Lifestyle

25 Serial Horor Terbaik yang Patut Kamu Tonton

  by: Shamira Priyanka Natanagara       27/7/2020
  • Jika rencanamu untuk minggu ini adalah memaksa diri untuk menyaksikan serial horor dan tidak beranjak dari tempat tidur, a) apakah kamu baik-baik saja? dan b) ada banyak hal yang bisa kita bahas. Lebih tepatnya, apa yang akan kamu tonton saat terjaga pada malam hari. Tanpa urutan tertentu, inilah 25 serial paling menyeramkan, penuh darah, disturbing, dan bisa menyebabkan mimpi buruk (it's true...) yang bisa kamu tonton ASAP. Plus, beberapa serial ini berdasarkan kisah nyata so... jika kamu ingin tidur, mungkin keinginan tersebut tak bisa dipenuhi malam ini.


    Are You Afraid of the Dark?




    Jawabannya: Yes, Cosmo takut akan kegelapan, dan juga takut akan acara ini meski target audiensnya adalah anak-anak. Namun serial Nickelodeon dari tahun '90-an ini telihat sungguh nyata. Kalau tidak salah ingat, ada satu episode tentang sepeda merah berhantu yang mencoba untuk membunuh orang. Bisa menjadi alasan untuk melewatkan rutinitas olahraga, TBH!


    True Detective


    Pernahkah kamu menonton serial televisi yang sangat mengerikan sampai kamu harus menontonnya pada siang hari? Kemudian kamu harus beralih ke serial komedi seperti Brooklyn Nine-Nine untuk menenangkan diri? True Detective adalah salah satu serial mengerikan itu. Sampai hari ini, Cosmo tidak bisa melihat sosok Matthew McConaughey tanpa membayangkan adegan-adegan menyeramkan dari serial tersebut.


    Penny Dreadful


    Penny Dreadful menampilkan vampir, mayat yang dihidupkan kembali, dan berbagai makhluk dari neraka—so kecuali kamu merasa hal-hal tersebut menyenangkan, serial ini benar-benar menakutkan. Mungkin kamu lebih memilih untuk menonton serial televisi di mana orang-orang tidak dibunuh dan kerasukan dalam setiap episode, tapi kalau sedang mencari tontonan yang membuat jantung berdebar, this is the right choice.


    Happy Valley


    Happy Valley adalah salah satu serial detektif dengan alur cerita paling bagus dan para pemerannya pun bertalenta. Dan serial ini juga merupakan serial detektif yang paling menakutkkan. Jangan biarkan latar tempatnya (desa di Inggris) atau tokoh penjahatnya yang, sejujurnya, super tampan (hi, James Norton) mengelabuimu: acara ini traumatizing... in a good way. 


    The Fall


    Serial detektif yang lebih menyeramkan dari Happy Valley adalah The Fall—mungkin karena bintang Fifty Shades of Grey Jamie Dornan berperan sebagai seorang pembunuh berantai. Namun Gillian Anderson mengucapkan dialog seperti ini membuat The Fall wajib ditonton: "Kami telah memilih untuk bekerja dalam kultur yang maskulin, paramiliter, patriarkal. Jangan biarkan itu mengalahkan kita." Clap, clap, clap!


    Buffy the Vampire Slayer


    Ya, efek khusus dalam Buffy mungkin tampak sediiiikit jadul di tahun 2020. Namun percayalah, itu tidak membuat serial ini kurang mengerikan. Cosmo sempat menyaksikan kembali satu episode di rumah, dan apa yang terjadi? Tidak bisa tidur karena terbayang-bayang dikejar sosok vampir yang ingin memakan manusia!


    Tales from the Crypt


    Tales from the Crypt memiliki nuansa yang sangat '90-an, tapi serial ini tetap menjadi serial antologi yang menyeramkan. Perlu bukti? Ini sedikit ringkasan sebuah episode untukmu: Seorang wanita diyakinkan bahwa orang-orangan sawah yang paling berhantu adalah kekasihnya dan lalu menjalin hubungan dengan orang-orangan sawah tersebut, mengungkapkan hal yang sangat, err, menggelisahkan. Yikes...  


    Castle Rock


    Tidak ada yang menciptakan kisah horor klasik seperti Stephen King, jadi Hulu memutuskan untuk membuat serial adaptasi Castle Rock untuk kamu yang butuh tontonan horor. Cosmo tak akan memberikan spoiler karena kamu patut menyaksikan serial ini, tapi serial ini berlatar tempat kota kecil dan ya, melibatkan pembunuhan dan anak kecil yang mengerikan.


    Mindhunter


    Oke, semua pembunuh berantai yang pikirannya sedang diburu? Mereka adalah orang-orang dari kehidupan nyata, beberapa bahkan sedang dipenjara karena menyiksa, membunuh, dan menyerang korban mereka. Pada dasarnya tidak mungkin untuk menyaksikan serial ini tanpa merasa takut semalaman.


    Scream


    Sejujurnya, tidak semua orang menganggap Scream yang diproduseri oleh MTV serial yang bagus, tapi dipenuhi jump scares dan ketegangan yang cukup untuk membuatmu deg-degan. I mean, Cosmo berteriak lebih dari satu kali selama menonton satu episode, so sesuai dengan judul serial ini, bukan?


    Bates Motel


    Freddie Highmore dan Vera Farmiga adalah pemeran Norman Bates dan ibunya, Norma, yang sempurna. Acara ini, sebuah prekuel kontemporer untuk film Psycho, lebih dari adegan mandi dari film tersebut yang ikonis (dan berusia 60 tahun, BTW). Jika ada yang lebih menyeramkan dari plot twist dan kejutan yang dihadirkan Bates Motel selama lima musim, itu adalah mengetahui apa yang akan terjadi pada sang ibu dan anak dalam film karya Alfred Hitchcock setelahnya.


    Stranger Things


    Para penggemar horor tahun '80-an tentu senang ketika Stranger Things mulai ditayangkan pada tahun 2016. Tiga musim kemudian (dan dengan yang keempat sedang OTW), Cosmo masih tidak bisa memilih mana yang lebih menyeramkan: Shadow Monster (yang tampaknya sudah tidak sabar di Upside Down), bagaimana Will (Noah Scnapp) tidak bisa istirahat sejenak, atau jika Erica (Priah Ferguson) akan 'menyerang' lebih banyak orang dengan mulutnya yang tajam.


    American Horror Story: Murder House


    Hingga kini, musim pertama American Horror Story adalah salah satu yang terbaik, setuju? Mungkin karena jump scares, kehadiran sang ratu Jessica Lange (sebagai Constance Langdon), atau keputusan Murder House untuk membuat salah satu dari pasangan kembar Harmon tetap hidup di akhir cerita. Musim kesembilan AHS (dan yang terbaru), berjudul 1984, terinspirasi oleh film slasher dari tahun '80-an. Seperti: Friday the 13th, A Nightmare of Elm Street, dan Halloween. Namun sebelum kamu sampai ke musim tersebut, coba tonton Murder House terlebih dahulu!




    The Haunting of Hill House


    Alias alasan kamu tidak bisa tidur nyenyak sejak Oktober 2018. Diadaptasi dari novel karya Shirley Jackson dengan judul yang sama, serial ini berkisah tentang sekelompok kakak-beradik yang besar di rumah yang nantinya akan menjadi rumah berhantu paling terkenal di Amerika Serikat. Elizabeth Reaser dan Michiel Huisman memerankan versi dewasa tokoh utama serial ini, yang akan membuatmu bertanya-tanya soal segala hal yang kamu ketahui tentang hantu/kegelapan/rumah kosong di area rumah yang selama ini menarik perhatianmu.


    The Walking Dead


    Serial pasca-apokaliptik ini, berdasarkan serial komik oleh Robert Kirkman dengan judul yang sama, akan selamanya menjadi standar genre horor zombie sejak perdana tayang pada 2010. Episode pertama The Walking Dead masih menjadi salah satu episode terbaik dalam sejarah televisi. Sejujurnya, dengan segala teror yang telah terjadi sepanjang serial ini, rasanya Cosmo kangen musim pertama The Walking Dead, ketika tidak ada yang tahu apa yang terjadi.


    Dark


    Serial Jerman ini telah dijuluki sebagai Stranger Things untuk orang dewasa, tapi kita semua tahu horor tidak memiliki persyaratan usia! Mengikuti hilangnya dua anak di kota kecil, empat keluarga menjadi pusat perhatian, beserta masa lalu mereka yang kelam, hubungan, dan ya, kehidupan ganda. Serial ini dibagi menjadi tiga latar waktu, yaitu 2019, 1986, dan 1953 (time travel, yay!), tapi sekarang bukanlah waktunya untuk bersenang hati. Ingat kejadian di Hawkins, Indiana dalam Stranger Things? Menjelajah waktu berbahaya!


    Channel Zero


    Mengumpulkan creepypasta (cerita horor yang telah beredar di internet) dari seluruh dunia, serial antologi persembahan Syfy ini telah menampilkan segalanya dari makhluk yang terbuat dari gigi hingga pintu bawah tanah tersembunyi yang mengungkapkan mimpi buruk setiap orang.


    Twin Peaks


    Ketika murid populer Laura Palmer (Sheryl Lee) ditemukan telanjang dan dibalut plastik di kota fiksi Twin Peaks, Washington, agen FBI Dale Cooper (Kyle MacLachlan) ditugaskan untuk mengupas misteri tersebut—tapi pada akhirnya menemukan dunia lain yang berisi orang-orang kacau dan hal-hal yang kebenarannya dipertanyakan. Kamu akan menemukan karakter Bob yang bisa menghantui mimpi selama berminggu-minggu—bahkan setelah menyaksikan serial ini sepuluh kali.


    Unsolved Mysteries


    Mungkin karena theme song-nya yang membuat bulu kuduk berdiri, atau mungkin karena setiap episode diambil dari kasus yang terjadi di kehidupan nyata, tapi secara keseluruhan serial ini sungguh mengerikan—kecuali jika kepala-kepala mengambang di dapur, UFO, hantu, atau pembunuhan brutal tidak menyeramkan sama sekali bagimu. Tonton untuk melihat pemeragaan kasus yang dramatis, serta nostalgia tahun '80-an dan '90-an.


    Hannibal


    Kalau kamu pernah menonton video klip "B*tch Better Have My Money" Rihanna, kamu tahu bahwa aktor Mads Mikkelsen tampil prima ketika darah dan horor terlibat (meski RiRi yang melakukan semua pembunuhan dalam video tersebut). Sebagai Hannibal Lecter, Mads langsung mencuri perhatian lewat perannya sebagai sang pembunuh berantai. Really, saat menyaksikan beberapa adegan kamu akan merinding saat ia membunuh, memasak, dan menyantap korban terbarunya. Dan hebatnya serial ini diizinkan tayang di NBC. Brilliant!


    The Twilight Zone


    Sebelum Black Mirror, ada The Twilight Zone, salah satu serial antologi yang tayang pada tahun 1950-an. Serial ini telah dibuat kembali tiga kali, salah satunya pada 2019 oleh sang jenius Jordan Peele. Meski acara ini menghadirkan berbagai genre, The Twilight Zone paling disukai ketika menampilkan horor dan permainan pikiran. Jika kamu hanya memiliki waktu untuk satu episode, "Nightmare at 20,000 Feet," dibintangi oleh William Shatner muda yang melihat makhluk gremlin pada sayap pesawatnya, patut mendapatkan seluruh perhatianmu. Makhluk tersebut mengerikan (bahkan dalam gambar hitam-putih), tapi yang lebih mengerikan adalah tak ada seorang pun di pesawat yang percaya akan klaim tokoh William.


    Black Mirror


    Selain episode yang paling dibicarakan, "San Junipero", Black Mirror telah menghadirkan sejumlah episode menyeramkan, di antaranya "White Bear" (seorang wanita menjadi sasaran hinaan publik setiap hari di "taman keadilan"), "Playtest" (seorang warga Amerika setuju untuk menguji gim augmented reality di sebuah lokasi misterius di Inggris), "Hated in the Nation" (melibatkan lebah robot), dan "Metalhead" (melibatkan anjing robot). Pada dasarnya, robot mengerikan.


    The X-Files


    Serial ini condong ke sci-fi daripada horor, tapi The X-Files masih memiliki cukup banyak momen horor yang menarik. Acara ini dibintangi oleh David Duchovny dan Gillian Anderson sebagai agen FBI Fox Mulder dan Dana Scully, yang bekerja super keras untuk mengupas tuntas kasus paranormal, yang seringkali melibatkan makhluk asing mengerikan. Sedikit ringkasan mengenai salah satu kasusnya: kakak-beradik Peacock yang menciptakan bayi dengan ibu mereka sendiri yang disimpan di bawah tempat tidur (season empat). Dan ada pula iblis yang naksir berat dengan Scully (season tujuh). 


    True Blood


    Vampire horror adalah genre yang cukup sulit untuk dikuasai, tapi True Blood membuatnya tampak mudah. Serius, deh: acara ini pada dasarnya adalah festival darah. Ketika orang-orang (manusia dan vampir) sedang tidak menjalin hubungan, berpesta pora, atau menghamili para peri, kota fiksi Bon Temps, Louisiana adalah tempat yang paling dibanjiri darah di planet ini. Ingat ketika Bill (Stephen Moyer) memakan semua darah Lilith dan mencair menjadi genangan darah (tapi akhirnya regenerasi)? Atau ketika Longshadow, sang bartender vampir, meninggal (akibat pasak Bill) dan memuntahkan dirinya ke Sookie (Anna Paquin)? Yikes, indeed.


    Alfred Hitchcock Presents


    Tak lama setelah film seperti Strangers On a Train, Dial M for Murder, dan Rear Window, pria yang dijuluki Master of Suspense ini menghadirkan hiburan ke layar televisi dengan serial antologi yang bermain-main dengan rasa takut dalam pikiran. Jika theme song atau sapaan "Good evening" dari Alfred Hitchcock membuatmu bergetar, congratulations, kamu sedang menyaksikan tontonan yang tepat.
     


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. SYFY / Channel Zero)