Beauty

20 Trik Cara Memakai Parfum Agar Wanginya Tahan Lama!

  by: Astriana Gemiati       12/7/2021
  • Sejujurnya, Cosmo tidak suka menceritakannya kepada kamu, tapi yang perlu disadari mungkin saat ini kamu menggunakan parfum dengan cara yang salah. Ya, sebenarnya ada cara yang benar dan salah untuk menyemprotkan wewangian kamu. Maksud Cosmo, ada alasan mengapa aroma parfum kamu bisa bertahan, seperti mampu bertahan selama dua jam sebelum wanginya mulai memudar. Tapi jangan panik, karena kamu berada di tangan yang tepat. Cosmo pada dasarnya adalah seorang ahli wewangian (hehe..) —dan setelah bertahun-tahun spraying, spritzing, serta mencium aroma, Cosmo telah mengumpulkan beberapa tips dan trik tentang cara mengaplikasikan parfum dan membuatnya benar-benar wanginya tahan lama, sehingga kamu dapat mencium wangi yang sangat, sangat enak selama 24/7. 







    Berikut 20 tips mudah yang akan membuat kamu berada di level dalam ahli wewangian!

    #1. Gunakan parfum dengan deodoran tanpa wangi

    Yup, Cosmo tahu kamu benar-benar menyukai aroma bunga dari deodoran kamu, namun jika aroma ini dipasangkan dengan parfum beraroma musk favorit kamu (hmm..) sepertinya bukan kombinasi yang bagus. Saat kamu menyemprotkan wewangian, gunakan deodoran tanpa pewangi untuk memastikan tidak terjadi percampuran wangi yang aneh. Ok?


    #2. Perhatikan konsentrasi parfum kamu

    Konsentrasi adalah nama yang bagus untuk rasio parfum terhadap alkohol—yang terakhir membantu menyebarkan aroma—dan ini menentukan berapa lama aroma akan bertahan di kulit. Eau de parfum memiliki lebih banyak parfum dan lebih intens (bisa bertahan selama lima jam). Sedangkan Eau de Toilettes memiliki lebih sedikit dan lebih ringan (bisa bertahan tiga jam).


    #3. Gunakan parfum setelah menggunakan body oil tanpa pewangi

    FYI: Kulit kering tidak tahan parfum sebaik kulit berminyak. Jadi lapisi body oil tanpa pewangi untuk menambahkan kilau, lalu semprotkan parfum kamu—ini akan menahan aroma lebih baik dan setidaknya kamu jadi lebih jarang untuk menyemprotkannya kembali.


    #4. Semprotkan parfum pada pakaian 

    Jangan hanya menyemprotkan parfum ke tubuh kamu—semprotkan juga ke seluruh pakaian kamu. Serat pakaian mampu menahan aroma untuk waktu yang sangat lama (ya, bahkan setelah kamu mencucinya).


    #5. Gunakan parfum dengan spritzing, bukan misting 

    Kamu tahu bagaimana beberapa orang menyemprotkan parfum ke udara dan kemudian berjalan melewatinya? Yup, jangan lakukan itu —kamu hanya membuang-buang produk dan aromanya akan menguap setelah beberapa saat. Semprotan langsung ke kulit adalah semua yang kamu butuhkan untuk menjaga aroma parfum agar tahan lebih lama.



    #6. Semprotkan parfum di atas telinga 

    Kedengarannya aneh, tapi percayalah, ini akan berhasil. Semakin berminyak kulit kamu, semakin baik ia menahan aroma, ini karena bagian atas telinga memiliki sedikit lebih berminyak daripada di belakang daun telinga kamu.


    #7. Jangan simpan parfum di kamar mandi 

    Panas, cahaya, dan kelembapan akan merusak parfum dan mengurangi kualitas, serta intensitas wewangian. Sebaliknya, simpan botol parfum kamu di tempat yang sejuk dan kering, seperti di meja rias di kamar kamu dan jauh dari jendela. Bonus tips: Gunakan tempat kue yang cantik untuk memajangnya.


    Photo: milik Kathleen Kamphausen 


    #8. Persiapkan kulit dengan petroleum jelly sebelum menggunakan parfum

    Oleskan sedikit petroleum jelly pada titik nadi kamu sebelum menyemprotkan parfum agar aromanya bertahan lebih lama. Salep ini akan menahan aroma ke kulit kamu lebih lama daripada jika kamu menyemprotkannya ke kulit kering.


    #9. Gunakan losion tanpa pewangi sebelum memakai parfum

    Pijat sedikit losion tanpa pewangi pada kulit sebelum kamu menyemprotkan parfum. Seperti yang Cosmo katakan, kulit yang lebih berminyak akan mempertahankan aroma lebih lama, jadi menggunakan pelembap berbasis minyak terlebih dahulu akan bantu mengunci aroma.


    #10. Oleskan parfum tepat setelah mandi

    Kelembapan pada kulit kamu akan bantu mengunci aroma. Ini juga akan mencegah wewangian menodai pakaian super halus (seperti blus sutra favorit kamu) atau perhiasan.


    #11. Jangan menggosok pergelangan tangan setelah mengoleskan parfum

    Jangan mengoleskan wewangian di pergelangan tangan kamu setelah penyemprotan. Jika kamu menggosok pergelangan tangan bersama-sama, kamu akan memaksa aroma menghilang lebih cepat dari yang dimaksudkan —alias wewangian kamu tidak akan bertahan lama. Oh, no!


    Photo: milik Kathleen Kamphausen


    #12. Oleskan parfum pada titik nadi 

    Untuk membuat aroma kamu bertahan lebih lama, pilih beberapa titik nadi. Ini adalah area hangat yang akan bantu menyebarkan wewangian ke seluruh tubuh. Juga, tips pro: Menyemprotkan pergelangan kaki dan betis kamu memungkinkan aroma meningkat sepanjang hari. Titik nadi di tubuh kamu meliputi:

        • Pergelangan tangan 

        • Di dalam siku 

        • Di leher

        • Di bawah perut 

        • Di belakang lutut 




    #13. Semprotkan parfum pada sisir

    Menyemprotkan wewangian berbasis alkohol langsung ke rambut kamu akan membuatnya menjadi kering, jadi semprotkan parfum pada sisir sebelum kamu menggunakannya ke rambut. Setidaknya rambut kamu akan beraroma ringan dan terhindar dari kerusakan.


    #14. Gunakan hair fragrance sebagai parfum 

    Atau, jika kamu masih khawatir parfum akan mengeringkan rambut, gunakan wewangian yang dirancang khusus untuk rambut agar lebih harum dan tetap segar di sela-sela keramas.


    #15. Pelajari istilah parfum

    Berikut adalah ikhtisar tentang beberapa istilah wewangian, sehingga tahu persis apa yang kamu inginkan sebelum membeli parfum baru:

        • Top notes: Aroma pertama yang kamu cium setelah menyemprotkan parfum, yang cepat memudar.

        • Middle/heart notes: Aroma yang berkembang setelah nada atas memudar.

        • Base note: Aroma terberat yang bertahan paling lama.


    #16. Campurkan parfum dengan losion tanpa pewangi

    Parfum hampir habis? Tuangkan sedikit wewangian terakhir dari botol parfum yang hampir kosong ke dalam body lotion atau hand cream tanpa pewangi sehingga tidak ada yang sia-sia.


    #17. Layering parfum 

    Ciptakan aroma ~custom~ kamu sendiri dengan melapiskan wewangian. Semprotkan beberapa wewangian dengan parfum yang berbeda, serta cium pada saat yang bersamaan untuk melihat apakah keduanya saling melengkapi. Setelah kamu menemukan kombinasi yang kamu suka, cobalah pada kulit (minyak kulit kamu dapat mengubah aroma parfum). Semprotkan wewangian yang lebih kuat terlebih dahulu dan kemudian lapisi dengan wewangian yang lebih ringan agar parfum pertama tidak mengalahkan yang kedua.


    Ulysse [email protected]


    #18. Gunakan tisu makeup untuk menghilangkan aroma yang tidak diinginkan

    Jika kamu sedang mencoba parfum dan menyemprot diri sendiri dengan sesuatu yang tidak kamu sukai, gunakan makeup wipes atau tisu riasan untuk menghilangkan aromanya. Ini sangat mudah dan menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.


    #19. Semprotkan parfum pada cotton bud

    Semprotkan parfum pada cotton bud, kemudian letakkan di dalam kantong plastik dan masukan ke dalam tas kamu untuk persiapan touch up yang cepat. Ini jauh lebih mudah hanya dengan cotton bud daripada harus kamu menyemprotkan kembali dan membawa sebotol parfum.


    Photo: milik Kathleen Kamphausen


    #20. Semprotkan parfum pada kertas tisu

    Lapisi laci meja kamu dengan kertas tisu dan semprotkan dengan aroma favorit kamu untuk membuat pakaian dan handuk agar wanginya lebih harum.










    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: [email protected], dok. Kathleen Kamphausen, Ulysse [email protected], GIPHY.com )