Love & Sex

10 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Terjebak Dalam Breadcrumbing

  by: Nadhifa Arundati       4/7/2021
  • Uh-oh! Lagi-lagi kamu terjebak di dalam ‘hubungan tanpa status’ dan selalu bertanya, apakah hubungan ini akan worth the wait, atau malah membuang waktu? Well, jika sudah berlarut dengan banyak pertanyaan, nampaknya kamu harus sadar, kalau si dia tidak memiliki niat serius dalam sesi pendekatan ini, alias: breadcrumbing.

    Apa itu Breadcrumbing?

    Merupakan sebuah aksi yang dilakukan secara online, dimana seseorang bertingkah menggoda, selalu mendekat, tanpa memiliki tujuan yang jelas. Tindakan breadcrumbing ini dilakukan semata-mata hanya untuk kepuasan ego – membuktikan bahwa dirinya diinginkan, maka dia hanya akan memberikan ‘benih-benih’ tanpa ada usaha lebih. Tergolong seseorang yang bersifat narsistik.

    Ugh! Kedengarannya cukup mengiris hati. Bahkan, tindakan ini jauh lebih menyakitkan dibanding dengan ghosting. Kelly Campbell, Ph.D, profesor dari Psychology & Human Development di California State University, mengatakan bahwa tindakan breadcrumbing jelas bersifat manipulatif, dan tidak konsisten. Contohnya seperti: hot and cold treatment, yakni perlakuan yang awalnya terlihat sangat ‘berusaha’ di saat pendekatan, namun esok harinya berubah, bersifat cuek.



    Bahkan, breadcrumbing bisa terjadi di antara kamu dengan mantan kekasih – hubungan sudah berakhir, namun si dia masih memberikan obrolan yang flirty dan haus akan perhatian (now playing: "Toxic" by Britney Spears). Hal ini jelas memperlihatkan bahwa pelaku breadcrumbing hanya butuh seseorang untuk mengisi rasa kesepiannya. Red flag.

    Baiklah, kalau kamu sudah menyadari bahwa gebetan atau mantan memiliki indikasi yang sama dengan tindakan breadcrumbing, Cosmo punya 10 cara supaya kamu bisa keluar dari 'lumpur hisap' ini. Simak!



    RUN

    Berlari-lah! Jika kamu belum sampai baper alias terbawa perasaan, maka sekarang adalah saatnya untuk menjauh dengan SEGERA. Kalau perlakuannya sudah tidak konsisten, kamu patut untuk mengundurkan diri. Berikan alasan yang jelas terhadap si dia bahwa kamu sedang ingin fokus berkarier dan belum tertarik untuk melakukan pendekatan.


    Jangan mau dipermainkan!

    Kamu bukan karakter game yang bisa dimainkan sesuka hati – saatnya untuk keluar dari permainan ini dengan cara berhenti memberikan perhatian yang berlebihan. Kamu mungkin sering memberikan perhatian di saat dia bercerita tentang kegiatan sehari-hari (dan yang lebih mengenaskan, dia tidak pernah bertanya sebaliknya tentang kabar kamu), ini menjadi saat yang tepat untuk mulai mengabaikan, dan memberikan tanggapan ‘seadanya’.


    Namun… Kamu juga bisa menjadi player di dalam situasi ini

    Hmm… Sebenarnya ini bukan langkah yang baik untuk dilakukan, tetapi jika kamu ingin memberikan pelajaran, boleh dicoba. Jadi, apa hal yang harus kamu lakukan untuk mempermainkan hubungan ini? Yup, dengan melakukan hal serupa, seperti yang dia lakukan ke kamu! Coba kirim pesan yang jauh lebih menggoda, kemudian abaikan si dia dengan membalas text secara singkat, dan katakan kepadanya kalau kamu sedang sibuk dan tak bisa membalas pesan secara berkala. Best of luck!


    Tanyakan langsung tentang hubungan kalian berdua

    This is the time! Keluarkan keberanianmu, dan mulai bertanya tentang intensi si dia dalam hubungan ini. Tenang, girls, jangan pernah takut dicap ke-pede-an, karena kamu berhak bertanya jika si dia sudah mulai bermain dengan perasaan. Kamu bisa memulainya dengan, “Aku boleh bertanya? Kalau boleh, aku mau menanyakan hal penting terkait hubungan ini.” Kalau si dia menghindar atau malah mengalihkan dengan bercanda, just cut him off. Untuk kasus lainnya, saat setelah kamu melontarkan pertanyaan dan jawaban dia hanya: “Aku belum berani untuk berkomitmen, tetapi aku merasa nyaman dengan kamu.” Again, cut him off.


    Jangan mau tergoda dengan janji manis

    Ini nih yang biasanya membuat kita suka 'termakan' oleh janji-janji manis. Pelaku breadcrumbing pasti akan panik kalau si ‘korban’ sudah mulai menjauh, dia bakal mengeluarkan senjata lain, yakni dengan membuat sweet promises (nyatanya dia tak akan mengabulkan semua janji ini), seperti: “Aku janji kok, kalau aku sudah siap berkomitmen, aku pasti akan memilih kamu.” NO, karena sejatinya, kita hanya butuh pembuktian, bukan janji.


    Mute atau block menjadi pilihan terbaik

    Sudah merasa muak dengan hubungan ini? Yes, akhirnya kamu bisa sadar untuk menghilangkan si dia dari kehidupan kamu. Block atau mute si dia dari seluruh media sosial dan layanan text messaging. Kamu sudah melakukan hal yang benar, kok! Daripada pikiran jadi resah, lebih baik kamu membatasi diri.


    Menyibukkan diri dengan banyak kegiatan

    Cosmo paham… Di situasi seperti ini, kamu memang tak bisa beraktivitas banyak di luar – 24 jam berada di dalam rumah, dan bingung harus melakukan apa. No worries, meski stay at home, kamu tetap bisa mendistraksi pikiran dengan kegiatan yang simpel. Contoh: mulai membuat jurnal, mencoba kembali ke dapur dan memasak resep terbaru, membuang barang-barang di rumah yang sudah tidak terpakai, movie marathon, membuat konten TikTok, dan banyak hal lainnya! Percaya-lah, kamu akan menjadi orang yang super sibuk, tanpa harus keluar rumah.


    Percaya diri itu penting!

    Hey! Jangan pernah merasa seperti ini, ya: “Apakah masih ada pria lain yang mau mendekati aku?” Jawabannya adalah: MASIH! Girls, kamu punya banyak kelebihan yang membuat orang tertarik. Tak melulu membicarakan fisik, tetapi sifat dan talenta kamu-lah yang akan menjadi ‘pelatuk’. Akan ada banyak pria yang jauh lebih baik di luar sana – serta jauh dari tindakan breadcrumbing.


    Find another one

    Sebenarnya ini pilihan sih, namun kalau kamu sudah siap untuk kembali menjalani sesi pendekatan, you can give it a try. Coba download beberapa dating apps, atau ikuti komunitas daring yang sesuai dengan hobi kamu. Hal terpenting adalah: kamu menjadi orang yang jauh lebih terbuka.




    Belajar lebih waspada

    Pelajaran yang bisa diambil: Lebih waspada dalam menerima seseorang untuk ‘masuk’ ke kehidupan kamu. Seketika ada pria yang bersifat baik dan mencoba untuk menggoda – coba kamu pikirkan lebih dahulu secara logis dan jangan langsung terjebak oleh pancingan! Anggap saja dia hanya ingin berteman, jauhi ekspektasi.


    Bagaimana, girls? Semoga kamu berhasil melakukan 10 cara dari Cosmo, ya. Jangan sampai mengulang kesalahan yang sama, karena kamu lebih dari itu!


    (Nadhifa Arundati / Image: Dok. Joshua Rawson-Harris on Unsplash)