Beauty

Alasan Kenapa Harus Memperhatikan Mikrobioma pada Wajah

  by: Redaksi       1/7/2021
  • Sama seperti organ tubuh yang lain, kulit manusia juga memiliki sekumpulan mikroorganisme tidak terlihat berisi bakteri dan fungi yang justru bagus untuk merawat kulit. Kumpulan mikroorganisme ini, disebut sebagai mikrobioma, bertindak layaknya sebuah perisai untuk melindungi kulit dari “penyerang” eksternal secara alami. Meski konsepnya terdengar sedikit menakutkan (siapa sangka kita kini diminta untuk merawat mikroorganisme dalam kulit?), namun jika mikrobioma ini dijaga keseimbangannya, kulit kita akan menjadi lebih sehat dan terawat, lho!




    Apa itu mikrobioma dan mengapa itu penting?

    Menurut Audrey Gueniche PharmD., Ph.D., Senior Clinical Expert, L’Oreal Research and Innovation, “Kesehatan kulit sangat dipengaruhi oleh mikrobioma yang seimbang, karena bisa membantu menjaga, mengatur, dan memperbaiki kulit. Mikrobioma kulit adalah komunitas mikroorganisme yang tidak terlihat, termasuk bakteri, yang ditemukan di permukaan kulit.”


    Pada dasarnya, kulit yang sehat atau ‘seimbang’ memiliki mikrobioma yang menyerupai sebuah hutan hujan: Semakin banyak strain mikroorganisme yang hidup di dalam kulit, semakin sehat kulit tersebut. Maka dari itu, mikrobioma bertanggung jawab untuk melindungi kulit kita dari patogen, mengendalikan imun lapisan kulit, menyerap nutrisi, dan merangsang skin barrier untuk bekerja.


    Apa yang dapat membuat mikrobioma kulit tidak seimbang?

    Kulit yang baik dan sehat memiliki mikrobioma yang beragam. Tetapi, kalau ada satu jenis saja yang mendominasi mikrobioma, maka kulit akan menjadi tidak seimbang dan pada akhirnya akan membawa permasalahan kulit seperti jerawat, psoriasis, dan eczema. Tidak hanya itu, kulit wajahmu secara keseluruhan akan menjadi lebih sensitif dan bahkan dapat mempercepat tanda-tanda penuaan. Oh no!

    Dr. Marnie Nussbaum, seorang dermatolog dari Amerika Serikat, menjelaskan bahwa ketidakseimbangan ini biasanya diasosiasikan dengan penggunaan produk skin care yang terlalu keras atau berlebihan seperti over-exfoliating dan menggunakan sabun cuci dengan bahan antibakteri. Maka dari itu, untuk kamu yang ingin mulai merawat wajah, sangat dianjurkan untuk mulai dengan perlahan dan menggunakan produk dengan kandungan yang lembut.


    Cara menjaga keseimbangan mikrobioma pada wajah

    Sebenarnya, untuk menjaga keseimbangan mikrobioma pada wajah tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Kamu bisa memulai dengan menyederhanakan rutinitas skin care yang sedang kamu lakukan untuk sementara waktu. Rutinitas perawatan wajah yang terlalu rumit dan menggunakan terlalu banyak produk akan menaruh stres yang cukup banyak pada permukaan kulit wajah sehingga dapat memicu ketidakseimbangan ini untuk terjadi. Selain itu, penggunaan produk yang tepat juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobioma. Nah, Cosmo Babes, untung saja kini salah satu brand perawatan kulit terbaik di dunia, La Roche Posay, telah hadir di Indonesia dengan membawa serangkaian produk mereka yang dapat mengatasi berbagai permasalahan kulit dan merawat mikrobioma pada wajah.




    Sejak awal bulan Juni 2021 lalu, La Roche Posay secara resmi hadir di indonesia dan berkomitmen untuk memberi manfaat dermatologis yang nyata. Salah satu produk andalan mereka untuk mengatasi masalah mikrobioma pada kulit adalah Effaclar Duo+ Moisturizer yang di dalamnya mengandung aqua posae filiformis. Sejak tahun 2011, La Roche Posay sudah mengembangkan aqua posae filiformis ini agar dapat membantu membantu regenerasi, meningkatkan sistem perlindungan, serta menenangkan kondisi kulit. Secara klinis, produk ini terbukti dapat membantu melawan jerawat dan menyamarkan kemerahan hanya dalam 12 jam saja!

    “Kami menyadari besarnya dampak yang dibawa oleh masalah kesehatan kulit terhadap kualitas hidup sehari-hari. Melalui produk-produk ikonik La Roche Posay disertai dengan komitmen kami pada sains, teknologi inovatif dan efikasi jangka panjang yang terbukti, serta didukung dengan kerja sama dengan para dermatolog Indonesia, kami berharap dapat mengubah kehidupan masyarakat dengan mewujudkan kulit yang sehat, menumbuhkan rasa percaya diri hingga mengurangi rasa cemas. Kami percaya bahwa dermatology can be life-changing,” tutur Silvia Yohana, General Manager, Active Cosmetics Division, L’Oréal Indonesia.




    (Nabila Nida Rafida / Image: Dok. La Roche Posay)