Lifestyle

Yuk, Move On! Ini Daftar Buku untuk Kamu yang Patah Hati

  by: Givania Diwiya Citta       22/7/2020
    • Putus hubungan itu tidak pernah menyenangkan. Tapi setidaknya, daftar buku ini bisa membantu kamu menata kembali hati yang patah.
    • Buku-buku ini bisa dibaca sehari-hari, dan bisa mengajarkan kamu (atau mengingatkan kamu) untuk bisa bahagia lagi meski kini single.


    Putus hubungan itu menyakitkan. Tapi menata kembali hati setelah ia patah itu lebih menyakitkan. Mungkin dalam prosesnya, kamu melibatkan banyak es krim… wine… ataupun untuk alasan ‘self-care’ menonton banyak-banyak video di TikTok. Mungkin ini patah hati pertamamu, atau patah hatimu yang kesekian kali. Tapi dari pengalaman yang ada, perjalanan untuk memulihkan diri bisa menjadi perjalanan yang indah. Meski kita tahu, perjalanan yang kita lalui akan panjang, berat, dan banyak pilihan jalur yang menanti kia. Tapi untuk semua hal baiknya, semua itu sepadan.




    Cosmo berasumsi, kamu yang sudah klik dan membaca artikel ini sedang membutuhkan alat bantu untuk move on. Dan beruntung bagi kamu para penggemar literatur, buku selalu bisa menolong kamu melepas stres, kecemasan, bahkan memercik cara baru dalam berpikir. Begitu pula untuk mengatasi rasa duka kamu atas putusnya sebuah hubungan (apalagi dengan mantan pacar yang suck, ugh).


    FYI, ada beberapa buku dalam daftar ini yang akan serasa menampar kamu berkat pemberian tough-love. Ada pula yang akan membantu kamu mengevaluasi ulang seperti apa pandangan kamu terhadap cinta dan sebuah penerimaan. Ada juga buku yang akan membuat kamu tertawa dan terhibur, dan ada juga buku yang merangkum semuanya.


    Inilah 10 buku yang Cosmo pilihkan untuk kamu yang sedang patah hati. Yang jelas, semuanya akan mengajarkan kamu – atau setidaknya mengingatkan kamu lagi – bahwa kamu berharga dan berhak bahagia dengan diri sendiri.


    Phenomenal Woman oleh Maya Angelou


    Sajak dari Maya Angelou ini bisa mengingatkan kamu lagi tentang keindahan dan kekuatan kamu sebagai seorang perempuan. Kata-kata Maya bisa sangat mengangkat dan memberdayakan perasaan kamu, dan Cosmo akan merekomendasikannya ke semua perempuan apapun kondisi patah hati yang ia sedang rasakan. (Booksbeyond.co.id, harga: Rp290.700,-)


    Girl, Wash Your Face oleh Rachel Hollis


    Meski buku ini tak spesifik tentang kasus patah hati, tapi buku ini membuat kamu mengevaluasi kembali berbagai aspek dalam kehidupan personalmu – yang mungkin punya peranan dan keterlibatan dalam berakhirnya hubungan asmara kamu. Rachel mengemukakan banyak hal yang relevan dihadapi oleh para perempuan muda. Kamu pun bisa turut mendiskusikannya dan merekomendasikannya pada para the girls. (Periplus.com, harga: Rp340.000,-)


    It’s Not Okay oleh Andi Dorfman


    Meskipun kamu tidak mengikuti acara TV The Bachelor ataupun The Bachelorette, tapi buku yang ditulis oleh kontestan Bachelor ini bisa terasa relatable bagi berbagai macam orang yang sama-sama pernah merasa patah hati. Karena ia pun menuliskan ceritanya sendiri tentang bagaimana ia melewati proses membuka diri untuk sebuah hubungan namun berakhir hancur. Nasihat-nasihatnya di sini pun akan mengingatkan kamu tentang hal-hal baik lagi. (Opentrolley.co.id, harga: Rp300.000,-)


    Hujan Bulan Juni oleh Sapardi Djoko Damono


    Tak ada yang bisa melupakan karya ikonis mendiang sastrawan kebanggaan Indonesia ini. Novel Hujan Bulan Juni mengisahkan tentang semua upaya dan perjuangan seseorang untuk jalinan cinta, saat hubungan itu harus dilepaskan. Dengan semua sajak khas Sapardi, buku ini membawa kita mengarungi perjalanan kehidupan para karakter dalam buku hingga membuat kita ikut mempertanyakan, “Apa langkah kita selanjutnya?” sampai “Oke, saya juga harus move on.” (Gramedia.com, harga: Rp50.000,-)




    All About Love oleh Bell Hooks


    Buku ini berisikan banyak nasihat tentang cinta, seperi salah satunya nasihat klasik tentang kita akan menemukan cinta saat kita berhasil membuka diri sendiri. Tapi maksud intinya, buku ini akan mengajarkan kamu untuk fokus dan mengembangkan diri sendiri setelah melalui hubungan yang putus, daripada langsung lompat ke hubungan dan orang baru. Buku ini akan membantu menenangkan emosi kamu, dan mungkin membantu kamu menemukan hal yang benar-benar ingin kamu lakukan untuk hidupmu. (Periplus.com, harga: Rp220.000,-)


    Wild oleh Cheryl Strayed


    Kamu mungkin tak perlu mengikuti persis jejak sang penulis yang mengambil jalan hidup (dan menemukan jawaban hidup!!) untuk menyusuri Pacific Crest Trail. Tapi buku ini akan membantu kamu ingat bahwa kamu punya kontrol untuk hidup kamu yang berharga, bahkan untuk menerima takdir, dan menyadari betapa kuat seorang perempuan itu. Begitu juga tentang betapa kuatnya dirimu ini. (Booksbeyond.co.id, harga: Rp328.700,-) 


    The Book of Forbidden Feelings oleh Lala Bohang


    Buku ini tak hanya meliputi ekspresi perasaan Lala tentang cinta dan patah hati, melainkan untuk semua jenis pikiran personalnya yang selama ini ia pendam dan baru bisa bagikan. Buku ini mengingatkan kamu bahwa memang menyakitkan kalau kamu tak menjadi diri sendiri, dan bahwa inilah saatnya untuk lebih mencintai diri sendiri dan membahagiakan diri sendiri terlebih dahulu untuk bisa mencintai kehidupan dengan cara yang lebih baik lagi. (Gramedia.com, harga: Rp71.000,-)


    Playing with Matches oleh Hannah Orenstein


    Cerita dimulai dari hubungan sang protagonis dalam buku ini: Tampak sempurna di permukaan dengan banjirnya cinta dan perhatian, tapi nyatanya ada banyak masalah di baliknya yang, jujur saja, Cosmo sendiri tak akan mau menghadapinya. Buku ini mengungkapkan tentang pikiran kita yang cenderung tetap terjebak dalam rasa nyaman bahkan pada hubungan yang salah. (Periplus.com, harga: Rp272.000,-)


    The Missing Piece oleh Shel Silverstein


    Buku ini layak dibaca oleh semua hati yang patah, karena kamu akan diingatkan lagi tentang hubungan yang nyata itu adalah dimulai dari mencintai diri sendiri. Karena pasangan yang sejati akan hadir (dan pantas ada dalam hidupmu) saat keduanya sama-sama saling menghormati dan mencintai satu sama lain tanpa mengubah diri masing-masing. (Booksbeyond.co.id, harga: Rp348.650,-)


    When Things Fall Apart oleh Pema Chödrön


    Jika kamu mengalami kecemasan setelah putus hubungan dan menyalahkan diri terus-terusan atas kandasnya hubungan, maka buku ini mungkin bisa jadi pertolongan pertama kamu. Buku ini akan mengingatkan kamu untuk berbaik hati pada diri sendiri, dan membuat kamu tersadar bahwa kamu bisa dan harus melanjutkan hidup, bahkan mengembangkan diri sendiri jadi versi yang lebih baik, daripada terus ‘memukuli’ diri sendiri karena tidak bisa ‘sempurna’. (Opentrolley.co.id, harga: Rp312.000,-)


    (Artikel ini diadaptasi dari Cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa & Tambahan Teks: Givania Diwiya / Images: Dok. Goodreads.com / Layout: Shakurani / Carina Hsieh & Taylor Andrews)