Better You

Apakah Normal Lengan Bengkak Paska Vaksin COVID-19? Ini Jawabannya!

  by: Giovani Untari       13/7/2021
  • Apakah kamu sudah mendapat vaksin COVID-19, dear? Atau sedang menunggu jadwal vaksin?

    Jika kamu sudah atau akan segera divaksin COVID, ini dia sejumlah efek samping yang bisa saja kamu rasakan setelah divaksin + cara menanganinya.




    Dan seperti pada artikel tersebut, ada sejumlah efek vaksin COVID-19 lainnya yang kerap dikeluhkan oleh penerimanya seperti rasa kantuk, kelelahan, serta demam. Sejumlah orang juga merasa vaksin COVID-19 ikut berdampak pada siklus menstruasi mereka, namun beberapa orang lainnya juga mengaku tidak merasakan efek samping apapun setelah vaksin COVID-19.

    Lalu bagaimana dengan efek samping lainnya seperti lengan yang membengkak dan terasa nyeri setelah divaksin? Apakah ini adalah sesuatu yang normal?


    Menurut Dr Stuart Sanders, seorang dokter umum di The London General Practice, rasa nyeri di area sekitar penyuntikan vaksin COVID-19 adalah sesuatu yang wajar terjadi. Tetapi jika lenganmu terasa membengkak, ada kemungkinan kamu mengalami alergi.

    “Rasa nyeri di sekitar area lengan yang disuntik merupakan efek samping yang normal dirasakan setelah vaksin. Namun lengan membengkak adalah efek samping yang tidak biasa,” jelas Dr Sanders. Sang dokter juga menambahkan efek kemerahan atau bengkak di lengan biasanya akan mereda kurang dari 24 jam.




    “Bagi mereka yang lengannya bengkak setelah vaksin, itu bisa disebabkan karena adanya reaksi alergi. Umumnya pembengkakan akan mereda setelah 12-24 jam. Jadi Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya.”

    Tapi jika kamu merasa khawatir dengan kondisi lengan yang membengkak tersebut, tentu saja kamu bisa menghubungi dokter untuk menanyakan penyebabnya secara lebih lanjut.

    Dr Sanders juga menambahkan jika pembengkakan atau kemerahan tidak berkurang sehari setelah vaksin, ada kemungkinan kamu mengalami infeksi. Jadi cara terbaik untuk menanganinya adalah pergi ke dokter. 

    “Apabila bengkak dan kemerahan semakin bertambah, itu bisa disebabkan karena adanya infeksi dan Anda perlu mengunjungi dokter untuk mendapat penanganan,” tutur Dr Sander. “Ada kemungkinan juga Anda akan mengalami efek samping ini lagi pada saat suntik vaksin COVID-19 dosis kedua, karena sistem imun juga akan ikut berpengaruh saat vaksin kedua. Jadi reaksi yang ditimbulkan pun bisa saja lebih buruk dari sebelumnya.”





    Pertanyaan lagi: Mengapa lengan kita bisa bengkak saat vaksin?

    “Itu karena vaksin adalah zat asing bagi tubuh dan tentu saja bisa menyebabkan alergi bagi penerimanya. Sel mast yang merupakan bagian sistem kekebalan tubuh dan berfungsi melepaskan histamin serta bahan kimia lainnya ke aliran darah dapat memicu adanya reaksi alergi.”

    Untuk menangani hal tersebut, Dr Sanders juga menyarankan untuk mengonsumsi obat-obatan kelompok antihistamin untuk membantu meredakan efek sampingnya. “Pengobatan tertentu biasanya tidak dibutuhkan karena mengonsumsi obat yang mengandung histamin umumnya sudah cukup membantu pasien. Tapi jika reaksi alergi menyebar ke area tubuh lainnya, maka dibutuhkan pengobatan streoid dengan cara penyuntikan. Tetapi ini adalah sesuatu yang jarang terjadi.”




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Giovani Untari / Images: Dok. Gustavo Fring from Pexels, Thirdman from Pexels, Alena Shekhovtcova from Pexels)