Celebrity

Doja Cat Mengaku Ia Dinyatakan Positif Virus Corona

  by: Shamira Priyanka Natanagara       27/7/2020
    • Doja Cat baru-baru ini mengakui bahwa ia dinyatakan positif virus corona.
    • Berita ini muncul beberapa bulan setelah ia meremehkan virus tersebut, menyebutnya "sebuah flu".


    Berita yang Cosmo dapatkan pada hari ini cukup ironis, karena Doja Cat mengungkapkan bahwa ia dinyatakan positif virus corona setelah meremehkan virus tersebut pada bulan Maret. Dalam sebuah wawancara bersama Capital XTRA, ia menjelaskan pengalamannya dengan penyakit tersebut.

    "Saya mengidap COVID," katanya. "Sejujurnya, saya tidak tahu bagaimana ini terjadi tapi saya rasa saya memesan sesuatu dari [jasa kurir] dan... saya tidak tahu bagaimana saya mengidapnya tapi saya mengidapnya." Sejak itu ia telah sembuh dan sekarang merasa "baik-baik saja" setelah mengalami "kepanikan empat hari akan gejala". Yikes.




    Cosmo lega mendengar kondisi Doja telah membaik mengingat keseriusan COVID-19. Semoga ia telah mengubah pemikirannya sejak awal tahun ketika ia mengadakan sesi Instagram Live untuk meremehkan virus tersebut. Ia yakin bahwa dirinya tidak "takut" akan hidup selama pandemi sebelum membuat sejumlah komentar serupa.

    "Saya akan mengidap corona dan lalu saya akan membeli [bir] Corona, karena saya tidak peduli tentang corona, b*tch," ia umumkan lewat Instagram pada saat itu. "Itu adalah flu! Kalian semua penakut... Kalian hanya perlu minum [obat flu dan pilek] dan minum air dan teh dan tidur. Itulah yang perlu dilakukan. Kalian sangat takut akan corona sehingga saya butuh [bir] Corona."



    Uh... anyway... Sepertinya kita perlu kembali mengingat bahwa virus corona bukanlah sesuatu yang patut diremehkan karena banyak orang telah meninggal akibat virus tersebut. Sayangnya, komentar-komentar Doja tidak terlalu mengagetkan bagi beberapa orang karena ia telah mengatakan sejumlah hal kontroversial sebelumnya.

    Pada awal tahun ini, mulai muncul rumor bahwa ia berpartisipasi dalam grup video chat rasis dan tak lama setelahnya, lagunya dari 2015, "Dindu Nuffin," kembali beredar di internet. Judul lagu tersebut adalah cercaan rasis yang populer di kalangan kelompok supremasi kulit putih (white supremacists). Ia telah membahas klaim tersebut, menulis, "Saya ingin mengatasi apa yang telah terjadi di Twitter. Saya telah menggunakan chat room publik untuk bersosialisasi sejak saya kecil. Saya seharusnya tidak berada di beberapa situs chat room tersebut, tapi secara pribadi saya tidak pernah terlibat dalam percakapan rasis manapun. Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersakiti."


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. Instagram/DojaCat)