Love & Sex

Deretan Sikap Manipulatif, Kamu Harus Tahu!

  by: Nadhifa Arundati       7/7/2021
  • Pasangan yang manipulatif kian menjadi pembicaraan hangat saat ini. Meski demikian, banyak pula beberapa orang yang masih belum mau menyadarinya.... Alias denial. Padahal, memiliki pasangan yang bersikap manipulatif memberikan efek yang sangat buruk buat kesehatan mental kamu, lho. 

    Well, apa itu sikap manipulatif?

    Yakni tindakan yang bertujuan untuk mengubah pikiran seseorang demi mengikuti keinginannya. Dengan teknik manipuasi, mereka akan memanfaatkan kelemahan yang dimiliki oleh si 'korban' — biasanya sih berkedok, "Aku ngomong kayak gini karena aku sayang sama kamu." Toxic.



    Kalau kamu bertanya-tanya, apakah pasanganmu manipulatif atau tidak, lebih baik langsung saja simak, deretan sikap manipulatif dari Cosmo!



    Berkarisma Tinggi

    Istilah "Don't Judge A Book By It's Cover" itu benar adanya, girls. Orang maniputalif cenderung menggunakan karismanya untuk memperkuat keyakinan seseroang. Mereka biasanya lebih mudah dekat dengan lingkungan baru, serta membuat impresi yang sangat baik (agar banyak orang tidak curiga dengan sikap aslinya). Dunia ini begitu luas, lebih baik berwaspada dibanding menjadi terlalu naif. Note this!


    Playing Victim

    Padahal yang salah dia, tetapi kamu yang kena batunya! Permainan ini selalu dilakukan oleh pelaku manipulatif demi menutupi kesalahan yang mereka buat. Efek dari playing victim atau menyudutkan seseorang ini akan sangat berbahaya bagi self-esteem kamu. Contohnya seperti: "Aku marah-marah karena kamu yang selalu cari masalah duluan!" Dan akan terus seperti itu. Kesempatan untuk mengubah perilakunya yang playing victim? Well dear, seseorang hanya akan berubah jika ada dorongan dari dirinya sendiri. Lebih baik fokus dengan hidup kamu saja, ya.


    Melakukan Bullying Secara Intelektual

    Hal ini sama dengan playing victim, namun aksinya hanya lebih tricky saja. Bullying secara intelektual adalah di saat si dia menyerang kamu dengan berbagai fakta yang kamu tidak pahami, jadi dia akan menunjukkan kalau kamu tidak tahu apa-apa, dan kamu-lah yang bersalah. Semisal begini: Kamu ingin mengambil suatu keputusan dalam hidup, dan si dia ingin menghalanginya dengan membeberkan fakta-fakta berlebihan, agar kamu merasa lack of knowledge — secara garis besar, ingin membodohi kamu. 




    Selalu Mengkritik

    Fakta menarik dari orang yang bersikap manipulatif: dia selalu iri dengan apa yang kamu atau orang lain lakukan. Namun untuk menutupi rasa tidak percaya dirinya, dia akan membuat kamu seakan-akan tidak berdaya, agar kamu merasa hanya dia-lah orang yang bisa melindungi kamu. Jadi hidup kamu stuck, termakan oleh kritik 'pedas' yang diberikan si dia. 


    Tidak Pernah Meminta Maaf

    Sudah bisa ditebak kan, orang yang manipulatif itu mustahil, sekali lagi: SANGAT mustahil untuk meminta maaf. Pokoknya dalam setiap perdebatan, dia harus menguasai argumen, tak mau mengakui kesalahan — bahkan jika si dia ketahuan selingkuh, dia malah melontarkan kata-kata pelindung, dan balik lagi.....menyalahkan kamu. Contohnya: "Aku selingkuh karena kamu tuh selalu sibuk!" Dia yang salah, dia yang lebih galak.


    No mercy! Jangan pernah memberi celah bagi orang yang bersikap manipulatif. Kalau kamu tidak keluar dari 'lubang buaya' ini, hidup kamu akan semakin jauh dari kata perdamaian. Yuk, bisa, yuk!


    (Nadhifa Arundati / Image: Dok. yanalya on Freepik)