Better You

8 Cara Merawat Vagina Saat Menstruasi

  by: Giovani Untari       13/7/2020
    • Selama masa menstruasi, kesehatan vagina kita jelas perlu mendapat perhatian lebih, girls!
    • Seperti apa cara yang tepat dalam merawat kesehatan vagina saat menstruasi? Yuk baca selengkapnya di sini!


    Pada saat menstruasi, tubuh akan mengeluarkan sejumlah darah kotor dalam rentan periode tertentu. Hal inilah yang membuat area vagina kita jelas membutuhkan perhatian ekstra. Sebab jika kita tidak merawatnya dengan benar, vagina pun dapat dengan mudah mengalami iritasi. Dan sebenarnya, merawat kesehatan vagina saat menstruasi tidaklah sesulit yang dibayangkan, girls

    Yuk simak 8 cara merawat kesehatan vagina saat menstruasi berikut ini:




    1. Pastikan Tangan dalam Keadaan Bersih Saat Menggunakan Pembalut dan Pantyliner



    Tangan yang bersih menjadi salah satu syarat penting dalam merawat kesehatan vagina. Terutama saat kamu akan menggunakan pembalut dan pantyliner. Pasalnya saat merekatkan pembalut pada underwear, kamu harus memastikannya telah menempel dengan sempurna, bukan? Lewat tangan yang bersih kamu telah membantu mencegah kuman dan bakteri dari tangan ikut menempel ke permukaan pembalut. Yang mana bakteri dan kuman tersebut dapat menjadi masalah baru bagi kesehatan organ kewanitaan seperti munculnya gatal atau infeksi. Jadi pastikan kamu telah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan dua produk tersebut.


    2. Ganti Pembalut dan Pantyliner Setiap 3-4 Jam Sekali

    Rules” ini untuk mencegah area kewanitaan dari kondisi lembap dan berpotensi menjadi tempat tumbuhnya jamur yang bisa menimbulkan infeksi serta gatal di Miss Cheerful. Ganti pembalut serta pantyliner kamu setiap 3-4 jam sekali, atau lakukan lebih sering apabila kamu merasa pembalut sudah terasa penuh. Rajin mengganti pembalut dan pantyliner juga mampu mencegah timbulnya bau tak sedap di area kewanitaan


    3. Hindari Produk Pembalut & Pantyliner yang Mengandung Wewanggian

    Produk pantyliner dan pembalut yang memiliki wewangian memang efektif untuk menekan bau tak sedap di area kewanitaan. Tetapi dengan adanya wewangian, itu artinya ada tambahan zat parfum yang digunakan di dalamnya. Bagi beberapa orang penambahan unsur parfum tersebut dapat menimbulkan masalah dermatitis seperti alergi. Belum lagi tambahan zat pewangi juga berpotensi menganggu keseimbangan pH dari vagina kamu.



    4. Pilih Panjang Pembalut yang Tepat

    Satu kesalahan yang ternyata seringkali dilakukan oleh para perempuan adalah salah dalam memilih ukuran panjang pembalut. Kesalahan ini akhirnya berakibat cukup fatal, di mana darah menstruasi bisa menembus ke underwear dan pakaian, apabila kamu tidak menggunakan ukuran yang tepat.

    Beberapa produk pembalut yang dijual saat ini telah menawarkan alternatif ukuran lebih panjang (yaitu 35 cm atau 42 cm), yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Semakin panjang pembalut yang kamu pilih, itu artinya area coverage dalam menyerap darah haid pun semakin panjang. Pembalut berukuran panjang ini bisa diandalkan untuk mencegah tembus terutama saat siklus menstruasi kamu sedang dalam fase heavy. Sebaliknya, pembalut dengan ukuran normal sekitar 23 cm bisa dipilih untuk menampung darah dalam jumlah yang reguler. Pemilihan panjang pembalut sebaiknya memang disesuaikan dengan flow darah menstruasi kamu. Cara ini akan membantu kamu dalam merawat kesehatan vagina saat menstruasi. 


    Baca juga: 7 Cara Merawat Kesehatan Vagina Setelah Aktivitas Seks




    5. Bilas Dengan Air Bersih Hangat

    Selain rutin mengganti pembalut, kamu juga bisa menjaga kesehatan vagina saat menstruasi dengan cara membilasnya menggunakan air bersih hangat. Cara ini akan membantu vagina lebih bersih dan setelahnya jangan lupa untuk mengeringkan organ kewanitaan kamu. Jika merasa dibutuhkan, kamu juga bisa menggunakan sabun pembersih kewanitaan yang lembut dan memiliki pH di angka 3,5-4,5. Angka pH ini penting untuk kita perhatikan saat memilih produk pembersih kewanitaan. Karena pembersih kewanitaan yang terlalu asam atau sebaliknya akan merusak ekosistem pertumbuhan bakteri baik di vagina.



    6. Keringkan dengan Tisu / Kain Lembut

    Setelah kamu selesai mencuci atau membersihkan vagina saat menstruasi, jangan lupakan untuk segera mengeringkannya kembali. Vagina yang lembap dan basah terutama saat periode menstruasi dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri dan jamur yang dapat mendatangkan masalah kesehatan baru di vagina. Ouuch! Pilih tisu atau kain lembut untuk mengeringkan area vaginamu. Setelahnya usap dengan gerakan perlahan agar tidak membuat vagina kamu teriritasi. 


    7. Minum Banyak Air Putih



    Air putih ternyata bisa membantu kamu dalam merawat vagina selama menstruasi. Kurangnya asupan air putih dapat membuat tubuh mengalami dehidrasi dan turut memicu kondisi dimana vagina menjadi kering. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya rasa tidak nyaman saat masa menstruasi So, pastikan kamu minum air putih yang cukup ya selama menstruasi. Atau kamu pun bisa mengganti cairan dalam tubuh menggunakan infused water atau air kelapa.


    8. Konsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang

    Ketika menstruasi tubuh dan hormon kita juga sudah bekerja keras. Itu mengapa penting untuk memilih asupan makanan yang sehat dan tepat pula saat menstruasi. Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang seperti daging ayam, ikan, sayuran hijau, kacang-kacangan, flaxseed oil, yogurt, tahu, kimchi dan tentu saja buah-buahan. Hindari makanan yang mengandung tinggi garam, gula, dan lemak yang berdampak buruk bagi vagina.


    Baca juga: 8 Makanan yang Ternyata Buruk Bagi Kesehatan Vagina


    (Giovani Untari / Images: Dok. Freepik.com, Tenor.com)