Better You

Step by Step Dalam Membuat Gratitude Journal, Penting Buat Kamu!

  by: Nadhifa Arundati       2/7/2021
  • Hari berlalu dengan begitu cepat, dan setiap hari punya ceritanya sendiri. Belakangan ini, ada banyak kejadian yang membuat perasaan tidak nyaman – berita COVID-19, kabar duka, dan hal-hal yang membuat kamu emotionally unstable. But hey, itu normal kok. Justru kondisi seperti ini yang mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dengan apa yang saat ini kita miliki.

    Cosmo punya langkah terbaik bagi kamu yang ingin menerapkan cara berpikir positif dan selalu ingin bersyukur (karena sejatinya kita sebagai manusia sering sekali mengeluh). Kamu mungkin perlu melakukan hal ini: membuat Gratitude Journal.

    Dilansir dari Positive Energy, menulis gratitude journal dapat menjadi salah satu ‘obat’ bagi stabilitas mental. Dengan menulis, pikiran menjadi lebih tenang, dan tidak mudah stres. Ini sama halnya ketika kamu masih kecil atau remaja dulu, saat kamu sering menulis diari; rasa suka, sedih, dan kesal, semua kamu tumpahkan di dalam satu buku dan perasaan jadi lebih lega. The power of writing.



    Mungkin banyak dari kamu yang berpikir kalau menulis itu memakan waktu, atau malah berpikir, “Buat apa menulis manual? Sekarang kan sudah serba digital.” Nope, pikiran seperti ini lebih baik kamu singkirkan dahulu, karena menulis memberikan efek yang berbeda ketimbang kamu mengetik baik di smartphone atau laptop. Believe it or not, kamu akan memiliki koneksi batin dengan diri kamu sendiri saat menulis di kertas – vibrasi yang kamu rasakan berasal dari emosi yang kamu tuang. Perasaan bersyukur ini-lah yang akan membuat kamu selalu dalam pikiran yang positif, you transfer the good mantras to yourself.

    Well, apakah sekarang kamu tertarik untuk membuat gratitude journal alias jurnal yang diisi dengan hal-hal yang kamu syukuri dalam hidup? Berikut Cosmo berikan langkah-langkah mudah dalam membuat gratitude journal. Simak!



    #1. Prepare Your Tools

    Simpel, kamu cukup menyiapkan satu buku kosong dan beberapa peralatan menulis. Cosmo biasanya memilih buku dengan sampul yang menarik agar lebih bersemangat menulis. Kalau kamu berniat untuk mendekorasi isi halamannya, siapkan beberapa alat seperti pensil warna, spidol, cat air, dan sebagainya. Sounds fun, right? Kalau kamu ingin mendekorasinya nanti, tak masalah, tuliskan saja dulu isi pikiranmu dengan mengandalkan pena dan buku kosong.


    #2. Mulai Menulis Langkah Pertama

    First thing first, coba kamu pikirkan secara baik-baik, apa saja tiga hal di masa lalu yang membuat kamu merasa sangat bersyukur? Yes, tiga hal yang mengubah hidup kamu hingga menjadi seperti sekarang ini. Bebaskan pikiranmu. Jika sudah, tulis tiga hal di masa lalu tersebut, dan sebutkan kalau kamu merasa bersyukur dengan kejadian tersebut. Berikut contohnya:

    “Terima kasih, aku merasa bersyukur karena telah melewati masa-masa sulit sewaktu kecil, sehingga sekarang aku bisa menjadi perempuan yang jauh lebih tangguh, dan tidak akan mengulang kesalahan yang sama di masa lalu.”


    #3. Lanjut Ke Langkah Berikutnya!

    Sekarang, saatnya kamu fokus ke hal-hal yang terjadi di masa kini. Apa saja sih yang membuat kamu merasa sangat bersyukur saat ini? Meski mungkin ada hal yang kurang mengenakkan terjadi belakangan ini, namun pasti ada makna positif di baliknya – and you can still be grateful about it. Hal sekecil apapun bisa kamu syukuri: mulai dari diberikan kesehatan, dikelilingi keluarga, masih memiliki anggota tubuh yang lengkap, serta hidup yang layak dan berkecukupan adalah salah satu contohnya.

    I am so grateful karena hari ini bisa menyantap makanan favorit, dan masih diberikan kesehatan.”




    #4. The Last But Not Least

    Terakhir, mensyukuri hal-hal yang terjadi di masa yang akan datang. Sebenarnya ini termasuk ke dalam goals kamu di masa depan. Coba kamu pikirkan, tiga hal apa saja yang ingin kamu capai di masa depan? Jika sudah, tulis di bukumu, seakan-akan hal itu sudah terjadi dan kamu merasa bersyukur akan hal tersebut. Dan selalu ingat, melakukan hal ini berarti kamu mengharapkan hal baik tersebut terjadi – jika pada akhirnya segala tujuan tidak tercapai sebagaimana mestinya, jangan pernah merasa kecewa, karena kembali lagi: always be grateful. Pasti ada pelajaran yang bisa dipetik, kan?

    “Saya merasa sangat bersyukur, karena saya akhirnya menjadi perempuan yang sukses, mendapatkan pekerjaan idaman, dan traveling ke destinasi impian bersama orang tercinta.”

    Dan setelah itu, dekorasi halamannya sesuai gaya kamu!


    Tidak ada yang salah dari selalu bersyukur. Kalau kamu memandang hidup dengan cara yang positif, energi baik tersebut pasti akan kembali padamu juga. So please, jangan menganggap apa yang terjadi padamu sebagai sesuatu yang remeh, apalagi menganggap bahwa dirimu penuh kekurangan. Everything happens for a reason – tidak ada hidup yang sia-sia, remember that!

    (Nadhifa Arundati / VA / Images: Dok. Gabrielle Henderson on Unsplash)