Love & Sex

Jangan Pernah Lakukan Hal Ini Saat Sexting!

  by: Nadhifa Arundati       10/7/2021
  • Kondisi pandemi menghalami kamu untuk melakukan kegiatan di luar rumah, bahkan sampai membuatmu sulit untuk menemui pasangan. But that’s okay, ada trik ampuh kok untuk 'mempertahankan' hubungan jarak jauh, seperti: sexting, alias pesan secara seksual.

    Baiklah… Mungkin kamu dan pasangan belum terbiasa, tetapi cara ini worth untuk dicoba! Sebuah studi dari University of Utah membuktikan bahwa sexting saat ini sedang intens dilakukan oleh pasangan, serta memberi efek yang baik untuk kepuasan fantasi. Nicole K. McNichols Ph.D., yang merupakan Associate Teaching Professor di Department of Psychology, University of Washington, juga mengatakan kalau sexting mampu meningkatkan self-esteem apabila keduanya berhasil mengalami orgasme.

    So, apa saja hal yang harus kamu hindari saat melakukan sexting? Well, Cosmo punya jawabannya!




    Memilih pasangan yang tidak bisa dipercaya

    Ini adalah hal utama yang harus kamu tentukan saat sebelum sexting. Pastikan terlebih dahulu kalau kamu akan melakukan dengan orang yang bisa dipercaya. Jika memang pasangan kamu tipikal yang suka mengancam, tak perlu memancingnya untuk sexting (atau lebih baik akhiri saja hubungan semacam ini). Bisa saja dia membocorkan text dan foto kamu ke teman-temannya, just don’t! HANYA lakukan ini dengan orang yang bisa membuatmu merasa aman dan nyaman.



    Terlalu lama membalas pesan

    Jangan terlalu lama berpikir, girls! Ikuti saja alurnya, seperti sedang mengikuti arus. Seorang Sexologist, Dr. Emily Morse, memberikan saran terkait sexting, yakni jika kamu ingin mengirim kata-kata yang bergairah, jauhi overthinking, jelajahi fantasi kalian. Saat si dia mengucapkan: “I wish you were here, in my bed,” maka berikan jawaban yang akan membuatnya turn on tanpa harus berpikir panjang, contoh: “Please take me to your bed, right now.Don’t be shy!


    Memberikan kalimat offensive

    Kalimat yang menggoda itu wajib diungkapan saat sexting. Tetapi ingat, jangan sampai kamu mengatakan kalimat yang offensive atau menyinggung perasaan si dia, misalkan seperti, "aku sangat ingin menyentuh tubuhmu yang gemuk," eh, mendadak turn off! Nyatanya, sexting akan berhasil jika kamu memberikan pujian (tidak berlebihan, ya) dan narasi yang bersifat realistis, hal ini dipaparkan oleh Timy Morgan selaku Sexuality Coach.

    Coba deh kamu ganti dengan kalimat: "You look so hot today, I want to feel you."  


    Foto seksi yang disertai dengan wajah kamu

    Don’t show your face on your sexy pic. “Mengapa? Kan dia juga sudah mengenal wajah aku.” No, karena hal ini memiliki risiko yang cukup tinggi dan berpengaruh buruk secara jangka panjang. Dunia siber itu sangat luas, dan wajah kamu merupakan bagian dari identitas terpenting yang harus dijaga privasinya. Alasan ini juga diperkuat dari sebuah riset yang dilakukan oleh Cybersurvey, yakni dengan memperlihatkan wajah di dalam nude pic, rasa kecemasan menjadi lebih meningkat, meski tanpa ada paksaan saat mengirim foto tersebut.

    Opsi terbaik untuk mengirim sexy pic: tampilkan foto seksimu saat sedang menggunakan lingerie, dengan wajah yang tertutup oleh objek lain.




    You’re not in the mood

    Ya, kamu pasti sudah tahu… Saat mood sedang kurang bersahabat, gairah pun ikut menurun. Pilih timing yang tepat jika mau melakukan sexting. Jelaskan saja ke pasangan, kalau kamu sedang bad mood dan bisa melakukannya di lain waktu.


    (Nadhifa Arundati / Image: Dok. Peter Kasprzyk on Unsplash)