Beauty

7 Cara Mudah Merawat Kulit Pada Bagian Leher

  by: Shamira Priyanka Natanagara       13/7/2020
  • Skin first, makeup second, smile always. Apakah kamu pernah mendengar kutipan tersebut? Sepertinya kita semua bisa setuju bahwa banyak orang mulai memerhatikan kondisi kulit wajah mereka dan merawatnya dengan saksama—dan ini adalah hal yang baik, terutama karena kulit wajah adalah salah satu area yang paling terekspos terhadap agresor, seperti sinar UV, polusi, dan sinar biru. Namun perlu diingat bahwa sedikit di bawah wajah adalah leher, bagian tubuh yang sering terkena agresor. Oleh karena itu, jangan lupakan kulit pada bagian leher ketika melakukan rutinitas skincare. Inilah beberapa cara mudah yang patut diikuti untuk merawat kulit leher.


    Moisturize and hydrate

    Langkah pertama agar kulit leher terawat adalah menjaga kelembapan dan hidrasinya. Setiap malam sebelum tidur, oleskan krim khusus leher (neck cream) yang mampu membuat kulit leher tetap lembap dan mengurangi timbulnya kerutan. Kalau tidak punya neck cream, kamu bisa menggunakan krim wajah yang memiliki bahan-bahan moisturizing, seperti hyaluronic acid dan retinol.



    Cosmo recommends: Shiseido Vital Perfection Uplifting and Firming Cream




    Pastikan area leher bersih

    Saat menghapus makeup, pastikan kamu juga mengangkat makeup pada bagian leher! Tak ada salahnya untuk menggunakan makeup remover atau micellar water pada area tersebut, justru ini patut dibiasakan. I mean, kamu tidak ingin tidur dengan makeup dan kotoran yang masih melekat pada leher, kan? 


    Kurangi penggunaan parfum pada leher

    Leher memang merupakan area yang populer untuk menyemprotkan parfum, dan Cosmo paham kamu ingin dikenal sebagai orang yang selalu wangi (tentunya). Namun perlu diingat bahwa parfum mengandung alkohol, a.k.a bahan kandungan yang dapat membuat kulit kering. Terutama jika memiliki kulit sensitif dan kering, biasakan untuk menyemprotkan parfum pada pergelangan tangan agar kulit di bagian leher tidak iritasi.


    Perhatikan postur tubuh

    Siapa sangka, ternyata postur tubuh pun dapat memengaruhi kondisi kulit leher! Menurut Dr. Ellen Marmur, dermatolog yang berbasis di New York City, postur tubuh yang buruk dan kebiasaan menundukkan kepala bisa mempercepat tanda-tanda penuaan pada area leher. Yes, ini termasuk kebiasaan menundukkan kepala untuk melihat ponsel—oops! Coba kurangi kebiasaan ini dan saat melihat ponsel, ada baiknya untuk memastikan layar ponsel sejajar dengan mata.




    Don’t forget the SPF!

    Yup, it’s important! Kulit wajah bukanlah satu-satunya yang sering terpapar sinar matahari, so mulai sekarang coba biasakan untuk mengaplikasikan sunscreen pada area leher juga. Dr. Hadley King, dermatolog di New York City, mengatakan bahwa menggunakan sunscreen pada leher setiap hari adalah cara terbaik untuk menghindari penuaan kulit leher. Ia menganjurkan sunscreen dengan tingkat SPF30 atau lebih.


    Gunakan gua sha

    Belum familier dengan gua sha? Alat berbentuk pipih dan bertepi bundar yang terbut dari batu giok ini berasal dari Tiongkok, dan digunakan untuk mengendurkan otot, serta memperlancar peredaran darah. Biasanya gua sha digunakan pada rahang dan tulang pipi, tapi kamu pun bisa menggunakannya untuk merawat area leher. 

    Cosmo recommends: Indoganic Beauty Rose Quartz Gua Sha



    Perhatikan material perhiasan

    Tidak semua material perhiasan cocok dengan kulit masing-masing orang. Ada beberapa orang yang alergi terhadap beberapa jenis logam, sehingga mengalami gatal-gatal, peradangan, dan pembengkakan pada kulit jika bersentuhan dengan material tersebut secara langsung. Jadi mulai sekarang pastikan kamu cocok dengan bahan kalung yang kamu miliki agar kulit leher tetap terjaga.


    (Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Ba Tik from Pexels)