Lifestyle

23 Fakta Unik Mengenai Disney Princess yang Belum Kamu Tahu

  by: Alvin Yoga       17/7/2020
    • Ada beberapa fakta mengenai Disney Princess atau para Putri Disney yang mungkin belum kamu ketahui.
    • Disney dikenal memiliki cukup banyak aturan sebelum menetapkan tokoh animasinya menjadi daftar Disney Princess.


    Calling all Disney stans. Untuk kamu yang suka menonton film-film animasi Disney—terutama film animasi yang menampilkan Disney Princess—kamu pasti bisa menyebutkan berapa banyak dan siapa saja yang termasuk dalam daftar Disney Princess. Fact is, sejauh ini ada 12 putri yang termasuk dalam Disney Princess, dan yang cukup mengejutkan: Alice, Megara, Tinkerbell, Anna dan Elsa ternyata tidak masuk dalam daftar 12 putri tersebut. Ingin tahu fakta menarik lainnya? Simak artikel berikut.




    1. Karakter Tiana ternyata terinspirasi dari seorang chef ikonis.


    Seperti yang mungkin bisa kamu tebak, karakter Princess Tiana dalam The Princess and the Frog ternyata terinspirasi oleh karakter utama dari novel The Frog Princess dan juga putri dari kisah dongeng Grimm The Frog Prince.

    Namun tahukah kamu, bahwa karakternya juga ternyata terinspirasi dari Leah Chase, aka Queen of Creole Cuisine. Chase, yang meninggal pada Juni 2019 lalu, adalah seorang executive chef dan juga co-owner dari Restoran Dooky Chase yang legendaris. Selama Leah menjadi chef di restoran tersebut, ia pernah memasak untuk sederet selebritas dan orang penting, mulai dari Quincy Jones sampai mantan presiden Barack Obama. So, yeah, she's pretty impressive.


    2. Gaun Belle memiliki makna yang lebih dalam.


    Apakah kamu menyadari ada sesuatu yang berbeda dari Belle jika dibandingkan dengan warga lainnya yang tinggal di desa kecil Prancis yang chic tersebut? Di samping fakta bahwa Belle adalah satu-satunya penggemar buku di desanya (jelas sekali kita semua tahu dengan fakta ini), kalau kamu memperhatikan lebih saksama lagi, Belle adalah satu-satunya orang yang memakai pakaian dengan warna biru di desanya. Hal ini menyimbolkan bahwa ia adalah satu-satunya outsider atau orang luar di desa tersebut. Dan perhatikan baik-baik film tersebut: Beast juga menggunakan warna biru sama seperti Belle. Aw! Mereka berdua benar-benar berjodoh satu sama lain!


    3. Tinkerbell tidak berhasil menjadi princess.


    Kalau kamu berpikir, "Um, excuse me, Tinkerbell bukan seorang putri," maka kamu benar. Peri pemberani dari film Peter Pan tersebut tadinya memang direncanakan untuk masuk ke dalam lineup official princess, namun para eksekutif kemudian memutuskan bahwa ia tidak sesuai dengan kriteria. Alih-alih, mereka memilih Tinkerbell untuk meluncurkan franchise Disney Fairy di tahun 2005.


    4. Snow White adalah yang termuda dalam grup tersebut.


    Disney Princess memang terlihat seperti orang dewasa yang sedang mencari cinta sejati mereka, namun kalau kamu perhatikan baik-baik filmnya, sebenarnya mereka masih sangat remaja. Snow White adalah yang termuda dari grup tersebut, umurnya masih 14 tahun, sedangkan Jasmine masih berumur 15 tahun (which, excuse me?). Ariel, Mulan, Merida dan Aurora berumur 16 tahun (kamu tak mungkin lupa dengan adegan "Before the sun sets on her sixteenth birthday, she will prick her finger on the spindle of a spinning wheel, and fall into a sleep like death," yang diucapkan oleh Maleficent, kan? Kan?), Pocahontas baru saja menginjak 17 tahun, Rapunzel berumur 18 tahun, serta yang terakhir Cinderella dan Tiana menjadi yang tertua dengan umur 19 tahun. Tidak percaya? Well, silahkan tonton ulang film-film mereka.


    5. Rambut keriting Merida membutuhkan waktu yang lama dan pengerjaan animasi yang sangat serius.


    Kamu bahkan tak perlu menjadi penggemar film Brave untuk tahu bahwa rambut merah keriting milik Merida sangat gorgeous. Dan untuk mendapatkan model rambut sempurna seperti itu, dibutuhkan banyak usaha dan waktu. Menurut Wall Street Journal, Pixar bahkan harus menciptakan suatu program software baru, hanya supaya mereka bisa menciptakan rambut yang "terlihat lebih realistis dengan gerakan yang dilakukan sang karakter dan juga keadaan sekitarnya." Untuk satu ikal rambut Merida yang mengilap saja mereka harus menciptakannya dengan menggunakan "1500 gelombang yang digambar manual" sehingga gambarnya bisa terlihat sesempurna mungkin. Just. Wow!


    6. Mulan terpilih menjadi putri tidak seperti Disney Princess lainnya.


    Salah satu kriteria untuk bisa masuk menjadi Disney Princess adalah sang karakter harus terlahir sebagai seorang putri dari garis keluarga kerajaan, atau menikah dengan seorang pangeran sehingga berstatus sebagai putri. Lalu bagaimana dengan Mulan? Ia tidak terlahir dari garis keluarga kerajaan, dan ia tidak menikah dengan seorang pangeran. Mulan adalah satu-satunya nonroyal dalam kelompok tersebut. Lantas, apakah Mulan tetap menjadi salah satu Disney Princess? Ya. Apakah ia patut menjadi putri? Tentu saja! Itu adalah pertanyaan retorik. Mulan adalah SANG penyelamat kerajaan. Hal inilah yang membuat para eksekutif Disney kemudian menambahkan satu aturan tambahan penting: bahwa sang karakter boleh menjadi Disney Princess apabila ia telah "performed an act of heroism" atau melakukan suatu hal yang heroisme. Thumbs up for the Asian princess!


    7. Walt Disney sangat suka dengan Cinderella.


    Faktanya, Walt Disney pernah memberitahu Ilene Woods (sang pengisi suara Cinderella dalam kartun originalnya) bahwa Cinderella adalah favoritnya. Ilene berkata ia ingat Walt mengatakan sesuatu mengenai cerita Cinderella yang berhubungan dengan dirinya, dan menambahkan bahwa bagian animasi favoritnya adalah adegan transformasi ketika Cinderella berubah dari menggunakan gaun robek menjadi gaun dansa yang super-cantik. Apakah kamu setuju dengan Walt? 


    8. Belle terinspirasi dari beberapa perempuan terkenal.


    Adakah sesuatu dari dari diri Belle yang terlihat familier bagimu? Inspirasi dari karakter Belle ternyata berasal dari gambaran Katharine Hepburn terhadap karakter Jo March di film Little Women. Tampilan fisiknya, di sisi lain, terinspirasi dari Julie Andrews dalam film The Sound of Music dan juga Judy Garland di film The Wizard of Oz. Sekarang kamu bisa melihat persamaan karakter mereka, kan?


    9. Ughhh: para putri mendapatkan waktu bicara yang lebih sedikit dibandingkan dengan pemeran utama pria.


    Well, ini adalah salah satu hal TERBURUK: Menurut sebuah studi pada tahun 2016, meskipun Disney telah berusaha lebih keras untuk membuat para putri tersebut terlihat lebih kuat dan independen, mereka masih memberikan para putri porsi dialog yang lebih sedikit dibandingkan dengan karakter pria. Penelitian tersebut menemukan bahwa para putri berbicara 40% lebih sedikit dibandingkan dengan karakter pria utama mereka. Hal ini juga berlaku pada film Frozen, yang dialognya didominasi oleh karakter pria sebesar 59%. BRB, kami harus melepaskan kekesalan dulu!!!


    10. Pakaian Jasmine hampir saja memiliki warna lain.


    Ketika membayangkan sang Putri Jasmine dari film Aladdin, kamu mungkin langsung bisa membayangkan: Sang Putri mengenakan crop top berwarna biru laut muda dan juga celana harem pants berwarna sama. Right? Right. Namun tahukah kamu bahwa tadinya pakaian tersebut hampir saja diberikan warna merah muda alih-alih biru, karena studio berpikir bahwa warna pink akan membantu mereka menjual lebih banyak mainan dibandingkan warna biru. Untungnya, para sutradara memutuskan untuk tetap menggunakan warna biru muda tersebut. Yang tentu saja: Duuuhh! Good call, ppl! Tak semua hal yang berhubungan dengan perempuan harus berwarna merah muda, kan?


    11. Rambut Belle yang kurang rapi memiliki arti tersendiri.


    Disney Princes orisinal (Aurora, Snow White dan Cinderella) digambarkan dengan sangat sempurna: Mereka selalu tampil memesona, rapi dan elegan, dan tak ada satu rambut pun yang terselip keluar. Berbeda cerita dengan Belle, yang berlarian keliling desa dengan secuil poni rambut yang terus menerus jatuh di dekat matanya. Ternyata, poni yang terselip keluar tersebut memiliki makna tersendiri. Menurut penulis naskah Linda Woolverton, para putri orisinal sering dikritik karena mereka terlalu sempurna, jadi Disney berusaha membuat Belle sedikit lebih relatable dengan membuatnya, well, tidak terlalu sempurna. Dari sinilah poni rambut tersebut berasal.


    12. Para putri tak pernah terlihat memandang satu sama lain.


    Pernah melihat poster para Disney Princess disejajarkan satu sama lain? Oke, sekarang, apakah ada satu saja dari mereka yang melirik ke arah putri lain? Tentu tidak. Mereka terlihat seperti sekelompok royal friends yang tak pernah memandang satu sama lain. Alasannya? Di tahun 2006, New York Times melaporkan bahwa mereka tak pernah melirik satu sama lain karena, "Untuk memastikan apa yang disebut [Andy] Mooney sebagai 'mitologi' individu, inilah sebabnya para putri tak pernah melakukan eye contact satu sama lain ketika mereka tampil bersama. Masing-masing akan memandang ke arah yang sedikit berbeda seakan-akan mereka tak menyadari kehadiran satu sama lain." Dalam film-filmnya, mereka tak pernah disebutkan berhubungan satu sama lain secara gamblang, dan masing-masing memiliki mitologi dan legenda sendiri-sendiri, maka dari itu sebisa mungkin Disney berusaha untuk membuat mereka terlihat seakan-akan tak menyadari kehadiran satu sama lain. Cool-cool-cool.




    13. Ariel hampir saja menjadi blonde.


    Rambut Ariel yang khas dan menyala merah sangat mudah diingat (selain fakta bahwa ia memiliki ekor ikan, tentunya). Namun sebenarnya, ia hampir saja memiliki rambut berwarna blonde. Lalu, apa yang membuat warna rambutnya menjadi merah? Film Splash, yang menampilkan Daryl Hannah sebagai seorang putri duyung dengan rambut berwarna pirang, telah rilis beberapa tahun sebelumnya. Hal inilah yang membuat Disney memutuskan bahwa Ariel harus terlihat berbeda, jadi mereka mewarnai rambutnya dengan warna merah.

    Selain itu, ada juga alasan teknis: Lebih mudah dan lebih nyaman dilihat mata untuk menggunakan warna merah gelap dibandingkan warna kuning gelap ketika Ariel berada di daerah yang tertutup bayangan. Now you know.


    14. Tampilan Snow White terinspirasi dari dua perempuan penting.


    Snow White sang "fairest of 'em all" memiliki tampilan yang terinspirasi dari Mary Pickford, seorang bintang film terkenal yang pernah disebut-sebut sebagai "America's sweetheart." Betty Boop juga sempat menjadi inspirasi untuk karakter Snow White, yang menjelaskan sisi Snow White yang gemar tertawa dan malu-malu.


    15. Cerita Mulan diangkat dari legenda kuno Tiongkok.


    Kisah Mulan sang pemberani sebenarnya diangkat dari legenda kuno Tiongkok Hua Mulan yang juga badass. Ia adalah seorang prajurit perempuan yang secara diam-diam mengambil posisi ayahnya dalam perang karena ayahnya terlalu lemah untuk kembali berperang (ayahnya digambarkan memiliki penyakit dan memiliki kondisi tubuh yang lemah). Kisah tentang Mulan kemudian diabadikan dan diturunkan dari generasi ke generasi dalam puisi "The Ballad of Mulan". Can't. Be. More. Proud!


    16. Merida adalah satu-satunya putri yang tidak bernyanyi dalam filmnya.


    Masing-masing putri memiliki keunikan yang sesuai dengan personalitas dan karakter mereka, terutama Merida. Satu hal yang paling membedakan dirinya dengan putri lainnya: Ia adalah satu-satunya Disney Prinvess yang tidak bernyanyi dalam filmnya. Sadarkah kamu?


    17. Ukuran kaki Cinderella benar-benar kecil.


    Kamu ingat kan, tak ada satu orang pun yang kakinya muat dalam sepatu kaca Cinderella selain dirinya? Hal tersebut terjadi karena ukuran kakinya sangat kecil. Sebagai seseorang yang terlahir di Prancis, ukuran kaki Cinderella memang bisa terbilang cukup kecil. Ketika cerita tersebut dibuat, Cinderella dikabarkan memiliki ukuran kaki 35. Ow-kay.


    18. Tampilan Jasmine mengubah sketsa tampilan Aladdin


    Ketika masih menciptakan karakter Aladdin, sketsa awal yang dibuat menampilkan karakter Aladin jauh lebih muda dibandingkan dengan tampilannya kini. Namun begitu mereka membuat sketsa Jasmine, mereka langsung berpikir seperti, "Oh, tak akan ada yang percaya Jasmine yang cerdas akan jatuh cinta pada seseorang semuda DIA." Para animator pun mengubah tampilan Aladdin khusus untuk mempertahankan sketsa Jasmine.


    19. Gaun dansa Belle yang legendaris terinspirasi dari gaun terkenal lainnya.


    Gaun kuning Belle terlihat, hmm, bagaimana ya menggambarkannya...…sooo iconique!!!! Gaun cantik tersebut sebenarnya terinspirasi dari gaun Audrey Hepburn dalam Roman Holiday, yang terlihat seperti berwarna kuning dalam beberapa foto.


    20. Desain kostum Moana merupakan sebuah perjalanan dan pelajaran sejarah yang penting terhadap pulau-pulau di Laut Pasifik.


    Menurut visual development artist Neysa Bové, segenap penelitian terhadap sejarah dilakukan ketika desain Moana sedang dilakukan. "Dengan adanya Moana, kami melakukan banyak sekali studi dan penelitian dengan pulau-pulau Pasifik, termasuk material apa saja yang mereka gunakan untuk membuat pakaian mereka," jelas Bové. "Kami bahkan merunut sampai sejarah 2000 tahun lalu, jadi sebenarnya kami tak memiliki foto-foto referensi mengenai apa yang benar-benar mereka gunakan saat itu, namun kami mendapatkan beberapa referensi material dari Oceanic Trust." *the more you know*


    21. Inspirasi di balik film Rapunzel...is sooo sweet.


    Glen Keane, sang kreator Rapunzel, berkata bahwa ketika menulis naskah, ia banyak terinspirasi dari putrinya, Claire, yang sering melukis dinding dan langit-langit rumahnya. Ia menyebut Claire "sesosok bola kecil dengan energi kreatif yang sangat besar," dan berkata bahwa ketika anaknya tersebut masuk ke sekolah seni dan menjadi seorang pelukis, ia kemudian mempekerjakannya untuk menciptakan tampilan kamar Rapunzel yang penuh tulisan. I’m not crying, you’re crying.


    22. Putri Tiana secara tidak langsung "mengirim" beberapa anak ke rumah sakit.


    Tiana benar-benar membuat adegan mencium katak terlihat, um, sangat keren(?) sampai-sampai beberapa anak perempuan yang masih muda tak bisa menahan keinginan untuk ikut mencoba mencium katak. Di tahun 2010 silam, dilaporkan setidaknya ada 50 anak (kebanyakan adalah perempuan di bawah umur 10 tahun) yang kemudian harus dilarikan ke rumah sakit akibat salmonella ketika mereka berusaha untuk mencium seekor katak. Yikes. Saran Cosmo: Jangan. Coba. Coba.


    23. Sempat ada rencana untuk membuat sekuel Snow White.


    Snow White menjadi salah satu karakter paling sukses, dan sempat membuat Disney berpikir bahwa mereka harus membuat sekuel berikutnya. Mereka benar-benar berencana untuk membuat sekuel berjudul Snow White Returns. Seperti yang bisa kamu tebak, hal tersebut akhirnya tidak pernah terjadi.


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Disney / princess.disney.com / Outnow.ch / Layout: Dyah Puspasari)