Lifestyle

Semua yang Perlu Kamu Tahu Soal Zodiak Ke-13, Ophiuchus

  by: Alvin Yoga       9/7/2020
    • Zodiak ke-13, Ophiuchus, pertama kali diperkenalkan oleh NASA pada tahun 2016 silam.
    • Ophiuchus melambangkan Asclepius, sang dewa penyembuh terkenal dalam kisah mitologi Yunani.


    Di tahun 2016 silam, internet dihebohkan dengan banyaknya berita yang mengabarkan laporan terbaru NASA yang menjelaskan bahwa selama ini telah ditemukan konstelasi ke-13 dan, kemungkinan, zodiak ke-13. Dan meskipun berita tersebut sudah muncul empat tahun lalu, berita mengenai zodiak Ophiuchus sendiri masih membuat banyak orang bertanya-tanya. So let’s talk about it.

    Hal pertama yang harus kamu ketahui adalah Ophiuchus telah lama menjadi bagian dari astronomi sejak dahulu kala, namun belum pernah menjadi bagian dari astrologi—konstelasi Ophiuchus telah menjadi bagian dari garis edar jalur Matahari di tata surya (yang disebut sebagai garis ekliptika), namun selama ini ia tidak masuk dalam astrologi. Menurut KBBI sendiri, garis ekliptika memang tampak pada 13 rasi bintang dan bukan 12.




    Asal mula zodiak sendiri mungkin berasal dari 2500 tahun yang lalu, ketika bangsa Babylonia membagi langit ke dalam 12 bagian berbeda yang kemudian disepakati menjadi 12 bulan dalam sistem kalender. Mereka mempelajari hubungan yang jelas antara penempatan konstelasi di langit dan juga pergerakan Matahari dan, dari sinilah, kedua belas zodiak lahir. Mereka juga mengenali konstelasi Ophiuchus, namun karena konstelasi ini tidak masuk secara rapi ke dalam 12 potongan yang sudah mereka buat, maka mereka memutuskan untuk mengeluarkannya dari zodiak.

    Namun, karena sumbu putar Bumi tak benar-benar stabil, hal ini berarti tak ada konstelasi yang terlihat sama persis di langit seperti ribuan tahun lalu. Fakta ini, ditambah dengan kehadiran semu dari konstelasi (yang tidak) baru, menunjukkan bahwa zodiak dan astrologi yang kita kenal serta ramalan cinta semuanya telah berubah.

    Meskipun Ophiuchus ~tanpa ragu~ merupakan konstelasi yang sudah lama diobservasi (berada di barat laut dari tengah Milky Way, kalau-kalau kamu penasaran), pertanyaannya adalah: Apakah konstelasi ini memiliki kemungkinan untuk benar-benar menjadi anggota baru zodiak? Well, para astronom tidak akan memberi komentar soal hal ini karena astrologi bukan bagian dari ilmu sains, sedangkan para ahli astrologi tidak akan mau menganggap bahwa zodiak kita telah berubah. Namun, kalau kamu penasaran, berikut ini adalah semua fakta dan informasi yang bisa kamu ketahui mengenai konstelasi Ophiuchus.


    Diasosiasikan dengan Asclepius, sang Dewa Penyembuh dalam mitologi Yunani

    Sebagai salah satu dari sederet konstelasi pertama yang ditemukan oleh Ptolemy pada abad ke-2, Ophiuchus diberi nama dari gabungan dua kata Yunani—ular raksasa dan bawa. Jadi, tidak mengejutkan jika wajah konstelasi ini kemudian adalah Asclepius, sang Dewa Penyembuh dalam mitologi kuno Yunani, yang membawa sebuah tongkat dengan seekor ular yang melingkar di bagian atasnya (yang juga dikenal dengan baik sebagai simbol dari World Health Organization).

    Ophiuchus melambangkan sebuah imej yang mungkin sudah bisa kamu tebak: Seorang pria bertubuh besar dan kuat yang memegang seekor ular raksasa—yang direpresentasikan oleh Serpens, ular yang dibunuh oleh Asclepius yang kemudian hidup kembali setelah seekor ular lainnya menaruh ramuan obat—yang juga menjadi konstelasi di sebelah Ophiuchus dan biasanya digambarkan melingkar di sekeliling pinggang Ophiuchus. Mungkin karena itulah Ophiuchus juga terkadang disebut sebagai Serpentarius.


    Para figur terkemuka dalam astrologi tidak percaya bahwa Ophiuchus mengubah segala tatanan yang kita kenal

    "Ada banyak sekali konstelasi di luar sana—88 jika kamu ingin tahu jumlah tepatnya—jadi saya tidak yakin apakah semua orang akan setuju bahwa tatanan tersebut harus diganti," ujar Susan Miller pada Elle di tahun 2011 silam. "Orang-orang di zaman dahulu pun sudah membahas apakah zodiak ke-13 harus diikutsertakan—mereka berdebat, mereka membuat studi empiris, dan pada akhirnya, mereka merasa hal tersebut tidak signifikan. Ingat, mereka adalah orang-orang yang menciptakan astrologi dan kita harus mengikuti warisan yang telah mereka berikan."

    AstroTwins juga menegaskan hal yang sama seperti yang dijelaskan NASA dalam laporan orisinalnya: Astronomi dan astrologi bukanlah hal yang sama. Ketika orang-orang setuju bahwa konstelasi telah berubah kedudukannya akibat perputaran Bumi dari tahun ke tahun, zodiak yang kita semua kenal didasarkan pada sistem "artifisial" Barat, yang menjelaskan mengapa tanggal zodiak tidak ikut berubah.

    Astrolog Rick Levine mengklarifikasi pada DailyHoroscope.com, "Ophiuchus tak ada hubungan apapun dengan astrologi. Ia bukanlah isu dalam dunia astrologi. Ini hanya berhubungan dengan kedudukan bintang—ini bukanlah zodiak, ini hanyalah konstelasi."


    Beberapa astrolog yang berpartisipasi dalam astrologi Timur—yang juga didasarkan pada konstelasi dan bukan zodiak, menurut mother nature—menyertakan Ophiuchus dalam tatanan mereka

    Para astrolog tersebut telah merilis tanggal-tanggal baru yang menyertakan 13 zodiak di dalamnya (menurut Marie Claire UK). Ophiuchus berlangsung selama 18 hari dan berada di antara Scorpio dan Sagittarius, dan setiap zodiak lainnya berubah sesuai dengan kedudukan bintang seperti yang sekarang terlihat dari Bumi:


    Capricorn: 20 Januari sampai 16 Februari

    Aquarius: 16 Februari sampai 11 Maret

    Pisces: 11 Maret sampai 18 April



    Aries: 18 April sampai 13 Mei

    Taurus: 13 Mei sampai 21 Juni

    Gemini: 21 Juni sampai 20 Juli

    Cancer: 20 Juli sampai 10 Agustus

    Leo: 10 Agustus sampai 16 September

    Virgo: 16 September sampai 30 Oktober

    Libra: 30 Oktober sampai 23 November

    Scorpio: 23 November sampai 29 November

    Ophiuchus: 29 November sampai 17 Desember

    Sagittarius: 17 Desember sampai 20 Januari


    Namun pada akhirnya, banyak astrolog memutuskan untuk tidak memasukkan konstelasi ke-13 ini

    Seperti yang ditulis oleh Astrologically, “Perlu dicatat bahwa bahkan dalam perhitungan astrologi Sidereal/Vedic, Ophiuchus masih dipandang secara skeptis dan mungkin dikeluarkan dari horoskop dan pembacaan natal chart."


    Namun jika kamu percaya bahwa kamu adalah Ophiuchus, berarti sekarang kamu adalah sang pemegang tongkat ular

    Menurut Zodiac Books, Ophiuchus dikenal memiliki sifat:

    House Ophiuchus merepresentasikan persatuan. Mereka yang memiliki zodiak Ophiuchus dikenal bersemangat, punya daya tarik tinggi, impulsif, cerdas, flamboyan, dan di sisi lain juga mudah iri, haus akan kekuasaan, serta temperamental. Dalam hatinya, mereka adalah para penyembuh yang berharap suatu hari nanti dapat menyembuhkan setiap sisi buruk zodiak—penyakit, wabah, kekerasan, kejahatan—dan membawa setiap orang menjadi lebih dekat dan bersahabat. Cool, huh?


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Alvin Yoga / Image: Dok. Cosmopolitan US)