlaba seperti Remake, yang mengkritik Kendall dan Kylie Jenner karena diduga menahan gaji buruh pabrik di Bangladesh.

    Pada awalnya, Remake menyebut pemilik brand dan produsennya adalah Global Brands Group karena GBG dan Kendall + Kylie terhubung melalui sebuah logo di situs GBG. Remake juga menyatakan bahwa sebagai dampak dari pandemi dan perubahan produksi, "pabrik-pabrik menghadapi krisis likuiditas yang parah, dengan wanita yang membuat baju ditempatkan dalam situasi yang sangat rentan. Tidak lagi menerima gaji, meskipun sudah bekerja, para wanita ini berisiko kelaparan hingga meninggal."





    Mengingat Kendall dan Kylie adalah dua wanita terkaya di dunia, para kritik langsung mempertanyakan mengapa mereka diduga menahan gaji para karyawan. Namun sang kakak-adik, melalui akun Instagram merek mereka, menyangkal semua hal dalam sebuah pernyataan singkat. Ini yang ditulis tim Kendall + Kylie:



    Perwakilan Kylie mengatakan hal yang sama dalam email kepada Teen Vogue pada bulan Juni dan menambahkan, "Merek Kendall + Kylie kini dimiliki oleh Canada Inc. Merek ini tidak melakukan produksi di Bangladesh. Jadi [tuduhan tersebut] tidak akurat." Sang perwakilan juga mengatakan bahwa Remake "telah menghapus merek dari situs mereka dan sedang dalam proses menghapus postingan media sosial mereka."





    Namun, uhh, selama semua hal ini terjadi di bulan Juni, Remake mengunggah pernyataan menarik setelah perwakilan Kylie membantah semuanya. Remake mengklaim bahwa tim Kendall + Kylie telah mengancam tindakan hukum jika mereka tidak menghapus postingan mereka dan meminta maaf. Remake tetap menuntut merek pakaian tersebut untuk menyediakan bukti bahwa mereka membayar buruh pabrik pakaian selama pandemi. Jika tidak, Remake "tidak akan mundur."

    Tim Kendall + Kylie belum merilis pernyataan terhadap klaim terbaru Remake.




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. Instagram/KendallandKylie)